Me And My Enemy

Me And My Enemy
Bab 24 Gagal Total??



Mia yang memang sudah lelah pun langsung saja tertidur di pangkuan Nana, sedangkan Nana masih saja melihat keluar untuk mengalihkan pandangan dan pikirannya yang saat ini sedang kacau menurutnya dikarenakan dalam pikirannya saat ini hanya ada Mark dan Mark


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


Nana yang mulai lelah dengan segala pemikirannya pun mulai menutup matanya dan tertidur, Mark yang melihat Nana yang sudah tertidur pun langsung saja menepikan mobilnya


setelah menepikan mobilnya Mark pun langsung saja memajukan tubuhnya kearah Nana dan menurunkan jok kursi Nana untuk membuat Nana tidur lebih nyaman


dirasa sudah cukup Mark pun mengecup singkat pipi Nana dan mulai melajukan mobilnya kembali ke arah mansion besarnya


sesampainya Mark di mansion nya, karena tidak tega membangunkan Nana yang sedang terlelap, jadi Mark pun langsung saja keluar dari mobilnya dan menghampiri pintu disampingnya lalu mencoba mengangkat pelan Nana yang sedang tertidur ala bridal style berserta Mia yang tengah tidur di pangkuan Nana


saat berada di tengah jalan menuju kamarnya Mark merasa tiba-tiba saja ada gerakkan kecil dari Nana


sedangkan Nana yang merasakan badannya sedang terangkat itu pun perlahan-lahan mulai membuka matanya, melihat keadaan sekitar dan betapa terkejutnya Nana karena sekarang Mark sedang menggendongnya ala bridal style bersama juga dengan Mia yang berada di pangkuan Nana


"sudah bangun???" tanya Mark yang masih saja menggendong Nana tanpa ada niat menurunkannya


"su.sudah.... sekarang tu.turunkan aku" jawab Nana dengan gugupnya


"lanjutkan saja tidurnya" kata Mark lagi dan langsung melanjutkan langkahnya menuju kamarnya yang masih saja tetap menggendong Nana


"ta.tapi kan---"


"diam dan tidur saja atau aku cium" potong dan ancam Mark, hal itu pun langsung saja membuat Nana menutup rapat mulutnya dan membiarkan Mark menggendongnya naik keatas


sesampainya Mark di depan pintu kamarnya Mark pun langsung saja membuka pintu nya dengan menggunakan kakinya


Mark pun membaringkan Nana di kasur lalu mengangkat Mia lagi untuk meletakkan Mia di kamar Mia


"tidurlah lagi, aku akan membawa Mia ke kamarnya" ucap Mark dan beranjak pergi ke luar kamar


sedangkan Nana pun mencoba untuk tidur lagi di karenakan Nana memang sudah sangat menyentuh


Mark yang telah selesai mengantar Mia ke kamarnya pun langsung saja kembali ke kamarnya sendiri dan di sana Mark telah melihat Nana yang kembali tidur menuju alam mimpinya


Mark pun mendekati Nana yang sedang tertidur dan duduk di samping Nana yang terlelap


"cantik" ucap Mark sambil mengelus rambut Nana lembut "sangat cantik sehingga aku tidak bisa berpaling dari mu" sambung Mark lagi


"aku mencintaimu Nana Riana" bisik Mark di telinga Nana dengan suara merdu nya lalu kemudian Mark pun mengecup dahi Nana lama


"tidur yang nyenyak princess" ucap Mark lagi, lalu berdiri menuju ke lemarinya mencari pakaian untuknya dan mengganti pakaiannya menjadi baju kasual nya


dan setelah berganti pakaian pun Mark langsung merebahkan dirinya di samping Nana dan mulai memeluk pinggang Nana erat membawa Nana lebih merapat kepada dirinya sehingga tidak ada jarak lagi diantara tubuh mereka


"aku mencintaimu princess" ungkap Mark sekali lagi dan mengecup pipi Nana pelan lalu ikut tertidur menuju alam mimpinya


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


di sebuah kamar yang nyaman sekarang terlihat Nana yang sedang mengedip-ngedipkan matanya mencoba membuatnya bangun dari tidur nyenyak nya


"astaga.... kenapa aku tadi bermimpi merasa bahwa Mark mengatakan cinta padaku" ucap Nana dengan nada seraknya ala Bangun tidur


"ahhh!!! kurasa aku sudah gila" teriak Nana frustrasi lagi yang masih tidak menyadari bahwa sekarang seseorang yang sedang dia mimpikan lagi berada di sampingnya tidur terlelap dan memeluknya erat


setelah Nana merasa sadar akan kegilaannya tersebut Nana pun langsung saja mencoba beranjak dari kasur tersebut, tapi ketika hendak beranjak bangun Nana pun baru menyadari adanya beban berat yang sedang melingkar di daerah pinggang nya


Nana yang mencoba melihat kearah samping pun terkejut karena di sana Nana dapat melihat Mark yang sedang terlelap sambil memeluknya erat


Nana pun mencoba untuk melepaskan pelukan Mark, tetapi semakin Nana ingin melepaskannya semakin bertambah erat juga pelukan yang dilayangkan oleh Mark


Nana pun menjadi salah tingkah karena mendengar suara Mark yang sangat seksi menurutnya itu


"m.mark lepas" Nana yang masih setia untuk mencoba melepaskan pelukan Mark pada dirinya


"ck" langsung saja Mark bangun dan membalikkan tubuhnya


posisi mereka sekarang yaitu Mark yang sedang berada di atas Nana menindih nya di atas kasur


"dirimu kurasa semakin hari semakin membantah perintahku" ucap Mark sambil menatap mata cantik Nana dalam dan menipiskan jarak mereka sehingga sekarang hidung mereka berdua pun saling bersentuhan


"ma.mark a.apa yang kamu la.lakukan" kata Nana gugup karena jarak mereka sayang semakin menipis di karenakan Mark yang semakin merapatkan tubuh mereka berdua


"kurasa dirimu harus ku hukum" ucap Mark lagi dengan seringai seksinya, tidak memperdulikan pertanyaan dari Nana tadi dan semakin menipiskan jarak diantara mereka berdua sehingga bibir mereka berdua hampir saja bersentuhan


Nana yang dapat merasakan deru nafas Mark yang menerpa wajahnya pun langsung saja membuat Nana bertambah gugup dan merona


"me.menjauhlah da.dari ku" mencoba mendorong dada Mark menjauh menggunakan kedua tangannya


masih tidak memperdulikan ucapan gugup dari Nana, Mark pun masih saja menipiskan lagi jarak mereka sehingga tinggal 1 cm saja lagi bibir mereka bersentuhan tetapi


"KAK MARK!!! KAK NANA!!! MIA TADI MENGALAMI MIMPI BU---ruk---" tiba-tiba saja pintu kamar Mark terbuka dan menampilkan Mia yang sedang menangis


Nana yang terkejut pun langsung saja mendorong Mark ke samping dan duduk dengan kecepatan kilat


sedangkan Mark yang merasa acara mesranya di ganggu ke dua kalinya oleh Mia pun pun sudah merasa sangat kesal dan jengkel


Mia yang sempat melihat posisi mereka tadi pun hanya dapat membuka mulutnya lebar seakan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya tadi


"kalian berdua sedang apa??" selidik Mia penasaran dengan tampang polosnya


"ka.kami ti.tidak sedang melakukan apa-apa" kilah Nana dengan gugup


"benarkah?" tanya Mia lagi dengan nada menyelidik nya masih tidak percaya


"be.benar sayang ka.kami hanya ber.bermain saja" jawab Nana dengan senyuman canggungnya


"bermain??" ucap Mark tidak percaya dengan tiba-tiba dan hal tersebut pun langsung saja dihadiahi sebuah tatapan tajam dari Nana, untuk menyuruh Mark diam dan mengikuti apa kata Nana


"iya benar!!! kami sedang bermain" ucap Mark lagi membenarkan perkataan Nana dengan cepat


"kalian berdua sangat aneh"


"hahaha mungkin hanya perasaan Mia saja!!! sekarang ayo Kak Nana temani Mia kembali ke kamar" kata Nana cepat dan langsung membawa Mia menjauh dari sana untuk menghindari pertanyaan-pertanyaan dari Mia


sedangkan Mark yang ditinggalkan sendirian di dalam kamar pun hanya bisa berteriak frustasi karena rencananya selalu di gagalkan oleh Mia


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


Bersambung~~~


terima kasih karena telah membaca novel ini


jangan lupa untuk like komen dan vote yahhh


sampai ketemu di episode selanjutnya


love u all


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ