
Kan orang itu ada dua sisi nona. Sisi baik dan jahat, dan tidak ada manusia selamanya jahat begitupun manusia tak selalu berbuat baik bukan?"
"Iya bi, kadang baik dan kadang jahat ya?"
"Bukan jahat, tapi khilaf melakukan kesalahan."
"Ah Jordan udah mulai berjalan dengan pelan," ucap Saina dengan senang.
Ia peluk Jordan yang sudah berada di dekat nya. Sungguh kebahagiaan tak terkira untuk Saina. Nyatanya Kesendirian tanpa pasangan tak berarti dengan adanya cinta dan sayang dari buah hati.
Thomas menyibukkan diri dengan bekerja dari pagi sampai sore bahkan tak jarang ia sampai pulang larut malam. Seperti nya Kesendirian dan penyesalan nya membuat nya seperti ini.
Sesekali ia pergi bersama dengan Miska ke mall atau sekedar makan bersama berdua. Ya, walaupun masih bertemu dengan sang buah hati tapi rasanya berbeda. Dulu mereka bertiga bersama dalam keluarga yang utuh sekarang semua sudah punya kehidupan masing-masing.
----------------
"Jadi, mau bulan madu kemana?" tanya Darren.
Pagi ini mereka sarapan bersama untuk pertama kali nya dengan status suami istri. Kebahagiaan yang tak terkira untuk Darren karena berhasil bersatu dengan Mauren.
"Ke Jepang, bagaimana?" Jawab Mauren dan juga bertanya pada Darren.
"Oke, kemana pun kamu mau sayang." Jawab Darren menyetujui usulan sang istri.
Dia seperti papi kandung untuk Miska. Bahkan hal kecil pun Darren selalu ingat dengan anak perempuan nya tersebut. Mulai mengantar ke sekolah, menjemput selalu Darren lakukan sendiri kalau ia tidak keluar kota atau ke luar negeri. Menurut nya yang utama adalah kebahagiaan buat anak nya.
"Em, ngga usah deh kayaknya. Titipan mama gimana?" Usul Mauren.
Wanita itu sengaja berkata seperti itu, padahal sudah jelas sang suami akan menolak dengan tegas. Bulan madu mereka juga tidak akan terganggu walaupun bersama dengan Miska.
"Jangan dong! Di ajak aja! Kita pergi bersama satu keluarga besar." Ujar Darren.
Dari awal Mauren tahu kalau Darren tak akan tega meninggalkan Miska sendiri di rumah walaupun ada dalam pengawasan kedua orang tuanya. Hal ini lah yang membuat nya mantap untuk memilih Darren, pria itu menerima buah hatinya dengan tulus. Bahkan Mauren melihat kasih sayang yang dapat berikan Darren lebih tulus ke Miska dari pada daddy kandung nya. Pikiran Mauren salah, tapi itulah yang ia lihat selama ini.
Bahkan saat ia mengingat kalau Miska punya adik dari wanita yang menjadi simpanan dari daddy nya membuat Mauren geram dan sesaat ia akan meneteskan air mata. Iya, luka tak nampak tapi masih membekas. Dan tidak ada yang benar-benar rela akan suatu kesakitan yang sudah di alami bertahan-tahun lamanya. Semua berawal dari terbiasa dan menjadi rela, akhirnya bisa ikhlas dengan waktu yang lama.
"Iya, Miska di ajak aja, ya! Kalau rewel pokoknya tugas papi ya? Mommy ngga mau gendong atau manja in di lo." Ucap Mauren lagi.
Wanita itu bisa menjadi manja saat bersama Darren. Dan ia selalu menggantungkan diri kepada Darren sang suami. Berbeda dengan dulu bersama Thomas.
" Dengan senang hati, ratuku! "
Darren mengecup kening mesra sang istri. Sebagai bentuk cinta dan syukur nya atas apa yang ia dapatkan. Cinta nya yang di rahasiakan dari lama akhirnya sekarang menjadi miliknya seutuhnya. Berharap menua bersama tanpa ada kata pisah.