My Childish

My Childish
Suapin



Happy reading


"Kak Dave" panggil Caramel. Sekarang mereka berada dalam kamar, Caramer menaruh kepalanya di atas pangkuan Dave. Sementara Dave sesekali mengulus surai indah Caramel.


"Hm"


"Kakak nggak pulang?" tanya nya dengan wajah polos.


"Gimana kakak mau pulang, kamu aja masih sakit gini" Dua hari dia habiskan di rumah Caramel menemani gadis manja di pangkuannya itu, hanya keadaan genting Dave meninggalkan Caramel, seperti sekolah dan mengunjungi Diva sebelum papa nya pulang dari kantor.


"Caramel gapapa kok" katanya sembari memegang dahinya polos.


"Kakak cuma mau pulang kalau kamu makan siang dulu" tutur nya mengigatkan dan di balas tepukan jidat Caramel.


"Oh iyya Caramel lupa" ucap Caramel seraya tersenyum kukik serta cengiran kuda yang membuat Dave gemes sendiri.


"Gemes banget sih. Anak siapa sih ini" ucap nya, namun di akhir empat kata bikin Caramel langsung murung. "Maaf" ujarnya lirih.


"Gapapako kak" Caramel kembali sumringah setelah mendengar suara minta maaf sedikit sedih. "Kita makan aja yuk, tapi kakak suapin aku" imbuh nya mengalihan pembicaraan.


"Dasar manja" ledeknya. Tangan Dave terangkat mengacak-acak rambut gerai Caramel.


"Ih..berantakan" Mereka segera menuju meja makan dengan Dave mengandeng tangan Caramel. Dave terkekeh melihat Caramel berjalan didepannya dengan menghentakan langkah nya.


Dave dan Caramel menarik kursi dan duduk dengan tenang, menunggu mbak Lastri selesai menyiapkan makan siang untuk mereka sebelum Dave pulang ke rumah nya setelah Caramel teridur.


Skip


Sudah suapan terakhir Dave menyuapi Caramel, tapi belum sampai ke mulutnya gadis itu sudah menutup mulut dengan kedua tangannya.


"Caramel kwyang" ucap Caramel bertele-tele kerena makanan sebelumnya belum ia telan, sembari mengeleng.


"Telan dulu Caramel" gerutu Dave.


"Ini suapan terakhir. Aaa…"


"Nggak mau, kenyang!" tolaknya mengeleng kepala sambil menutup mulutnya erat.


"Yaudah kamu tidur ya, ayo aku anter" ajak nya menarik Caramel keatas dan mbak Lastri segera membersihkan meja itu.


"Kamu bobo yang nyenyak, jangan banyak pikiran oke"


"Oke!" balas Caramel mengajungkan dua jempol nya.


"Good girl. Sekarang kamu merem gih aku tunggu di sini"


"Kakak gak pulang?" tanya Caramel lagi. Bukannya mengusir, gadis itu ada rasa tidak enak kepada om Felix terlebih lagi pada Diva.


"Tunggu kamu bobo" tuturnya tersungging senyum manis, membuat Caramel tersenyum seraya memejamkan mata nya. Tidak sanggup katanya melihat cowok tersebut senyum semanis madu.


"Aku pergi."


Cup!


Terlebih dahulu Dave mengecup singkat kening gadis itu. Dave melangkah keluar keluar kamar, meninggalkan Caramel yang sudah terhanyut dalam mimpi.. entahlah mimpi apa.



Caramel Alexandra



Dave Algalasta


...******...