My Ceo Is My Husband

My Ceo Is My Husband
3. PDKT Yang Sempurna



Pada saat sampai di perusahaan Monica langsung menyuruh petugas valet untuk memarkir mobilnya, kemudian Monica langsung masuk ke perusahaan.



"nona akhirnya kau kembali" ucap Veronica dengan senang.



"ada masalah apa" tanya Monica.



"nona nanti siang ceo dari Perusahaan Garena akan datang" jawab Veronica.



"oh benarkah, suruh mereka langsung masuk ke ruang rapat aja" ucap Monica.



"nona hari ini kenapa ya?, tapi emang sifatnya sih cuek" gumam Veronica.



Sedangkan di Perusahaan Garena.....



"Max, apa berkasnya sudah siap" tanya William.



"sudah tuan, kita juga sudah siap berangkat" jawab Maxel (asisten pribadi dan manajer Perusahaan Garena).



"baiklah ayo berangkat" ucap William.



Saat di perjalanan....



"kucing sibuk, sebentar lagi aku akan menemuimu" gumam William sambil tersenyum.



"sudah lama tak melihat tuan muda tersenyum, pasti dia sangat bahagia sekarang" gumam Maxel sambil melihat William.



Saat sudah sampai di Perusahaan Shiny...



William beserta Maxel langsung memasuki perusahaan tersebut, dan saat di dalam..



"selamat datang tuan tuan, saya Veronica (sekretaris perusahaan ini) dan tugas saya mengantarkan kalian menemui direktur kami" ucap Veronica.



"baiklah ayo" jawab William.



"aku berharap segera bertemu denganmu kucing sibukku" gumam William.



Saat di ruang rapat.....



"dia.... "gumam William dengan terkejut.



"nona, tamu kita sudah datang" ucap Veronica.



"baiklah, selamat datang di Perusahaan...." ucap Monica yang terhenti karena terkejut melihat cowok yang dia temui di cafe.



"ternyata kucing sibuk itu seorang direktur Perusahaan....hm.. ini akan semakin menarik" gumam William.



"nona, anda tak apa apa" ucap Veronica sambil langsung menyadarkan Monica.



"oh maaf, baiklah saya adalah direktur Perusahaan Shiny, nama saya Monica Louise" ucap Monica.



"salam kenal nona Monica, saya Stepanio William Wilton, saya direktur dari Perusahaan Garena" jawab William sambil memperkenalkan dirinya.



"baiklah pak William silakan... " ucap Monica yang terhenti karena tangan William langsung menutup mulutnya.



"jangan panggil pak, aku belum setua itu bahkan kita sepantaran dan panggil aku William" ucap William.



"baiklah tuan William silakan duduk" jawab Monica sambil melepaskan tangan William dari mulutnya.



"baiklah rapat dimulai..." ucap Monica.



Setelah 2 jam berlalu........



"baiklah hasilnya sangat memuaskan dan tuan William selamat bergabung dengan kami" ucap Monica.



"iya selamat dan terima kasih kembali" jawab William.




"baik tuan" jawab Maxel dan Veronica.



"apa yang ingin kamu bicarakan tuan William, sampai harus berdua disini" tanya Monica.



"apa ini milikmu nona Monica" ucap William.



"loh itu kan antingku, dari mana kamu mendapatkannya" tanya Monica sambil berusaha meraih antingnya dari tangan William.



"tenanglah nona Monica, saya mendapatkan nya dari pertemuan kita di cafe, aku melihat benda ini jatuh dan akhirnya aku menemukan pemiliknya" jawab William.



"iya iya, sekarang kembalikan antingku" ucap Monica sambil terus berusaha mencapai tangan William.



"ah.. kurang dikit lagi" ucap Monica.



Tapi tiba tiba saat Monica berhasil mengambil antingnya, bruk.... (dia terjatuh tapi William langsung memeluknya jadi Monica jatuh diatas tubuh William).



Tanpa mereka sandari mulut mereka saling bersentuhan, "ah... maafkan aku tuan William" ucap Monica yang langsung berusaha bangkit.



Tapi William langsung memeluk tubuh Monica sehingga badan William ******** tubuh Monica.



"ternyata kau nakal juga ya" ucap William sambil tersenyum.



"tuan lepaskan aku" bentak Monica.



Tapi kemudian "um... um... um.. " William langsung mencium bibir Monica dengan lembut.



"mengapa aku tak bisa mendorongnya dan mengapa aku semakin menginginkan lebih dari yang dia lakukan sekarang" gumam Monica yang penuh pertanyaan.



Tak lama William langsung memasukkan lidahnya ke dalam mulut Monica dan langsung melumat lidah Monica, "um... um... um.. ah.. " setelah itu William melepas ciumannya dan langsung berdiri.



"mengapa kau menciumku tuan William" ucap Monica sambil berusaha mengelap bibirnya.



"jangan dihilangkan jika tidak aku akan melakukannya hal yang lebih dari itu" ucap William.



"kau akan apa hah.. " jawab Monica sambil terus mengelap bibirnya.



"sudahlah, btw kenapa kamu tidak memasang antingmu kembali" tanya William.



"ya baiklah" jawab Monica sambil berdiri dan langsung mencoba memasang kembali antingnya.



"aduh mengapa sulit sekali padahal dulu tidak begini" ucap Monica dengan kesal.



Setelah itu tanpa berfikir William langsung mendekati Monica dan langsung membantu dia memasang antingnya kembali.



"mengapa dia terus membantuku" gumam Monica.



"sudah, oh iya apakah nanti malam nona Monica ada waktu luang" tanya William.



"kalo nanti malam jadwalku kosong kok, memang mengapa" jawab Monica.



" bagus kalo begitu saya ingin mengajak anda makan malam bersama" ucap William.



"boleh tapi aku malas nyetir mobil" jawab Monica.



"kan saya antar saja biar bareng, terima kasih nona Monica dan saya permisi dulu" ucap William sambil langsung mencium tangan Monica (ibarat adegan putri disney).




"omg, mengapa hatiku berdegub kencang padahal aku tak pernah merasa seperti ini sebelumnya" gumam Monica.



"yes.... Akhirnya langkah pertama berhasil dan sekarang untuk langkah kedua" gumam William sambil tersenyum.