
"Mia tunggu yah jangan kemana-mana bermainlah disini, apabila ada orang menekan bel jangan di buka beri tahu Kak Mark terlebih dahulu okay?" ucap Mark kepada Mia
"siap bos" jawab Mia penuh semangat dengan senyum lebarnya
setelah itu Nana dan Mark pun menuju ke dapur dan mulai memasak untuk mereka bertiga
πππ
setelah selesai memasak untuk mereka bertiga Nana pun langsung menyiapkan makanan yang telah mereka buat di atas meja, sedangkan Mark pergi ke ruang tamu memanggil Mia untuk makan bersama
"Mia... makanannya sudah siap ayo kita kemeja makan" ucap Mark yang melihat Mia masih asik bermain dengan bonekanya
"benarkah!!! asik!!! ayo makan" jawab Mia yang langsung saja berlari kecil menuju meja makan
sesampainya Mia di dapur langsung saja dia duduk disalah satu bangku kosong
"wahh baunya sangat harum!!! Mia udah gak sabar untuk makan!!" ucap Mia senang
"kalau begitu makan yang banyak yah supaya Mia cepat tumbuh besar" jawab Nana dan meletakkan makanan yang telah berisi nasi serta lauk pauk nya ke hadapan Mia, dan langsung saja Mia menyantap makanan tersebut dengan lahapnya
"hmmm ini sangat lezat" ucap Mia disela-sela makannya
"Mia kalau sedang mengunyah makanan Jagan sambil bicara yah nanti bisa tersedak" ucap Mark dan langsung membersihkan beberapa sisa nasi yang menempel pada bibir dan wajah Mia
"perhatian juga ini preman!! seperti suami idaman aja" gumam Nana dalam hati dan langsung saja dia usir pemikiran anehnya itu menurutnya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya
Mark dan Mia yang melihat Nana seperti itu pun menatap Nana dengan tatapan tanya mereka
"ada apa dengan mu??" tanya Mark bingung
"tidak apa-apa kok hehe"
dan mereka pun melanjutkan acara mereka dengan damai dan sesekali mengobrol dengan asiknya seperti keluarga bahagia pada umumnya
πππ
~Time Skip~
setelah selesai makan Nana pun langsung saja membersihkan dan mencuci bekas makan mereka tadi sedangkan Mark sedang membantu Mia untuk mengerjakan tugasnya
setelah selesai membersihkan semuanya Nana pun langsung menuju ke tempat Mark dan Mia berada
"apakah tugasnya sangat sulit?" ucap Nana kepada mereka yang sedang berkutat dengan tugas Mia
"tidak kok kak Nana... ini sangat mudah karena kak Mark menjelaskannya dengan sangat bagus sehingga Mia cepat paham" sahut Mia dengan senangnya
"benarkah baiklah kalau begitu" jawab Nana dengan tersenyum dan duduk didamping Mia untuk membantu Mia mengerjakan tugasnya juga
πππ
setelah tugas Mia selesai di kerjakan mereka bertiga pun sedang duduk di ruang tamu sambil menonton TV yang menayangkan kartun kesukaan Mia dengan posisi Mark yang ada di sebelah kiri Nana dan Mia yang sedang berada di pangkuan Nana
mereka menontonnya dengan seru dan bahagia sampai-sampai Mia dan Nana sama-sama tertidur di sana dan waktu telah menunjukkan pukul 04.00 sore
Mark yang menyadari tidak ada pergerakkan dari mereka berdua pun langsung saja menoleh kesamping dan mendapati mereka berdua yang tertidur itu pun membuat Mark tidak bisa menahan senyuman nya
segera saja merk mengangkat Mia dengan pelan-pelan supaya tidak membangunkan Mia maupun Nana dan membawa Mia menuju kamarnya, tetapi sebelum Mark melangkahkan kakinya Mark mengecup pelan puncak kepala Nana dengan penuh kasih sayang lalu pergi menuju kamar Mia
setelah meletakkan Mia di kamarnya Mark pun kembali ketempat Nana berada dan langsung saja menggendong Nana juga ala bridal style dengan pelan supaya Nana tidak terbangun lalu membawanya menuju kamarnya supaya Nana tidur lebih nyaman
sesampainya Mark di kamarnya langsung saja dia membaringkan Nana di kasurnya dan ikut juga membaringkan dirinya di samping Nana setelah itu Mark menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka
"mimpi yang indah princess dan terima kasih karena telah membantuku hati ini" ucap Mark sambil mengecup dahi Nana lalu memeluknya
sehingga Mark pun mulai ikut tertidur sambil memeluk Nana erat dari samping seakan tidak ingin melepasnya
πππ
Nana pun memandang wajah Mark dalam diam, memperhatikan seluruh inci wajah Mark yang menurut Nana sangat sempurna sampai-sampai Nana tidak sadar bahwa dia menipiskan jaraknya antara Mark untuk melihat lebih dekat pahatan sempurna itu dan menurut Nana Mark itu seperti bayi ketika dia sedang tidur, hal itu pun membuat Nana tersenyum lebar melihat wajahnya
"apakah aku begitu tampan sehingga membuat dirimu terpesona begitu" kata Mark dengan suara serak bangun tidurnya yang masih menutup matanya
membuat Nana terkejut dan langsung saja mundur kebelakang sehingga dirinya jatuh dari tempat tidur, membuat Nana meraung kesakitan
Mark yang melihat itu pun langsung saja bangun dan membantu Nana berdiri
"kamu baik-baik saja" ucap Mark dengan nada khawatir dan dijawab dengan anggukkan kepala cepat dari Nana karena dia malu, hal itu pun membuat Mark tersenyum karena tingkahnya
"kenapa aku bisa dikamar??? dan dimana Mia???" tanya Nana bingung
"Mia ada di kamarnya dan aku yang membawamu kesini" jawab Mark
"hmmm baiklah... sekarang jam berapa??" tanya Nana lagi mencoba mengalihkan pembicaraan sambil melihat sekitar mencari jam
"hampir jam 5 sore" ucap Mark menjawab pertanyaan Nana "kamu bisa mandi menyegarkan diri di sana terlebih dahulu dan aku akan membangunkan Mia" sambung Mark lagi dan menunjuk kearah pintu di sebelah kiri Nana
"baiklah" jawab Nana dan langsung berlari ke dalam kamar mandi tersebut dikarenakan Nana masih malu dengan hal yang terjadi tadi sampai-sampai dia lupa sesuatu yang penting (dan apakah itu???)
Mark yang melihat Nana berlari menuju kamar mandi dengan cepat tersebut pun hanya menggeleng-gelengkan kepalanya sambil tertawa gemas karena tingkahnya
setelah itu Mark pun keluar dari kamar dan pergi ke kamar nya Mia untuk membangunkan Mia
"Mia ayo bangun, sekarang sudah sangat sore" ucap Mark mencoba membangunkan Mia dengan mengelus-elus kepala Mia
"kak Mark??" Mia pun mencoba bangun sambil mengucek matanya pelan
"mandilah terlebih dahulu okay?? ucap Mark lagi dan dijawab anggukkan kepala dari Mia
"kak Nana dimana kak??" tanya Mia lagi yang melihat Nana tidak ada di sana ketika dia bangun
"kak Nana sedang mandi, jadi Mia juga harus cepat mandi okay"
"baiklah" jawab Mia dan langsung saja melangkahkan kakinya ke kamar mandi
πππ
setelah selesai mandi Nana pun baru ingat bahwa dia tidak membawa pakaian ganti
"astaga!!! bagaimana ini aku lupa membawa pakaian ganti" gumam Nana frustasi
Nana pun memakai baju mandi yang tersedia di sana dan mencoba membuat sedikit pintu kamar mandi tersebut untuk melihat-lihat sekitar apakah di sana ada Mark atau tidak
setelah merasa tidak ada siapa pun Nana pun langsung saja keluar dari sana mencoba berlari kecil menuju kearah lemari pakaian Mark untuk mencari baju yang cocok untuknya
tetapi baru saja Nana keluar dari kamar mandi tiba-tiba saja pintu kamar itu terbuka dan di sana terpampang lah Mark yang baru saja masuk ke kamarnya
πππ
bersambung~~~
terima kasih karena telah membaca novel ini
jangan lupa like komen dan vote yahhh
love u all~~~
πππ