
"kalian semua ikut dengan ku!!" perintah Rama yang menatap kearah Ben, Andy, Sasu, Anna, Malli, dan mereka pun meninggalkan Andre sendirian dikarenakan memang Andre dan Rama masih belum saling mengenal dan bertemu
mereka semua pun langsung saja menurut perkataan dari Rama dan membuntuti nya dari belakang seperti anak ayam yang mengikuti induknya
sesampainya mereka di taman belakang sekolah, Rama langsung saja membalikkan badannya menatap mereka semua yang sedang menundukkan kepala mereka tidak berani menatap Rama
"katakan padaku dengan jujur, ada apa dengan mereka berdua" tanya Rama dengan nada yang mengintimidasi nya membuat semua yang ada di sana diam tidak berani menjawab
mereka pun saling menyenggol lengan satu sama lain untuk memberikan tanggung jawab siapa yang akan menjawab pertanyaan dari Rama itu
"i.itu... kak Rama... hmm" ucap Anna yang memberanikan diri untuk menjawab tetapi masih ragu
"itu apa?" ucap Rama tidak sabar
"sebenarnyamerekasedangbertengkar" ujar Malli dengan cepat
sedangkan Rama yang mendapat jawaban cepat seperti itu pun hanya menghela nafasnya panjang "katakanlah dengan pelan aku tidak akan memarahi kalian"
mendengar bahwa Rama tidak akan memarahi mereka pun membuat semuanya mengangkat kepala mereka cepat dengan wajah berbinar
"baiklah sekarang jelaskan" ucap Rama dan mereka semua pun mulai menjelaskan awal kejadian tersebut dari awal sampai akhir dengan rinci dan jelas
πππ
saat ini Nana sedang mencari keberadaan Mark dengan membawa buku pelajaran nya untuk mengajak Mark kembali mengenakan tugas mereka pun mulai melangkahkan kakinya ke segala penjuru sekolah
sampai matanya mendapati dua pasang murid yang saat ini sedang terlihat sangat berdekatan
ketika Nana melangkahkan kakinya mendekati kedua pasangan tadi dan betapa terkejutnya Nana karena salah satu sosok dari pasangan tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Mark
saat ini Mark terlihat sedang mengukung seorang siswi dengan kedua tangannya masing-masing berada di sebelah kepala siswi tersebut. wajah Mark pun mulai mendekati siswi tersebut sehingga jarak mereka saat ini sangat dekat sehingga terlihat seperti mereka akan berciuman
Nana yang melihat adegan itu pun merasa sakit dan sesak di dadanya tidak ingin melihat adegan selanjutnya itu, Nana pun langsung saja menjatuhkan buku yang memang sedang di bawanya tadi lalu mulai melangkahkan kaki kecilnya berlari tanpa tau arah
sedangkan Mark yang telah selesai degan urusannya pun mulai melangkahkan kakinya meninggalkan siswi tadi termenung di tempatnya
berpikir bahwa Nana pasti melihat kejadian tadi dan salah paham pun langsung saja membuat Mark mengambil buku tersebut lalu mulai mencari Nana di penjuru sekolah
πππ
Nana yang saat ini sedang berlari tanpa tau arah dengan air mata yang sudah mengalir pun tidak menyadari bahwa di depannya sekarang ada seseorang sehingga Nana pun langsung saja menabrak orang tersebut
"maaf" ucap Nana seraya menunduk
"Nana?? ada apa dengan mu??" ucap seseorang tersebut yang tidak lain dan tidak bukan adalah Andre dengan nada khawatir nya di karenakan melihat keadaan Nana yang saat ini sedang berlinang air mata
Nana yang mendengar suara Andre pun langsung saja mengangkat wajahnya menatap Andre "d.dia..." ucap Nana di sela-sela isakkan nya
"dirimu kenapa??? katakan padaku?? hmm??" ucap Andre menenangkan seraya mengelus kepala Nana lembut
melihat Nana yang masih tidak mau menceritakan pun membuat Andre menghela nafas nya pelan
"tidak apa-apa kalau gak mau cerita, tapi jangan menangis dong. nanti cantiknya hilang" ujar Andre lalu mulai menundukkan kepalanya supaya sejajar dengan wajah nana lalu mulai menghapus jejak air mata yang berada di pipi chubby Nana
tetapi kejadian itu tidak berlangsung lama di karenakan tangan Nana yang tiba-tiba saja di tarik oleh seseorang
πππ
...Bersambung ~~~...
...terima kasih karena telah membaca novel ini...
...jangan lupa untuk like komen dan vote yahhh ...
...sampai ketemu di episode selanjutnya...
...love u all ~~~...
πππ