Me And My Enemy

Me And My Enemy
Bab 9 Karya Wisata



Nana yang sedang melewati lorong kelas pun harus menghentikan aksinya di karena kan di sana dia melihat kerumunan siswa yang sedang membaca sesuatu di Mading sekolah dan Nana yang melihat kedua sahabatnya Malli serta Anna pun langsung menghampiri mereka berdua


"kalian sedang lihat apa?" tanya Nana kepada dua sahabatnya


Malli dan Anna pun sedikit ter lonjak kaget dikarenakan ada suara tiba-tiba


"ihhh Nana!!! kamu ini bikin kaget aja deh" ucap Malli yang dan langsung saja mencubit pipi Nana degan gemas


"iya benar" ucap Anna juga sambil mengelus dada nya


"hehe sorry" ucap Nana sambil mengangkat tangannya


"emangnya kalian lagi liat apaan sih??? kayaknya serius amat?" sambung Nana lagi dikarenakan dia masih penasaran


"lagi liat papan pengumuman tentang karya wisata jalan jalan yang diadakan oleh pihak sekolah" ucap Malli dengan semangat


"yuppp benar dan itu harus diikuti oleh semua siswa-siswi yang ada di sekolah" sambung Anna juga


"benarkah?!!" ucap Nana bersemangat dengan mata yang berbinar-binar


"iya BESTie... dan acara itu akan dilaksanakan 3 hari lagi" jawab Anna yang mencubit pipi tembem Nana dengan gemas


"dan juga selama karya wisata itu kita telah dipilih kan pasangan kita oleh pihak sekolah selama field trip itu berlangsung" sambung Anna lagi


"benarkah?? lalu kalian berpasangan sama siapa??" ucap Nana penasaran


"kami berdua berpasangan!!" ucap Anna dan Malli bersama


Nana yang mendengar itu pun menjadi murung


"kalian bersama dan aku cuma sendiri hu..hu.." ucap Nana dengan muka sedihnya


"tidak apa-apa BESTie kita tidak bisa duduk bersama tapi kita masih duduk bersebelahan kok" ucap Malli sambil mengelus rambut Nana dengan lembut


"benarkah?!!" ucap Nana kembali senang


"hmmm benar"


"jadi partner ku dalam karya wisata ini siapa?? apa kalian tau?" tanya Nana yang penasaran


Malli dan Anna yang mendengar itu pun langsung tersenyum dan saling bertatap muka lalu kembali melihat ke Nana dengan senyum yang semakin mengembang


"lihatlah sendiri aku yakin kamu pasti senang dengan partner mu" kata Anna seraya menaik turunkan alisnya untuk menggoda Nana


Nana yang penasaran pun langsung saja menerobos kerumunan siswa yang berada di depan Mading sekolah tersebut dan langsung mencoba mencari namanya


setelah namanya ketemu Nana pun langsung mendesah tidak bersemangat, Nana menunduk lesu setelah melihat partner nya nanti


dan orang tersebut adalah seseorang yang paling Nana hindari dan mereka semua akan mengadakan karya wisata tersebut dalam waktu 3 hari


itu berarti Nana harus bersama orang tersebut dalam 3 hari tdan Nana tidak dapat membayangkan hal tersebut, bagaimana kah nasibnya nanti


"wow selamat BESTie partner mu adalah soulmate mu Mark!!" ucap Anna gembira sambil melompat lompat kegirangan


"siapa yang mau soulmate an sama dia sih" jawab Nana kesal "dan kenapa juga harus partner an sama dia emangnya gak ada murid lain apa!!"


"cup cup cup baby... terima aja nasib mu" ucap Malli dengan menepuk-nepuk pelan punggung Nana


"well well well" tiba-tiba terdengar suara pemuda yang menggangu perbincangan mereka dan hal itu pun langsung saja menarik perhatian dari ketiga sahabat itu


setelah mereka berbalik di sana telah berdiri Mark dengan wajah dingin serta angkuhnya dan di belakang Mark sudah terdapat tiga sahabatnya


"kita bertemu lagi pennndekk~~" ucap Mark mendekati wajahnya pada Nana


"dan akan aku yakinkan pasti liburan karya wisata pertama mu di sekolah ini akan sangat tidak terlupakan" sambung Mark lagi dengan seringai menakutkan tertera di wajahnya dan mengedipkan sebelah matanya kepada Nana


Nana yang melihat itu pun hanya diam saja dan tidak bisa berkata apa-apa "astaga cobaan apalagi ini~~" gumam Nana dalam hatinya dengan cemas


"pria di hadapan ku ini benar-benar membuat jantungku tidak baik" sambung Nana lagi mencoba menetralisir kan debaran jantung nya yang semakin bertambah liar karena Mark yang terus mendekatkan wajahnya pada Nana


"siapa juga yang menatap dirimu?! jangan terlalu percaya diri"


dan Nana pun langsung pergi dari sana di ikuti oleh Malli dan Anna


"imut dan cantik" gumam Mark setelah melihat kepergian Nana "sampai bertemu lagi pasanganku"


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


~Time Skip~


tiga hari telah berlalu dan disinilah Nana berada, di tengah lapangan sekolah sedang menunggu dua sahabatnya itu untuk naik bus bersama-sama


"Nana!!!" teriak Malli dengan nyaring dan langsung memeluk Nana


"Anna dimana??" tanya Nana yang melihat Anna belum datang juga


"memang kebiasaan itu anak, kurasa dia masih berdandan" ucap Malli dan mereka pun tertawa bersama


"Malli Nana ~~"


"ayo cepat Anna!! aku sudah gak sabar buat lokal karya nya" ucap Malli yang menarik Anna supaya cepat berjalan memasuki bus mereka


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


Nana sudah duduk di salah satu bangku yang terletak di bagian belakang bus dan di depan kursi Nana di sana ada Malli dan Anna yang sudah duduk bersebelahan dikarenakan di setiap bangku sudah ditempel nama masing-masing orang.


Meskipun terlihat dari luar Nana tampak tenang, tapi di dalam hatinya Nana itu sedang panik sekali dan debaran jantung nya pun semakin tidak karuan karena pikirannya Nana selalu saja ada Mark di sana dan hal itu pun semakin membuat Nana tidak fokus selama beberapa hari ini.


Nana masih tidak mengerti kenapa jantung nya selalu berdebar dengan cepat kalau berdekatan dengan Mark "apakah aku suka Mark?" tanya Nana pada dirinya sendiri


namun lamunan Nana pun di buyarkan dengan suara speaker yang nyaring


"Semua murid harap segera naik ke bus"


terdengar suara salah satu guru yang memberi instruksi kepada semua murid untuk cepat naik ke dalam bus karena sebentar lagi mereka akan segera berangkat


Tiba-tiba Nana mematung tidak bergerak dikarenakan Seorang laki-laki dengan mata hitam gelap yang cukup indah sedang menatapnya dengan dalam dan penuh arti membuat Nana menjadi sedikit salah tingkah karena di tatap terus menerus


Nana pun mendadak merasa sangat gugup dan degup jantungnya pun semakin liar, Apalagi ketika pemuda tersebut berjalan ke arahnya dengan angkuh dan semakin mendekat kearah Nana berada


"Nana, semangat!! kami mendukungmu"


Mendengar namanya disebut, Nana pun mengalihkan pandangannya ke tempat suara itu berasal dan di sana Nana dapat melihat Anna yang duduk di depannya terlihat Anna sedang memberikan Nana semangat setelah itu pun Anna dan Malli mengeluarkan tawa dan senyuman menggoda yang diarahkan kepada Nana


Nana pun mendesah pasrah. Entah mengapa, kali ini Nana sangat kesal dan jengkel dengan godaan dari kedua sahabatnya itu yang tidak ada henti-hentinya


"hai penndekk~~ rindu padaku??!!" ucap Mark kepada Nana


Mark telah berada tepat di samping Nana dan duduk di sana dengan tatapan mata nya yang mengintimidasi dan juga seringai seksi terpampang di wajah tampannya membuat Nana tidak bisa mengalihkan pandangannya pada Mark


Deg deg deg deg


jantung Nana sudah berdebar kencang tak karuan dan wajahnya menjadi semakin memerah


Nana yang merasakan wajahnya memerah pun langsung saja dengan cepat mengalihkan pandangannya ke luar jendela karena Nana tidak mau Mark melihat dirinya yang memerah karena ulahnya Mark.


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


Bersambung~


jangan lupa like dan komen yahh


dukung terus episode selanjutnya 😁


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ