Me And My Enemy

Me And My Enemy
Bab 31 kakak?!!



"kenapa mereka naik keatas bersama!! dan kenapa juga ayah dan ibunya Nana membiarkan pria tersebut masuk begitu saja!!! apakah mereka telah merestui hubungan mereka?!!! tidak!!! itu tidak boleh terjadi!!" pikir Mark yang sedang kalut dan terus saja menatap kearah kepergian Nana dan Rama tadi


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


pagi pun tiba dan sekarang Mark sedang berada di dalam mobilnya melaju ke rumah Nana untuk menjemputnya


tetapi sesampainya di depan rumah Nana, Mark bisa melihat bahwa di depan nya sudah terparkir mobil dan di sana juga Mark dapat melihat seseorang di samping mobil tersebut yang tidak lain dan tidak bukan adalah Rama


Mark juga melihat Nana yang keluar rumah lalu menuju ke mobil Rama, sedangkan Rama membukakan pintu mobil untuk Nana lalu mengikuti masuk ke dalam dan mulai melajukan mobil mereka


sedangkan Mark yang melihat adegan itu pun hanya diam dengan tangan nya yang mengepal erat setir mobilnya


"si*lan!!!!" teriak Mark frustasi lalu mulai melajukan mobilnya juga menuju ke sekolah atau lebih tepatnya membuntuti mobil Rama dan Nana dari belakang


sesampainya Nana di sekolah, Nana pun langsung saja melangkahkan kakinya menuju ke loker miliknya


setibanya dia di sana, Nana dapat melihat bahwa Anna dan Malli sedang berada di dekat lokernya sedang mengobrol ria


"sedang apa disini??" tanya Nana pada keduanya


"mau tau aja atau mau tau banget???" jawab Anna menggoda Nana


"ihh dasar deh gini amat sih punya teman" cemberut Nana seraya memanyunkan bibirnya


"pastinya kami sedang menunggu mu Nana sayang" jawab Malli sambil menaik turunkan alisnya


"gak biasa nya kalian datang pagi banget" ucap Nana selagi mengembik barang-barang yang dia perlukan di dalam loker


"yahhh kan kita kangen sama dirimu makanya kami datang cepat" jawab Anna asal sedang kan Nana hanya menatap Nana dengan tatapan tidak percaya nya


"apa dirimu tau kalau hari ini ada pertandingan basket??" tanya Malli pada Nana


"basket??? aku gak tau tuh"


"benarkah?? padahal aku dengar-dengar kalau Hubb kesayangan mu itu akan ikut bertanding juga" jelas Malli lagi


"beneran??!!! tapi Hubb gak bilang apa-apa tuh tadi pagi" ucap Nana bingung


"dari informasi yang aku dapat sih begitu"


"dan mereka akan bertanding setelah pulang sekolah!!! pastinya akan ada banyak cowok ganteng nanti di sana" ucap Anna senang


"kalau begitu ayo kita menonton nya!!! aku nanti akan mendukung Hubb" ucap Nana "aku sudah selesai ayo kita ke kelas" sambung Nana seraya mulai berjalan melangkah menuju kelas mereka


tetapi sebelum Nana bisa melangkahkan kakinya tiba-tiba saja tangannya di tarik ke arah belakang sehingga Nana menabrak dada bidang seseorang


"aww" Nana yang merasa kepalanya seperti menabrak dinding pun hanya meringis sakit


dan langsung saja Nana melihat ke atas untuk mengetahui siapa yang berani sekali menarik nya


"Mark!!! apa-apaan sih kenapa tiba-tiba menarik ku??!" ucap Nana ketika mengetahui yang sedang menarik nya tadi adalah Mark


sedangkan Mark yang di tanya pun hanya mengabaikan pertanyaan dari Nana


"dirimu hari ini harus mendukung ku ketika aku bermain basket nanti!!" perintah Mark pada Nana


"tidak!!! aku akan mendukung Hubb!!!" protes Nana tidak setuju


"harus!! dan ini adalah perintah!!" ucap Mark mutlak


"tap--"


"mana tugas ku yang kemarin" potong Mark cepat sebelum Nana bisa menyelesaikan protesnya


"tapi a--" ucapan Nana terpotong lagi karena Nana melihat wajah Mark yang sepertinya sangat tidak ingin menerima penolakan dari Nana lagi


Nana yang tidak bisa menolak pun hanya bisa pasrah lalu mulai membuka tasnya untuk mengambil tugas Mark yang telah dia kerjakan


"ini" ucap Nana menyerahkan buku Mark


"hn" ucap Mark setelah mengambil bukunya lalu langsung saja melangkah pergi tanpa ucapan sama sekali


"dasar preman" gumam Nana kesal pada Mark


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


sekarang ini Nana, Anna dan Malli sedang berada di lapangan basket untuk menonton pertandingan basket yang akan di mulai beberapa menit lagi


"Hubb ada dimana yahh??" gumam Nana pelan tetapi masih bisa di dengar oleh Anna dan Malli yang berada di sampingnya


"itu di sana Hubb kesayangan mu baru saja keluar dari ruang ganti" tunjuk Anna ke arah Rama yang sedang berjalan menuju ke tengah lapangan


"woww Hubb mu keren juga" puji Malli pada Rama yang terlihat sangat keren memakai baju basket nya


"pastinya dong Hubb ku memang selalu keren" jawab Nana bangga


"lihat!! di belakang Hubb mu ada Mark!! wow memang selalu keren 11 12 sama Rama" puji Anna lagi


"kamu akan mendukung Mark??" tanya Malli pada Nana


"gak aku akan tetap mendukung Hubb!!" jawab Nana mantap


"baiklah.... kalau begitu"


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


pertandingan basket pun dimulai Rama dan Mark berada di tim yang berbeda saat ini skor mereka sama yaitu 3 : 3


sedangkan Nana yang sedang berada di bangku penonton seraya meneriakkan nama Rama untuk mendukung nya pun membuat Mark berdecak kesal karena Nana tidak mendukungnya dan malah mendukung Rama


sedangkan banyak sekali murid cewek yang mendukung dan meneriakkan nama Mark tetapi Nana malah tidak meneriakkan nya


masih mendengar Nana meneriakkan nama Rama pun membuat Mark menatap tajam kearah Nana seakan memberi tanda peringatan untuk mendukung nya dan bukan Rama


Nana yang merasakan di tatap seperti itu pun hanya mencoba mengabaikan tatapan tersebut dan mencoba mengalihkan pandangannya kepada Rama yang sedang menggiring bola menuju ring basket, hal itu pun membuat Nana semakin menyoraki nama Rama untuk menyemangati nya dan berhasil Rama pun membuat gol untuk tim nya


setelah berhasil memasukkan bola ke dalam ring tersebut Rama pun langsung saja memberikan ciuman di udara kepada Nana seraya mengedipkan sebelah matanya


Mark yang melihat adegan itu pun menjadi sangat kesal dan marah, merasa cemburu dan tersaingi sehingga membuat Mark menjadi tidak fokus dalam permainan selanjutnya sehingga membuat teman satu tim sekaligus sahabatnya itu menasehati Mark kalau sebentar lagi mereka akan segera kalah kalau Mark masih saja tidak fokus


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


pertandingan pun berakhir skor adalah 4:5 dan tim Mark yang memenangi pertandingan tersebut


"permainan yang bagus" ucap Rama ramah kepada Mark "selamat atas kemenangan tim kalian" sambung Rama lagi dan hanya di jawab anggukkan kepala oleh Mark karena sekarang ini Mark sangat tidak mood mengobrol apalagi kalau Rama itu sudah dia anggap sebagai saingan berat cintanya


para fans girl nya Mark pun menuruni podium menuju kearah tim Mark yang telah selesai bermain atau lebih tepatnya menuju kearah Mark dan memberikannya berbagai minuman energi kepada mark


sedangkan Nana juga ikut menuruni tangga menuju kearah Rama dan memberikan nya sebotol air


"meskipun kalah tetapi di mataku hanya Hubb yang terhebat" ucap Nana sambil mengacungkan jempolnya pada Rama


"benarkah?? kalau begitu aku akan berusaha lagi pada pertandingan selanjutnya" jawab Rama sambil tertawa gemas pada Nana


"tentu saja Hubb memang selalu yang terbaik" semangat Nana lalu mulai memeluk Rama dan Rama pun membalas pelukan dari Nana


sedangkan di sisi lain Mark yang melihat seluruh adegan tersebut pun geram dan marah, ketika Mark melihat Nana mulai memeluk erat Rama pun mulai membuat Mark habis kesabaran nya


sehingga Mark mendorong semua fansnya untuk menyingkir dari jalannya dan Mark mulai menuju kepada dua orang yang sedang berpelukkan ria tersebut


sesampainya Mark di belakang Nana, Mark langsung saja menarik kerah belakang Nana membuatnya melepaskan pelukan nya pada Rama


setelah dirasa pelukan Nana telah terlepas Mark pun langsung saja menyembunyikan tubuh Nana di belakang punggungnya


"menjauh lah dari pacar ku!!!" geram Mark dan mulai mengacungkan pukulannya kepada Rama, tetapi sebelum itu terjadi, tangan Mark di tahan oleh Nana


"apa yang akan dirimu lakukan pada kakakku??"


"ka-kakak!!!!"


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


Bersambung~~~


terima kasih karena telah membaca novel ini


jangan lupa untuk like komen dan vote yahhh


sampai ketemu di episode selanjutnya


love u all~~~


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ