my secret love

my secret love
Bab 10



Thomas menghela napas berat. Wanita itu adalah makhluk paling ribet dan susah menurut dia. Lain sisi ingin bersama Mauren karena dia adalah ibu dari anaknya dan sisi lain ia cinta dengan Saina tapi sulit untuk bersama. Ya, cinta itu rumit seperti rumus matematika.


Saina melepaskan genggaman tangan Thomas. Ia yang terkasih tapi kadang tersisih. Cinta telah membuatnya buta sehingga mau menjalin hubungan dengan pria yang sudah beristri.


"Nanti sore sebelum aku pulang mau ngga kita belanja dulu?" tanya Thomas.


"Ngga usah, aku capek." Jawab Saina dengan sewot.


"Kalau begitu kamu ngga usah masak aja. Aku pesankan makanan saja gimana?"


"Terserah kamu saja." Jawab Saina.


Ini adalah jurus ampuh Saina agar menahan Thomas untuk tidak pulang ke rumah menemui anak dan istrinya. Dia akan melakukan segala cara agar Thomas menurut dan selalu ada di sampingnya.


"Oke kita naik lagi aja. Jangan masak nanti kamu capek." Ucap Thomas.


Di dalam kamar apartemen Saina masih betah mengabaikan Thomas. Ia sengaja menyibukkan diri dengan pekerjaan nya bersih-bersih dan menata beberapa baju di dalam lemari.


Thomas mendekat ke arah Saina. Ia dekap wanita cantik itu dari belakang. Lalu ia kecup tengkuk leher Saina.


"Udah hampir satu jam masih betah aja diemin aku. Jadi gemas deh sayang," ucap Thomas dengan suara yang sedikit parau karena menahan hasrat nya.


Saina menggeliat karena geli. Ia memejamkan mata sambil menggigit bibir bawahnya agar suara ******* tidak keluar.


" Hem...apa? Aku lagi rapikan baju dalam lemari. Jangan gini dong bee."


"Tapi aku mau peluk kamu gini. Masa ngga boleh sih."


"Bohong kalau kamu hanya mau peluk aku aja." Ucap Saina.


Thomas membaik tubuh Saina. Ia merangkul mesra pinggang ramping wanita itu. Ia kecup pipi, dahi dan bibir Saina dengan lembut. Tanpa di sadari Saina mengalungkan tangannya di leher Thomas. Ia pejamkan mata dan menikmati setiap sentuhan Thomas yang semakin lama semakin menuntut. Dengan cepat Thomas menggiring Saina ke dalam ranjang king size yang ada dalam kamar tersebut.


Lidah keduanya saling membelit dan ******* kecil keluar dari bibir keduanya. Peluh bercampur menjadi satu menenggak nikmatnya surga dunia yang mengatasnamakan cinta. Thomas mengabsen setiap inci tubuh Saina ia sudah di mabuk asmara sehingga lupa bahwa dirinya adalah seorang suami dari Mauren.


Di Rumah Mauren.


Miska sudah tertidur saat mereka tiba di rumah. Seperti sebelumnya selalu bertemu dengan Darren di mall dan selalu pria itu beralasan menemani sang mama belanja. Mauren bukanlah wanita yang tidak peka, ia tahu kalau Darren sengaja mengejar dirinya tapi ia selalu mengabaikan pria itu.


"Ini sudah jam lima sore, seperti nya daddy ngga akan pulang lagi sayang." Ucap Mauren lirih pada dirinya sendiri.


Ia pandang wajah cantik sang putri yang sedang terlelap. Rasanya rumah tangga nya hambar karena tidak ada cinta dari suami. Bahkan usaha Mauren pun sia-sia untuk meluluhkan sang suami. Adanya anak pun tak bisa mengubah perasaan Thomas.


"Aku coba sekali lagi, pasti bisa! Ini semua demi keutuhan keluarga ku." Ujar Mauren penuh semangat.


Entah apa yang akan ia lakukan Mauren untuk merebut hati sang suami. Bahkan saat ia tahu sang suami sedang bermesraan di telepon bersama wanita lain pun ia seolah tutup mata dan telinga. Dan kemarin di klub malam ia mabuk tidak lagi di ingat nya.