Me And My Enemy

Me And My Enemy
Bab 35 kebetulan???



πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


sekarang Nana sedang berada di dalam perpustakaan, membaca buku kesukaan nya dalam tenang dan damai


tetapi kedamaian nya itu tidak berlangsung lama karena Nana di datangi oleh kedua sahabat berisik nya yaitu Anna dan Malli


"nan!!! di sini ternyata dirimu!!!" seru Anna nyaring dan hal tersebut pun langsung saja menarik perhatian dari beberapa orang di dalam perpus


"iya benar kami tadi sudah mencari mu kemana-mana" sambung Malli dengan tidak kalah nyaring nya


"ssstttt... pelan kan sedikit suara kalian" ucap Nana kepada kedua sahabatnya itu dan di jawab garukan kepala canggung dari Anna


"hehe sorry" ujar Anna seraya menatap kearah murid lain yang menatap kearah mereka


setelah minta maaf Anna dan Malli pun duduk di depan Nana


"dasar kalian ini... udah tau lagi di perpus masih aja berisik" celoteh Nana kepada kedua sahabatnya


"hehe sorry BESTie" ucap Malli


"dirimu lagi ngapain disini??" tanya Anna pada Nana


"baca buku lah... masa sih aku bermain sepak bola di sini" seru Nana dengan sedikit terkikik geli


"ihh dasar ada-ada saja" ucap Malli seraya menyentil dahi Nana pelan


"awww!!"


"kami juga tau kali kalau dirimu sedang membaca buku" gemas Anna yang ikut mencubit pipi chubby Nana gemas


"hehehe oke-oke sorry" ucap Nana mencoba menghentikan aksi Anna yang masih saja mencoba mencubit pipinya


tetapi aksi mereka berdua pun tiba-tiba terhenti karena pertanyaan dari Malli


"gelang baru??" tanya Malli melihat kearah tangan Nana


"benarkah?!! mana??" ucap Anna penasaran


"iya aku baru membelinya kemarin" jawab Nana seraya memamerkan gelangnya


"hmmm bukankah ini adalah gelang couple??" tanya Malli kepada Nana


"kenapa menurut mu begitu?" tanya Nana balik karena penasaran bagaimana bisa Anna tau kalau gelangnya adalah gelang pasangan


"jadi tidak mungkin pembuatnya membuat gelang yang ada magnet nya kalau gelang tersebut tidak memiliki pasangan" sambung Anna menjelaskan lagi


"benarkah?! lalu dimana pasangan nya?? apakah dirimu sudah punya pacar?? dan tidak memberitahukan kami??" selidik Malli kepada Nana dengan berbagai pertanyaan


"hmmm... itu sebenarnya.... a.aku gak tau dan aku gak punya pacar" elak Nana dengan gugupnya takut kedua sahabatnya itu curiga "ketika aku membelinya gelang ini cuma hanya ada satu" sambung Nana lagi


"hmmm begitu kah??" ucap Anna yang masih tidak percaya


"be.benar kok" gugup Nana lagi


"tapi sepertinya aku pernah melihat gelang seperti ini juga, tapi di mana yah??" ujar Malli yang mencoba berfikir mengingat dimana dia pernah melihat gelang seperti milik Nana


"ti.tidak mungkin ada yang sama seperti ini ha.ha" Nana mencoba mengelak dengan canggung


"hmmm no no no!!! aku benar-benar baru saja melihatnya... ketika di kelas aku rasa" ujar Malli yang masih mengingat lagi


"benarkah?!! dia ada di kelas kita?? siapa??" tanya Anna yang sudah sangat penasaran berbanding terbalik dengan Nana yang saat ini sudah berkeringat gugup


"apakah Mark hari ini memakai gelang itu juga?? apakah mereka tau?? bagaimana ini?? habislah aku!!" berbagai pikiran buruk pun mulai menghantui Nana


"Mark!!" seru Malli ketika telah mengingat siapa pemilik gelang satunya


"Mark?? apakah kalian telah pacaran??!" tanya Anna dengan mata berbinar nya yang sangat ingin tau


"i.itu a.aku rasa cuma kebetulan"


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


bersambung ~~~


terima kasih karena telah membaca novel ini


jangan lupa untuk like komen dan vote yahhh


sampai ketemu di episode selanjutnya


love u all ~~~


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ