
kring kring kring...
Bel sekolah sudah berbunyi. yang berarti jam belajar telah usai. aku merapikan buku dan alat tulis yang ada di meja ku kemudian memasukan ke dalam tas dan bersiap pulang.
" Bell, gua duluan ya.." teriak Ella
"Eh oke, hati hati la.. " jawabku sembari berdiri dari bangku dan keluar kelas. Aku menuju parkiran untuk mengambil sepeda ku. dan sesampainya disana ku dapati punggung seorang laki-laki yang sudah tak asing lagi buat ku.
" Ehh Luis, kenapa belum pulang ? "
tanya ku.
"Aku menunggu mu bell, apa kamu masih tidak mengerti tentang perasaan ku " gumam nya dalam hati luis
" lagi nunggu temen bell " jawab luis
" yaudah aku duluan ya, byee " aku meninggalkan Luis begitu saja dan tanpa menoleh ke belakang.
Tak lama aku pun sampai di rumah. ku ketok pintu rumahku
" Assalamualaikum "
" Waalaikum salam . eh anak mama udah pulang , yuk masuk " jawab mama ku sambil memeluk pundak ku untuk masuk ke dalam rumah.
" Ma Bella langsung masuk kamar ya, Bella capek "
" nggak mau makan dulu nak? " ujar mamaku
" nggak ma, masih kenyang hehehe "
dan aku pun langsung masuk ke kamar ku. dan merebahkan badan ku di kasur.
" Kenapa di saat aku mulai menjauhi mu kamu malah seakan ingin mendekat Luis, jangan membuatku bingung akan rasa yang ku pendam ini " gumam di hati Bella sambil memikirkan Luis .
Lamunanku terhenti di saat handphone ku berbunyi . dan kulihat siapa yang mengirimi ku pesan.
" Bell , kamu sibuk nggak? aku mau ngomong seriusan sama kamu , bisa??? isi dari pesan Luis kepada Bella
" Iya silahkan " aku membalas pesannya dengan hati yang ta karuan. takut akan apa yang akan di bicarakan oleh Luis kepadanya.
" Bell , aku mau jujur sama kamu "
balas Luis
" Dia menyayangi ku. apakah ini mimpi " gumam ku dalam hati yang tanpa ku sadari mata ku di banjiri air mata
"Bell, Gimana? " balasan lagi dari Luis yang tadi belum sempat aku balas karena masih belum percaya akan kejujuran yang di ucapkan Luis kepada nya.
" Sejujurnya aku juga udah suka sama kamu, "
hatiku berdegup kencang. rasa nya seperti mimpi.
" *tuhan jika ini benar mimpi aku rela tidak bangun dan ingin bermimpi seperti ini terus "
Gumam ku dalam hati
"Makasih ya bell. yaudah kamu tidur dulu , kayak nya di lihat dari muka mu tadi pas di parkiran kayak capek banget* " ujar Luis
dan Aku hanya membalas " iya agak sedikit. capek , mau tidur sebentar " balasku dan ku kirim pesan itu. aku pun tidur dan dengan perasaan senang. membuat ku tidur lebih nyenyak.
Di sisi lain
" Akhirnya aku bisa dapetin Bella juga , YESS yes yes " teriak Luis seperti orang gila .
Jam sudah menunjukkan pukul 16.00 .
aku Yang sedari tadi masih tidur pun terbangun dan masih dengan senyum yang mekar di bibir ku dan dengan hati yang bahagi a karena orang yang di sayangi nya juga menyukai nya.
aku pun keluar kamar yang ternyata papa ku sudah pulang kerja dan tengah menonton tv di ruang tengah
" Papa, udah pulang dari kapan kok aku Gatau sih ? " sapa ku kepada papa
" Eh sayang nya papa , tadi papa pulang dan kata mama kamu lagi di kamar . ya papa mikir ya mungkin kmu sedang tidur jadi papa nggak mau ganggu kamu " Jawab papa
" *ehehe, iya pa ini aja baru bangun, yaudah aku mandi dulu ya pa " jawab ku
" iya sana mandi. setelah itu ayo makan malam bersama " ujar papaku
"Siap bos*" aku pun segera meninggalkan papa dan menuju kamar ku untuk mandi.