
Pagi harinya.....
Monica terbangun dan langsung mempersiapkan dirinya untuk berangkat ke Jogja.
Setelah mandi, Monica langsung memakai dress berwarna putih dengan sedikit corak dari emas yang berada di pinggang,leher dan lengan.
Setelah itu "bi, boleh kekamar sebentar" ucap Monica.
"ada apa non" jawab bibi Hang.
"bi bantu aku menata rambut, jika bisa yang seperti ini ya bi" ucap Monica sambil memberikan sebuah foto gaya rambut.
"baik non" jawab bibi Hang.
Beberapa menit kemudian.....
"sudah non, bagaimana menurut anda" tanya bibi Hang.
"wah ini bagus bi,terima kasih ya" ucap Monica.
"sama sama non, oh iya sarapan nya sudah siap non" ucap bibi Hang.
"baik aku akan ke ruang makan" jawab Monica.
Saat Monica ingin memakan sarapan, tiba tiba tok..tok..tok.. (suara ketukan pintu).
"biar saya saja non yang buka" ucap bibi Hang.
"baiklah" jawab Monica.
Setelah bibi Hang membuka pintu...
"loh ternyata non Tika toh, masuk non" ucap bibi Hang.
"terima kasih bi, oh iya Monica dimana?" tanya Tika.
"nona masih sarapan, anda masuk dulu gih" ucap bibi Hang.
"baik bi" jawab Tika.
Setelah itu....
"hey, ayo kita berangkat" ucap Tika.
"oh ternyata kau, tenang aja kita kan pakai pesawat pribadiku dan apakah kau tak ingin mencoba makanan ini" ucap Monica.
"heh, mentang mentang kau punya pesawat pribadi jadi kau mau melambatkan waktu" gumam Tika.
"oh iya btw apa yang kau makan itu?" tanya Tika.
"ini dimsum buatan bibi Hang, enak loh" jawab Monica.
"halah paling rasanya gitu gitu doang tapi kok aromanya sampai ke sini ya, kelihatannya enak nih" ucap Tika.
"hah... Tadi ngga percaya, ambil aja kalo mau" ucap Monica.
"terima kasih Monica kau terbaik deh" jawab Tika.
Saat setelah sarapan....
"sudah ayo berangkat" ucap Monica.
"iya" jawab Tika.
"pak John apakah mobilku dan pesawatku sudah siap?" tanya Monica.
"sudah nona keduanya sudah siap" jawab pak John.
"baik ayo pergi" ucap Monica.
Saat di bandara pribadi.....
"nona apakah cuman ini barang bawaanmu" tanya pak John.
"ya, karena disana aku sudah punya fasilitas" jawab Monica.
"baik, saya naikan barangnya dulu dan nona silakan masuk ke pesawat dulu aja" ucap pak John.
"baiklah" jawab Monica.
Tapi tiba tiba terdengar suara helikopter dari atas, seketika Monica dan Tika terkejut karena ternyata helikopter tersebut milik William.
"hey, apakah kalian sudah siap?" ucap William dari dalam helikopter.
"justru kau yang gabung saja dengan kami" jawab Monica.
"baiklah, Max.. Kita turun disini saja" ucap William.
"baiklah" jawab Max.
Setelah itu....
"sudah, ayo kita masuk ke pesawat" ucap Monica.
"hey William, siapa dia?" tanya Tika yang penasaran.
"dia sepupuku dan juga asisten pribadiku" jawab William.
Max hanya diam.
"kucing kecil, kau nampak cantik hari ini" bisik William pada Katty.
"William!! aku bukan kucingmu" jawab Monica dengan kesal.
"hey aku hanya bercanda, jangan marah sweety ku" ucap William.
"kau itu apaan sih" jawab Monica.
"eh aku baru sadar Monica dan William memakai baju couple, apa kalian janjian?" tanya Tika.
"eh, aku tak janjian denganya.. Mungkin kebetulan" jawab Katty.
"karena kau kekasihku jadi kita harus couple dong" jawab William sambil merangkul bahu Monica.
"apaan si kau" ucap Monica yang langsung memerah pipinya, William hanya tersenyum melihat Monica sangat malu malu.
Saat sudah sampai di bandara Jogja...
"akhirnya sampai juga" ucap Tika.
"ya.. aku sudah lama tak kemari dan semua sudah lebih baik dari sebelumnya" jawab Monica.
"ini karena pembangunan insfrastruktur kota ini yang sangat serius" ucap Tika.
"kau benar" jawab Monica.
Saat keluar dari bandara, Tika dan Monica langsung disambut oleh para pengawal kraton.
"selamat datang kembali nona Tika dan Monica, kami sudah menyiapkan mobil untuk anda" ucap salah seorang pelayan keraton.
"ya baiklah" jawab Tika.
"wah ternyata masih ramah seperti dulu" ucap Monica.
"jika kau mau aku akan menyediakan fasilitas ini untukmu sayangku" bisik William sambil merangkul bahu Monica.
"ya.. Aku mau, Tapi tunggu kita sah dulu ya" jawab Monica.
"tidak masalah" ucap William sambil tersenyum.
"ya ampun, mereka berdua" gumam Tika.
"hey kalian mau ikut ke Kraton nggak?" tanya Tika.
"ya kami ikut" jawab Monica dan William secara bersama.
Pada saat telah tiba di tujuan....
"eh..eh..nona Tika dan Monica sudah datang, cepat buat penyambutan" ucap salah seorang warga.
Saat Tika, Monica dan William akan turun ternyata mereka sudah di sambut dan saat mereka menuju ke ruang pesta banyak orang yang mendekat.
"selamat datang nona Tika dan Monica" ucap Yama (tetua penjaga keraton).
"ya terima kasih atas penyambutan nya, oh iya dimana Milan?(asisten pribadi Tika)" tanya Tika.
"oh Milan, dia sedang menyiapkan kamar kalian dan mengapa berempat?" ucap Yama.
"biarkan mereka memperkenalkan dirinya sendiri" jawab Tika.
"perkenalkan, saya William Abrial Wilton, putra sulung dari keluarga Wilton" ucap William.
"wah ternyata nona Monica sudah punya pacar, sedangkan yang satunya?" tanya Yama.
"saya adalah Maxelion Abraham Wilton, bisa dipanggil Max, saya adalah anak angkat dari keluarga Wilton dan asisten pribadi William" jawab Max
"baiklah, selamat datang dan silakan nikmati jamuan nya" ucap Yama.
Setelah itu....
"wah ternyata kue ini enak sekali" ucap Monica sambil memakan dengan lahap.
"iya ini juga" jawab Tika.
"hey sayang, makan kue kok tidak mengajakku" ucap William yang langsung memeluk Monica dari belakang.
"kau mau, buka mulutmu gih aku suapin" jawab Monica.
"a... Hm.. " William memakan suapan dari tangan Monica.
"bagaimana, enak bukan?" tanya Monica.
"hm... Lumayan tak buruk dan ini adalah kue istimewa karena langsung disuapi dari tanganmu" jawab William.
"kau bisa aja" ucap Monica.
Seorang pengawal keraton tiba tiba datang dan langsung membungkuk.
"nona Tika, maaf mengganggu tapi sekarang sudah waktunya rapat perkumpulan bangsawan" ucap salah seorang warga.
"baiklah, Monica bawa William dan Max ke kamar ya, nanti aku susul" ucap Tika yang langsung bergegas pergi.
"baiklah" jawab Monica.
Saat sudah sampai di penginapan....
"kamar no 23 adalah punya William dan kamar 25 adalah kamar Max, ini kuncinya" ucap Monica.
"loh, berarti kamu sama siapa?" tanya William.
"aku dan Tika ada di kamar no 24" jawab Monica.
"apakah kau tak ingin bersamaku sayang? " bisik William.
"tidak terima kasih, ini adalah kamar khusus untuk aku dan Tika" jawab Katty dengan dingin dan langsung masuk ke dalam kamar.
"berusahalah terus Will" ucap Max.
"kau! Huh.. Baiklah" jawab William yang sedikit kesal.
Bersambung...