Me And My Enemy

Me And My Enemy
Bab 50 Pulang



Mark yang melihat persetujuan Nana pun langsung saja berdiri dan memeluk Nana erat serta selalu membisikkan kata aku mencintaimu di telinga Nana untuk mengungkapkan betapa bahagianya Mark saat ini


"terimakasih karena telah datang ke dalam hidupku" ucap Mark seraya memandang Nana, mengecup dahi Nana pelan


lalu mulai turun kebawah menuju hidung, lalu kedua pipi chubby Nana dan berakhir di bibir Nana


Mark mengecup pelan bibir kissable Nana berkali-kali dan dengan perlahan Mark mulai mencium bibir Nana, m*lumatnya pelan di ikuti dengan Mark yang menggigit kecil bibir Nana


Nana yang merasakan ciuman itu pun hanya mengalungkan tangannya pada leher Mark dan membalas ciumannya


merasakan Nana membalas ciumannya pun membuat Mark menyeringai di balik ciumannya lalu mulai memegang tengkuk Nana, Mark pun mulai kembali mencium bibir Nana dengan cepat dan memperdalam ciumannya sehingga membuat Nana semakin terhanyut ke dalam ciuman tersebut


tidak hanya bibir mereka saja yang terpaut sekarang pun lidah Mark juga mulai beraksi menginvasi kedalam mulut Nana, mengajak lidah tersebut berdansa dengan lidahnya


setelah puas dengan ciumannya Mark pun melepas tautan bibirnya dari Nana, Mark menempelkan kening nya pada kening Nana sehingga hidung mereka berdua saling bersentuhan, nafas mereka berdua sama-sama memburu menatap langsung ke dalam mata masing-masing seakan memberitahukan sesuatu yang tidak bisa mereka ungkapkan melalui kata-kata


"aku mencintaimu princess" bisik Mark lagi seakan-akan tidak puas apabila hanya mengatakan nya satu kali saja


"aku tau, aku juga mencintaimu" balas Nana dengan senyuman nya sedangkan Mark yang mendengar kata-kata itu keluar dari mulut Nana pun tersenyum tulus kepada Nana


"ingin jalan-jalan sebentar??" tanya Mark dan di jawab anggukkan kecil oleh Nana


"baiklah ayo" ujar Mark lalu menggandeng tangan Nana membawanya mengelilingi keindahan taman tersebut


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


saat ini Mark telah memarkirkan mobilnya di halaman depan rumah Nana, setelah lama berkencan mereka berdua pun menetapkan pulang dan sekarang Mark mengantar Nana pulang


Mark melihat ke samping dan di sana Mark bisa melihat Nana yang sedang tertidur pulas mungkin karena lelah jalan-jalan tadi


tidak ingin menggangu waktu tidur Nana, Mark pun menggendong Nana ala bridal style dengan hati-hati supaya Nana tidak terbangun


sesampainya Mark di depan pintu Mark pun mengetuk pintu itu menggunakan tangan kanannya yang berada di belakang punggung Nana, Mark tidak menekan bel dikarenakan sudah menjangkaunya


setelah beberapa menit menunggu akhirnya pintu pun terbuka dan menampakkan Rama yang sedang memakai jubah mandi dengan rambut yang masih basah


"udah pulang??" tanya Rama kepada Mark seraya mempersilahkan Mark masuk


"belum" jawab Mark datar "yah udah tau ada di hadapan mu pastinya kami sudah pulang lah" sambung Mark pada Rama


"yaelah namanya juga basa-basi lah" jawab Rama tidak mau kalah sedangkan hanya di balas decak kan kecil oleh Mark


"gak perlu, Nana pacar gue jadi gue yang akan mengantar nya"


"cih pacar aja bangga, gue abangnya tau" sewot Rama


"ya iyalah calon istri gitu loh" ucap Mark dan langsung melangkahkan kakinya menuju ke kamar Nana meninggalkan Rama yang masih di ruang tamu melihat kelakuan Mark yang membuat Rama tersenyum kepada mereka


"kurasa aku telah menemukan pasangan yang cocok dan tepat untuk menjagamu setelah diriku princess" gumam Rama ketika dia sudah tidak melihat Mark lagi


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


di dalam kamar Nana, sekarang Mark sedang membaringkan Nana di kasur queen size nya, lalu Mark juga tidak lupa untuk memakaikan Nana selimut


"tidur yang nyenyak princess" ucap Mark lalu mencium kening Nana lembut "aku pulang dulu" sambungnya dengan tersenyum lalu mulai melangkahkan kakinya keluar kamar menuju ruang tamu


yang di sana telah ada Rama yang sedang duduk di sofa menonton TV dengan masih menggunakan jubah mandinya


"bro gue pulang dulu" ujar Mark ketika telah berada di dekat Rama


"gak mau santai dulu??" tanya Rama


"gak soalnya gue udah capek" ucap Mark lalu melangkahkan kakinya untuk menuju pintu depan dan diikuti oleh Rama yang mengantarnya sampai pintu


"okay hati-hati"


"hm. bye" ujar Mark dan mulai melajukan mobilnya keluar halaman rumah Nana dan menuju rumahnya


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


bersambung ~~~


terima kasih karena telah membaca novel ini


jangan lupa untuk like komen dan vote yahhh


sampai ketemu di episode selanjutnya


love u all~~~


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ