my secret love

my secret love
Bab 33



Thomas membaca kata demi kata pesan yang di kirim Siti. Saat selesai membaca pesan tersebut ia menghela napa panjang. Pikiran nya kacau di sisi lain ia sedih karena tidak bisa seleluasa dulu bersama Miska. Sisi lain ia sedih melihat kondisi Saina.


"Ke Yogyakarta, besok. Entah apa ya yang ingin kamu lakukan Saina. Tapi, aku tak bisa bersama kamu lagi. Rasanya dulu aku seperti kasian saja padamu. Saat aku di tinggal Mauren, barulah aku sadar betapa pentingnya ia untukku. Rasa cintaku pada Mauren datang terlambat, saat ia pergi barulah aku sadar. Kau bodoh sekali Thomas, " ucap nya pada diri sendiri.


Ia bangkit dari kursi. Jam sudah menunjukkan pukul delapan malam. Dulu, ia saat bersama Mauren dan Miska selalu ada alasan untuk pulang lebih awal. Tapi, sekarang ia pulang ke rumah pun sangat malas. Inilah yang namanya kesepian sesungguhnya. Saat kerja hanya untuk diri sendiri dan saat pulang ke rumah tak ada yang menanti.


Roda kehidupan selalu begini, manusia selalu berlalu lalang di hidup kita. Saat orang itu ada tak sedikit pun di hargai, baru tahu arti kehadiran sesungguhnya saat orang tersebut sudah pergi jauh, baru sadar akan hadirnya orang tersebut. Maka, hargai lah sebuah kehadiran. Jangan sia-sia kan yang selalu memberi kasih dan cinta. Jangan buat ia kecewa, karena pergi nya orang kecewa tak akan kembali.


Di tempat lain Miska sedang bermain bersama Darren. Keduanya sangat kompak menyusun puzzel. Di sofa Mauren tersenyum senang melihat pemandangan itu, sungguh berbeda dari saat bersama Thomas dulu. Ia lihat ketulusan Darren yang luar biasa.


"Kau sudah pikirkan baik-baik permintaan Darren? Ku rasa ia tulus, dan lihatlah! Miska sangat nyaman bersama nya." Ucap Mama Mauren.


"Jangan melangkah kalau kau takut. Cukup diam di tempat, biar Darren yang mendekat. Papa lihat dia sangat sayang dengan Miska. Dan lagu pula ia mencintai kamu dari kalian sekolah. Bahkan, rasa cintanya tak surut sedikit pun saat kau menjadi milik orang lain. Pala salut sama dia, cinta itu melepas tanpa batas. Ia hanya melihat tak mengganggu hubungan mu dan Thomas. Artinya yang terpenting untuk nya hanyalah kebahagiaan mu. " Jelas papa Mauren panjang lebar.


" Aku tahu pa, beri aku waktu sebentar lagi. Aku ingin memikirkan masa depanmu dan Miska. Aku mau kerja mencari uang yang banyak agar bisa membahagiakan Miska."


" Bahagia itu bukan soal uang. Kau tidak kekurangan uang. Kau cantik punya karir yang cemerlang, dulu kau punya pasangan yang kalau orang lihat dari luar, kalian itu perfect. Tapi, kenyataan nya. Kalian berpisah, megah nya rumah hanya ada kesunyian di dalam nya. Senyum nya kalian palsu. Dan kata bahagia adalah semu buat kalian. Lalu apakah sukses itu bisa menjadi jaminan kau bahagia, Mauren? " tanya sang Papa.


" Setidaknya aku bisa berkarir bagus dan aku menjadi wanita mandiri yang bisa di andalkan pa. Aku tidak mau di sepelekan lagi. " Mauren masih saja kekeh dengan pendirian nya yang mengharuskan dirinya sukses.


" Sekarang papa tanya, apa kau dulu tidak sukses? Apa kau kekurangan uang? Lalu, kenapa saat kau sudah cantik dan sukses, suami mu masih saja berkhianat? Lantas, wanita di luar sana, yang tidak bekerja dan tidak punya karir bagus, apakah tidak bahagia?" tanya sang papa.