Me And My Enemy

Me And My Enemy
Bab 20 Sekamar



setelah berpakaian Mark pun langsung saja menuju meja makan dan di sana Mark bisa melihat Nana dan Mia yang sedang menunggunya untuk makan bersama


"kak Mark cepat!!! Mia sudah sangat lapar!!" ucap Mia ketika melihat Mark yang sedang berjalan kearah mereka


"iya sabar..." jawab Mark lalu mendudukkan dirinya di samping Nana sedangkan Mia ada di depan meja mereka "nah ayo kita makan" dan mereka bertiga pun melakukan acara makan mereka dengan sedikit mengobrol dan bercanda tawa


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


sekarang waktu telah menunjukkan pukul 07.00 malam dan tiga orang yang masih asik dengan tontonan mereka pun tidak menyadari bahwa malam pun sudah tiba


"kurasa aku harus pulang sekarang" ucap Nana yang melihat waktu sudah malam


"kak Nana menginap lah di sini" kata Mia dengan mata besarnya yang imut itu membuat Nana merasa tidak enak


"iya benar menginap lah di sini, sekarang sudah malam dan tidak baik cewek keluar malam-malam begini sendirian" ucap Mark menambahkan


"baiklah" jawab Nana dengan bujukan kedua orang tersebut "tapi aku tidak membawa pakaian sekolah untuk besok"


"tenang saja pagi-pagi besok sebelum berangkat kita mampir ke rumah mu terlebih dahulu baru kemudian berangkat ke sekolah" ucap Mark lagi


"okay aku akan menginap" ucap Nana kemudian yang direspon dengan teriakan bahagia dari Mia dan senyuman tipis dari Mark


mereka bertiga pun melanjutkan menonton tv, setelah hampir 1 jam mereka menonton tv tepatnya pada jam 07.55 malam


"Mia sekarang waktunya tidur" ucap Mark yang menyadari bahwa sekarang hampir jam 8 malam


"baiklah.... kak Nana bantu Mia untuk tidur yah?" ucap Mia yang memang mulai sedikit mengantuk


"hmmm baiklah... ayo kita ke kamarmu" jawab Nana dan langsung menggendong Mia menuju kamarnya


setelah sampai di kamar Nana pun langsung saja membaringkan Mia di kasur empuknya


"kak Nana bacakan dongen untuk Mia yahh"


"Mia mau di ceritakan dongeng apa??" tanya Nana yang berada duduk di samping kasur Mia mengelus-elus kepala Mia lembut untuk membuatnya cepat tidur


"dongeng putri tidur!!!" ucap Nana semangat


"baiklah kalau begitu, berbaringlah yang benar supaya kak Nana menceritakan nya"


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


selagi bercerita, ketika Nana sudah merasakan bahwa Mia telah tidur, Nana pun membenarkan posisi tidur Mia dan menarik selimutnya menutupinya sampai dada Mia setelah itu Nana juga tidak lupa mengecup kening Mia


"selamat tidur sayang" bisik Mia lembut dan mematikan lampu utama lalu Nana pun keluar dari kamar Mia


sesaat Nana keluar dari kamar Mia, Nana pun di kejutkan oleh sosok Mark yang sedang berdiri menyenderkan punggungnya ke dinding seperti sedang menunggu seseorang


"Mia sudah tidur??" tanya Mark pada Nana


"iya sudah"


"hn. ayo aku akan tunjukkan kamarmu" ucap Mark dan langsung menarik tangan Nana menuju sebuah kamar


sesampainya dikamar Nana pun menjadi bingung di karenakan kamar yang di tunjukkan Mark adalah kamarnya Mark sendiri


"kau akan tidur disini"


"lalu dirimu bagaimana??" tanya Nana lagi penasaran


"aku juga akan tidur disini" jawab Mark dengan seringai seksinya


Nana yang mendengar ucapan itu pun terkejut


"disini??? berdua???" tanya Nana lagi


"tentu saja"


"aku gak mau!!! disini kan mansion yang besar masa gak ada kamar tamu sih!!"


"tentu saja ada tapi kamu akan tetap tidur disini" tegas Mark


"kalau gitu kamu aja yang pindah sana ke kamar tamu"


"ck ini kamarku kenapa aku harus pindah"


"kalau gitu aku aja yang ke kamar tamu" ucap Nana lagi dan ingin melangkahkan kakinya pergi tetapi terlebih dahulu di cekal oleh Mark


"tidak ada penolakan!!! kamu tidur disini dengan ku!!!" perintah Mark dan langsung saja menarik Nana menuju kasur king size nya


"diam lah dan tidur" ucap Mark lagi yang mencoba membaringkan Nana di tempat tidur itu lalu menarik selimut untuknya


Nana yang di perlakukan seperti anak kecil pun hanya diam memanyunkan bibir nya dan menuruti semua perintah dari Mark saja


"kenapa tuh bibir?? mau minta di cium??" kata Mark tiba-tiba dengan seringai andalan nya


Nana yang mendengar ucapan Mark pun langsung saja menyembunyikan wajah nya yang telah merona di balik selimut


sedangkan Mark yang melihat tingkah Nana yang imut tersebut hanya tertawa kecil


karena memang sudah mengantuk Mark pun berjalan menuju ranjang sebelah kiri nya dan membaringkan tubuhnya di kasur yang empuk itu


Nana yang merasakan ada pergerakkan di sampingnya pun tiba-tiba terduduk dan menatap ke samping di sana sudah ada Mark


yang berbaring di sebelah kasur yang berlawanan dengannya


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


bersambung~~~


Terima kasih karena telah membaca novel ini


jangan lupa like komen dan vote yahhh


love u all~~


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ