
Keesokan paginya mereka kembali beraktivitas seperti biasanya. Lily yang pergi ke kantor.
"Huftt kenapa diriku harus jodohan sama si cunguk itu" Lily tak henti hentinya menggrutu di sepanjang jalan menuju ruangannya.
"Ly ada yang ingin saya bicarakan" ucal Taufan yang membuat Lily terkejut.
"Huftt tuan kenapa tiba tiba disini" ujar Lily mengelus dadanya..
"Terserah saya, saya muncul kapan saja ini kan kantor saya" ujarnya dengan muka dingin.
"Kumat deh angkuhnya" gumam Lily dalam batinnya.
"Iya tapi kan....." belum sempat ia menyelesaikan kalimatnya Taufan memotongnya.
"Tapi apa, mau protes saya ini bos kamu" ancam Taufan.
"Oh selalu mengancam dasar bos gila"umpatnya dalam hati.
" Jangan mengumpati saya" gertak Taufan.
" Bagaimana dia bisa tau sih" tanyanya dalam batinnya.
"Gausah bertanya dalam batin"
"Shit dia tau lagi" umpat dalam batinnya.
"Tidak usah mengumpat" ucap Taufan sambil menatapnya dengan sinis.
"Oke kita langsung intinya saja, kamu mau bicara apa" tanya Lily yang langsung to the poin.
Taufan mengambir sebuah map yang berisikan selembar kertas dan menyodorkannnya ke Lily.
"Apa ini" tanya Lily yang tau kertas itu berisi apa.
"Punya mata kan , baca aja sendiri" ucap Taufan sambil berjalan duduk ke kursinya.
Lily melihat selembar kertas kata pertama yang ia Surat Perjanjian Pernikahan Lily kembali melanjutkan membaca poin poin yang di berikan oleh Bos sintingnya.
Kita cuma pura pura nikah.
Akan bercerai ketika sudah 1 tahun.
Tidak akan saling menyentuh.
Tidak boleh saling mengurus urusan pihak pertama. begitupunndengan pihak ke dua.
Harus saling mesra ketika di hadapan orang tua.
dan masih banyak lagi. Lily sangat menyetujuinya ini perjanjian yang sangat menguntungkan baginya. Lily segera memberikan kertas tersebut ke Taufan.
"Apa kau paham dengan surat ini" tanya Taufam dan Lily mengangguk.
"Baiklah cepat kau tanda tangan ini" pinta Taufan sambil menyodorkan Bolpoin.
Lily segera mengambil bolpoin dan bertanda tangan di atas materai. Begitupun dengan Taufan langsung menandatanginya.
" Udah kan saya mau kerja dulu" ujar Lily sambil berlalu pergi ke mejanya.
Lily mendaratkan bokongnya di kursi ia duduk bersandar, menghela nafas sebentar. Kemudian ia mengerjakan pekerjaannya.
Ting.. Notif handphone Lily berbunyi.
Cherry.
Kita makan di luar nanti
sama Joddi.
Lily.
Oke di resto mana.
Disana tertera tanda ceklis 2 abu abu. Lily langsung meletakkan handphonennya ia kembali melanjutkan pekerjaannya.
Ting..
Cherry.
Resto biasa.
Lily cuma membacanya tidak membalasnya Liliy fokus kembali ke pekerjaannya.
.....
Setibanya di jam makan siang Lily segera bergegas ke parkiran untuk mengambil mobilnya dan disana berpapasan dengan Daffa.
" Hy Ly makan siang bareng yok" ajak Daffa.
"Sorry, gw ga bisa gw ada janji sama temen"
"Gw duluan ya" sambung Lily berlalu dari hadapan Daffa, sedangkan Daffa mematung meihat kepergian Lily.
"Sial berani beraninya dia menolakku" ucap Daffa sambil membuang ludahnya dan berlalu pergi.
***
Resto X.
Sebelum Lily berjalan ke arah meja yang ia tuju ia tak sengaja menangkap sosok yang ia kenal.
"Taufan” gumannya.
" Wait dan cwe itu siapa"
"Bodo amat lah ga penting juga"
Lily terus berjalan dan mengambaikan Taufan yang sedang makan siang bersama seorang wanita.
"Hay kalian squad edan" sapa Lily.
"Opo toh Ly diam" ucap Cherry.
"Dih jawanya keluar dah neng" saut Joddi.
"Eh biarin kan gw dari sana dul" ucap Cherry Lily bersmaan.
"Iya princes jawa tapi Leon kok gak tau bhasa jwa sih" tanya Joddi yang bingung.
" Karna dia tinggal di luar jadi lupa” ujar Lily.
"Eh ini makanan kalian yang pesan" tanya Lily.
"Iya gw yang pesan" ucap Cherry.
" Dih lu mah kebiasaan beb" ucap Joddi.
" Eh Jod jangan bahas beb dong dia udah punya orang" tutur Cherry.
"Eh iya ya gw lupa Cher"
"Apaan si kalian" ucap Lily yang tak semangat.
" Kenapa lu gak semangat apa jangan jangan...." Cherry menggatungkan kalimatnya.
" Jangan jangan apa Cher" tanya Joddi yang penasaran.
" Jangan jangan calon Lily jelek dan tua atau om om lagi" ledek Cherry.
" sembarangan aja lu klo ngomong " ucap Lily.
"Terus siapa dong" tanya Cheery penasaran.
" mmmm" Lily hanya berdehemm.
"Kenapa gak jawab apa bner yang di bilang Cherry" sahut Joddi.
"Nggak lah"
"Terus sapa Ly" tanya Cherry.
" Kalian jangan bocorin ke siapa siapa ya" ucap Lily dan mereka berdua mengangguk.
" Iya cepet siapa Ly" tanya Cherry yang sudah tk sabar.
"Sabar Cher sabar" sahut joddi .
Lily menarik nafsnya dan menghembuskanya dengan kasar.
"Taufan" ucap Lily yang menbuat semua melotot tak percya.
"What Taufan si bos edan" tanya Cherry dn Lily mengangguk pelan.
" Yang bener aja lu, Lu ga boong kan" tan Joddi.
"Gw ga boong Jod" jawab Lily pada Joddi.
"Demi apa lu sama Taufan si bos dingin"
"Demi kodok Cher" ucap Lily.
"Lu bukannya ga akur sama si Taufan Ly" tanya Joddi.
"Iya emang" jawab Lily pada Joddi.
"Itulah Jod benci jadi cinta" ucp Cherry.
"Apa sih gw ga suka dia" ucp Lily.
"Cie awas jadi sayang lo"ledek Joddi.
" Ciee Lily"ledek Cherry
"Dah lah males mending makan yok" ajak Lily.
Mereka semua menikmati makan di selingi dengan candaan hingga tak teraksa waktu makan siang sudah hampir habis mereka semua bergegas ke kantor.
***
"Sayang aku kangen banget sama kamu" ujar Sisil.
"Mm aku juga" ucp Taufan.
"Sayang" panggil Sisil.
"Hm"dehem Taufan.
" Gimana perjodohannya"tanya Sisil.
"Gpp ga penting jg" ucap Taufan.
"Cantik gak" tnya Sisil.
"Ga, cantikan kamu" ucap Taufan.
"Uwuh sayang kita jalan ya minggu depan" ajak Sisil.
"Sorry aku ga bisa" tolak Taufan.
"Kenapa sayang" tanya Sisil yang heran tk biasanya Taufan menolak permintaannya.
"Papa minta aku sama dia nikah" tutur Taufan.
"What" pekik Sisil kaget.
"Iya "
"Kamu ingat jangan sampai jtuh cinta lagi dan jangan sentuh dia y syg" tutur Sisil.
"Iya syg hanya kamu yang akyu cinta" ujar Taufan.
Sisil dan Taufan makan siang bersama saling bercengkrama satu sama lain sambil melepas rindu.
selesai makan siang Taufn kembali ke kantornya dengan melajukan mobilnya dengn keceapatan tinggi.
Iklan.
Netizen:Thor kenapa Taufan bodoh amat si?
Author: gw ga tau mungkin otaknya geser.
Netizen: ye elu lu yg buat malah ga tau.
Author: gw amnesia.
Netizen: sini gw obatin lu
Author: pke apaan?
Netizen: w benturin lagi tu kepala
Author: Dasar gila.
Jangan lupa jejaknya Like vote Komen.
jangan lupa ya jempolnya.