
💜💜💜
"silahkan perkenalan dirimu" ujar guru itu pun mempersilahkan murid baru tersebut memperkenalkan dirinya
“hai semua perkenalkan nama aku Andre Triady panggil aja Andre… semoga kita bisa berteman” katanya sambil tersenyum
“baiklah kalau begitu hmmm... Ben, Nana bisakah kalian bertukar tempat duduk?? " ucap guru tersebut
"baik Bu" sahut mereka berdua bersamaan
Ben yang berpindah duduk di samping Mark yang berada di barisan ke 4 sebelah kiri sedangkan Nana berpindah di bangku tengah barisan ke 3 bertepatan di belakang Andy dan Sasu yang berada di barisan tengah
sedangkan Mark yang merasa menjauh dari Nana pun hanya mendengus kesal, padahal Nana dan Mark hanya terhalang oleh satu bangku saja
"hai bro kangen padaku" goda Ben dengan menaik turunkan alisnya setelah dia sampai di samping Mark
"ck siapa juga yang mau kangen sama Lo" sinis Mark menjawab
"awww hatiku sakit" akting Ben berpura-pura seperti tertembak di bagian dadanya sedangkan Mark yang melihat kejadian itu hanya mendengus dingin lalu kemudian kembali menatap Nana
"Andre silahkan duduk di samping Nana. Nana yang barusan pindah tadi” kata guru tersebut dan Nana mengangkat tangannya lalu Andre mendekati kearah Nana dan duduk di samping Nana lalu guru pun memulai pelajarannya
“hai aku Andre… semoga kita bisa berteman” kata Andre dan mengulurkan tangannya untuk bersalaman dangan Nana.. dan Nana pun dengan senang hati membalas salaman andre
“hai aku Nana… semoga kita bisa berteman” balas Nana sambil tersenyum lalu mereka pun melanjutkan berbincang sekaligus memperhatikan pelajaran dan tidak mengetahui bahwa di belakang mereka kalau Mark sedang menatap meraka dengan rasa cemburu kesal dan lain sebagainya
"Mark hati-hati itu mata bisa keluar, lagi lihatin apa sih??" ucap Ben penasaran di karenakan Mark saat ini terus saja melihat ke satu arah dan tidak memperdulikan pelajaran yang sedang berlangsung
Ben pun ikut mengarahkan pendanaannya ke arah pandangan Mark tadi dan di sana Ben bisa melihat bahwa yang di tatap Mark sekarang adalah Nana dan Andre
"wow hati-hati itu ketahuan jangan di lihatin terus"ucap Ben mengejek " kenapa gak nyatakan saja langsung ke Nana gak perlu pakai acara nge bully juga kali nanti kalau keduluan dari orang lain gimana baru tau rasa Lo" nasihat Ben panjang lebar dan langsung saja di hadiahkan tatapan tajam dan mematikan dari Mark
"terserah!!! urus saja urusanmu sendiri" ucap Mark cuek dan dingin
lalu matanya pun kembali menatap kearah Nana dan Andre dengan tatapan cemburunya yang sudah sampai ke ubun-ubun itu
"berani sekali dia dekat dengan princess ku!!!" batin Mark kesal
"awas aja nanti kalau dia dekat-dekat lagi dengan Nana" sambung Mark yang masih dengan tatapan tajamnya kearah Andre seperti akan membakar Andre dengan matanya saat itu juga
"princess... tunggulah hukuman mu karena telah membuat ku cemburu" seringai Mark ketika memikirkan berbagai cara untuk menghukum Nana nantinya
"ada apa dengan senyuman mesum mu itu" ucap Ben tiba-tiba dengan tertawa geli nya membuat Mark kembali ke alam sadarnya, menghancurkan semua fantasi merk tadi
"bukan urusanmu" jawab Mark dan langsung saja mengalihkan pandangannya ke segala arah untuk menyembunyikan rasa malunya karena ketahuan sedang memikirkan hal yang tidak-tidak
💜💜💜
Bersambung ~~~
terima kasih karena telah membaca novel ini
jangan lupa untuk like komen dan vote yahhh
sampai ketemu di episode selanjutnya
love u all ~~~
💜💜💜