My Ceo Is My Husband

My Ceo Is My Husband
1. Awal dari segalanya



Saat di taman kota...



"maaf Monica sepertinya hubungan kita cuman sampai di sini aja" ucap Steve.



"baiklah jika itu mau mu kita putus dan terima kasih atas semua kebahagiaan yang kau berikan, sekarang aku harus pergi " jawab Monica yang tanpa ekspresi dan langsung menjahui Steve.



"maafkan aku Monica,aku terpaksa karena aku telah dijebak oleh seseorang orang dan sampai membuatnya hamil" teriak Steve sambil mengejar mobil yang dinaiki Monica, tapi tetap tak terkejar.



Akhirnya Steve yang kelelahan langsung terduduk di jalan sambil menangis dan berteriak seperti orang gila.



Sedangkan di mobil....



"pak John kita pulang dan pastikan besok seseorang yang bernama Steve Abraham tidak boleh masuk" ucap Monica yang tak berekspresi.



"baik Nona" jawab pak John (sopir pribadi Monica) sambil berfikir.



Saat sampai di rumah.....



Monica langsung masuk ke dalam rumah tanpa berkata apapun dan langsung menuju ke kamarnya.



"pak John, nona besar kenapa kok kelihatannya sedih" tanya bibi Hang (kepala pembantu di rumah Monica).



"biasa urusan remaja, nona besar tadi habis diputusin sama pacarnya yang bernama Steve" jawab pak John.



"ya ampun bukannya den Steve yang sering kesini itu kan" ucap bibi Hang.



"ya itu dari awal aku sudah tidak suka melihat orang itu karena dia selalu memaksakan kehendaknya ke nona besar, lelaki macam apa itu" jawab pak John sambil kesal.



"sudahlah kita hanya bisa berharap nona besar mendapat jodoh yang lebih baik, sudah ayo masuk bentar lagi kelihatan hujan" ucap bibi Hang.



"ya" jawab pak John.



Sedangkan di kamar....



Monica yang langsung terbaring sambil mengambil hpnya dan langsung menghapus semua kenangannya bersama Steve, setelah itu dia tertidur lelap.



Saat pagi harinya....



Monica bangun dari kasurnya dan langsung bersiap diri untuk berangkat ke perusahaan.



Setelah beberapa mandi menit, Monica langsung memakai baju kemeja putih dengan rok hitam selutut. Kemudian dia merapikan gaya rambutnya dengan rambut yang diurai, setelah itu dia langsung menuju ke ruang utama.



Saat di ruang utama....



"pak John, ayo kita berangkat" ucap Monica.



"maaf nona mobil Pagani Huayra nya masih di bengkel" ucap pak John.



"lah semalam kau menjemputku menggunakan mobil apa" tanya Monica.



"saya pakai mobil Hennessey Venom GT milik nona,karena di malam hari mobil itu tersamar jadi orang tidak tau" jawab pak John.




"baik nona secepatnya" jawab pak John.



"oh iya pak John yang sopiri ya, soalnya di mobil kantor sudah datang kemarin" ucap Monica.



"baik nona" jawab pak John.



Saat sampai di perusahaan...



Pintu mobil langsung dibuka oleh pelayan, "pak John pulangnya aku kabari ya nanti,saya masuk dulu" ucap Monica sambil keluar dari mobilnya.



"baik nona" jawab pak John.



Saat di dalam perusahaan, Monica langsung disambut oleh para karyawannya "pagi nona" ucap para karyawan.



"ya pagi" jawab Monica sambil langsung menuju keruangannya.



"nona kemarin ada yang ingin melamar kerja dan lolos seleksi, sekarang berkasnya ada di atas meja anda" ucap Veronica (sekretaris dari 'Shiny Louise Grup').



"ya aku akan melihatnya dan memeriksanya, apa ada rapat hari ini" tanya Monica.



"ya ada 2 rapat yang pertama dari Pesona Grup dan kedua dari perwakilan Komnas PA" jawab Veronica.



"oh ok" ucap Monica sambil langsung masuk keruangan nya dan mengambil beberapa berkas untuk rapat.



Setelah beberapa jam rapat dilaksanakan, akhirnya 2 rapat sudah selesai dan Monica langsung ke ruangannya.



Saat di ruangannya dia memeriksa dan menandatangani revisi karyawan magang yang baru lulus, setelah semua selesai Monica langsung menyandarkan dirinya di kursinya yang cukup empuk.



Dia langsung memutar kursinya menghadap ke luar jendela yang ada di belakangnya, "huh, memang kerja seperti ini sangat lelah tapi aku jadi teringat perjuanganku untuk meraih posisi ini" gumam Monica.



Tiba tiba, dret.. dret.. dret.. (ponselnya berdering.



Monica pun mengangkat ponselnya dan "halo kenapa Ka" ucap Monica.



"Monica aku boleh berbincang denganmu nggak, ini cukup penting" jawab Tika (sahabat dari Monica).



"tentang apa kok sepertinya serius banget" tanya Monica.



"nanti aku bicarakan kalo sudah ketemu, di cafe biasanya ya dan seperti biasanya yang sampai duluan harus boking dan yang terlambat membayar" ucap Tika.



"ya baiklah sampai ketemu di sana" jawab Monica.



Monica langsung menelpon sekretarisnya dan "halo Veronica tolong bantu siapkan mobil MCLaren P1 milikku dan tolong bukakan jalan yang yang menuju ke cafe X12" ucap Monica.



"baik nona,secepatnya" jawab Veronica.



Setelah itu Monica langsung mengambil jaketnya dan langsung mengendarai mobilnya dengan cepat menuju cafe X12 dan sepanjang perjalanannya tidak ada halangan.



Bersambung.........