Me And My Enemy

Me And My Enemy
Bab 12 Pantai



πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


sesampainya di kamar hotel Nana Anna dan Malli pun langsung saja membereskan barang-barang mereka dan mandi bergantian serta mereka juga menghabiskan malam mereka dengan bercerita dan bercanda tawa sampai mereka semua tertidur


~Time Skip~


pagi pun datang dan membuat mereka bertiga bangun lalu membereskan barang mereka dan mandi lalu setelahnya mereka turun ke bawah untuk sarapan bersama murid lainnya


"Nana Anna Malli di sini" ucap Sasu semangat sambil melambaikan tangannya kepada mereka bertiga


setelah mengambil makanan mereka Nana Anna dan Malli pun langsung menuju ke meja Mark dan teman-temannya


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


setelah selesai makan mereka semua pun langsung bersiap dan langsung menuju ke bus mereka untuk melanjutkan perjalanan karya wisata mereka kembali dan kali ini tujuan mereka adalah pantai


setelah sampainya di pantai mereka pun langsung saja keluar dari bus dan melangkah menuju pinggir pantai


"Nana Malli ayo cepatlah!!! aku sudah gak sabar lagi" ucap Anna penuh semangat dan berlari menuju pinggir pantai, yang diikuti oleh Nana dan Malli tidak lupa juga ada Mark Sasu Andy dan Ben yang berada di belakang mereka


"bagaimana kalau kita berenang?" tanya Malli kepada mereka semua


"berenang??? okayy" jawab Sasu


"kalau begitu kalian ganti baju lah terlebih dahulu" ucap Ben dan mereka semua pun mengangguk dan langsung saja menuju ke tempat berganti pakaian


"cantik" gumam Mark yang melihat Nana baru saja keluar dari ruang ganti dan memakai pakaian santai pantai, Nana tidak menggunakan pakaian renang karena Nana tidak bisa berenang oleh sebab itu Nana tidak ikut bersama yang lainnya berenang


"ekhm jangan di lihat terus... langsung aja deketin" ucap Andy yang menggoda Mark


"bener banget tuh kan enak kalau cepat jadian aku bisa makan gratis sepuasnya" sambung Sasu menambahkan sambil membayangkan dia makan gratis dari pajak jadian nya Mark dan Nana


"makanya jangan main main aja.... pakai acara jadi musuh lagi" kata Ben pada Mark mencoba membuat Mark menjadi kesal


"ck kalian berisik amat sih kayak emak emak lagi ngegosip aja" ucap Mark pada sahabat-sahabatnya "mengganggu orang aja yang lagi liat bidadari cantik"


setelah itu mereka pun pulai berenang dan bermain bersama dengan ceria serta senangnya sampai mereka kelelahan


Mark yang sedang asik memandangi Nana yang bermain dan tersenyum senang bersama sahabat-sahabat nya pun mencoba merekam video Nana tersebut sebagai kenang-kenangan


setelah puas merekam Mark pun langsung mencoba menghampiri Nana yang mulai kelelahan karena berlarian bersama Anna dan Malli


"capek?? minumlah" ucap Mark sambil menyerahkan sebuah kaleng minuman dingin kepada Nana


"terima kasih" balas Nana sambil tersenyum senang kepada Mark dan mengambil minuman yang diberikan Mark tadi


"cuma Nana aja yang di kasih minuman??" tanya Anna kepada Mark


"iya benar!! kan kita haus juga" sambung Malli juga


"kalian punya kaki ambil aja sendiri! emangnya gue pembantu kalian apa?!" ucap Mark dengan garangnya dan langsung saja menggandeng tangan Nana untuk pergi dari Anna dan Malli


"Mark... kita mau kemana??" ucap Nana bingung di karenakan Mark yang menyeretnya tanpa tujuan


"entahlah yang penting menjauh dari dua betina tadi" jawab Mark sembarangan dan hal tersebut pun sontak membuat Nana tertawa kecil mendengarnya


Mark yang mendengar tertawa Nana pun langsung saja berbalik menghadap Nana dan hal tersebut pun membuat Nana yang masih berjalan menabrak dada bidang Mark


"owwwhh" ucap Nana yang menabrak dadanya Mark


Nana yang penasaran kenapa Mark tiba-tiba berhenti pun mendongak kan kepalanya keatas dan betapa terkejutnya Nana yang melihat jarak antara mereka sangat dekat


sontak saja hal tersebut membuat pipi Nana menjadi merah merona dan debaran jantungnya pun tidak bisa terkontrol lagi


mereka berdua sama sama tenggelam dalam keindahan mata masing-masing


sampai beberapa menit kemudian barulah mereka memutuskan kontak mata mereka karena sadar dengan apa yang telah mereka perbuat


"ekhm...aku lapar jadi ambilkan aku makanan" ucap Mark tiba-tiba mencoba mengalihkan pembicaraan


"ihh ini anak mulai lagi deh, bukannya tadi baik baik aja kenapa tiba-tiba muncul lagi sifat premannya!!!" gumam Nana dalam hatinya kesal


"aku mau mie ayam gak pakai telur gak pakai pangsit juga lalu sayurnya dikit aja ayamnya banyakin yahh" ucap Mark dengan entengnya


"ahhh jangan lupa juga minumnya aku mau es kelapa tapi kelapanya harus yang benar benar muda yahh dan juga jangan di kasih gula" sambung Mark lagi membuat Nana bengong karena pesanan Mark yang banyak maunya


"baiklah tunggu lah di meja sana" ucap Nana lalu menunjuk meja yang kosong, Mark pun hanya mengangguk dan langsung pergi ke meja tersebut


setelah beberapa saat pesanan yang mereka pesan pun datang dan mereka memakan makanan mereka dalam diam sambil menikmati pemandangan pantai


"sudah selesai??" tanya Mark ketika melihat Nana yang telah menghabiskan makanan dan minumannya


"hmm sudah" kata Nana sambil mengangguk


"baiklah.... mau ikut jalan-jalan??" tanya Mark lagi dan langsung di jawab dengan anggukkan kepala yang bersemangat oleh Nana


mereka berdua pun berjalan di sisi pantai sambil mengobrol bercanda dan bermain bersama, saling mengejek satu sama lain dan bahkan saling bertengkar lagi, tetapi hal tersebut membuat mereka senang sampai mereka berdua tidak menyadari bahwa langit sudah hampir terbenam


"ini sudah hampir sore ayo kita kembali" ucap Nana yang telah melihat langit berubah warna


"tunggu sebentar!!" ucap Mark mencoba menahan tangan Nana yang ingin beranjak dari sana. Nana yang bingung pun hanya menatap Mark dengan tatapan bertanya dan Mark yang melihat tatapan itu pun hanya tersenyum kepada Nana


mata Mark mencari cari seseorang yang berada di dekatnya


"ehh Lo anak yang pakai kacamata coba ke sini" ucap Mark kepada seorang murid yang tidak jauh dari tempat mereka berdua


"i.iya a.ada apa Mark" ucap murid tersebut gugup karena takut pada Mark


"tolong foto kami berdua" ucap Mark lagi sambil menyerahkan kameranya pada murid tersebut dan di jawab anggukkan dari murid tersebut


murid tersebut pun membidikkan lensa kameranya pada Nana dan Mark


murid tersebut pun mulai menghitung


1


2


3


tetapi tiba-tiba saja Mark memeluk pinggang Nana yang ada di sampingnya mengarah kepadanya dan membuat jarak mereka tidak ada sama sekali


mereka berdua saling bertatapan dengan jarak yang sangat tipis, dan momen tersebut pun terfoto ke dalam kamera tadi


Mark dan Nana yang berpelukkan diiringi dengan background senja yang cantik memantulkan cahayanya kepada Mark dan Nana


Nana yang masih terkejut akan hal yang baru saja terjadi tadi pun hanya diam membeku di tempat mencoba untuk menetralisir detak jantungnya yang kembali menjadi liar dan Mark yang melihat raut wajah Nana pun hanya tersenyum senang


"i.ini k.kameranya" ucap murid tersebut, menyerahkan kembali kamera Mark dan membuat Nana tersadar akan keterkejutan nya dan langsung mendorong Mark menjauh, mencoba menyembunyikan rona merah yang muncul di pipinya


"hn baiklah terima kasih" ucap Mark kepada murid itu dan langsung saja murid tersebut pergi dari sana


Mark yang sedang melihat hasil jepretan foto tadi pun tersenyum puas karena hasilnya yang sangat bagus dan indah menurutnya


"kurasa kita harus segera kembali" ucap Nana yang masih sedikit merona karena kejadian tadi


"baiklah" jawab Mark dan langsung menggandeng tangan Nana menuju tempat sahabat sahabat mereka berkumpul


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


Bersambung~~~


jangan lupa like, komen, dan vote yahhh


sampai ketemu di episode selanjutnya


love you~~~


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ