
"hn" jawab Mark yang masih saja terus memerangkap tubuh Nana
"men.menjauhlah" lirih Nana lagi yang terlihat sudah mulai lelah mendorong badan Mark menjauh tetapi Mark tidak bergerak sedikit pun
"cium aku baru aku akan menjauh" ucap Mark dan langsung saja membuat Nana menatap Mark dengan mata lebarnya, tidak percaya dengan apa yang barusan di dengar oleh nya
πππ
"h.hah?!!" ucap Nana dengan keterkejutan nya dan juga meragukan pendengarannya Nana berharap bahwa yang barusan di dengarnya tersebut tidak benar
"aku bilang cium aku" ucap Mark mengulangi perkataan nya
"ti.tidak ma.mau!!!" kata Nana gugup dengan wajahnya yang semakin memerah
"kenapa?! bukankah tadi dirimu bilang ingin aku menjauhkan??? kalau begitu cium aku"
"tidak akan dan tidak mau!!!" ucap Nana dengan sedikit kesal, dia masih saja mencoba mendorong Mark menjauh dengan sisa tenaganya tetapi masih tidak berhasil
"baiklah kalau begitu, kita akan terus seperti ini sampai kamu mau menciumiku" lanjut Mark lagi sambil melebarkan seringainya dan hal tersebut pun membuat Nana melihat kearah Mark dengan wajah tidak percaya
πππ
beberapa menit telah berlalu dan disini masih ada Mark yang memerangkap tubuh Nana, Mark tidak bergerak sedikit pun dari sana, sedangkan Nana hanya diam dan pasrah melihat dirinya terkurung oleh tubuh Mark
"bagaimana??" tanya Mark lagi karena tidak sabar menunggu
"ba.baiklah a.aku akan me.menciummu" jawab Nana pasrah karena tidak bisa lepas dari jeratan Mark
Mark yang mendengar jawaban Nana pun mengembangkan senyumnya lebar "cepatlah aku menunggu"
"tu.tutup lah ma.matamu" lirih Nana gugup
"kenapa pakai acara tutup mata segala sih?!!" kata Mark dengan kesalnya karena sudah tidak sabar lagi
"tu.tutup saja apa susahnya sih" balas Nana lagi tidak kalah kesalnya
setelah melihat Mark yang telah menutup matanya pun Nana mulai mendekatkan wajahnya untuk mencoba mencium Mark, sesaat bibir Nana akan menyentuh bibir Mark sedikit lagi tetapi tiba-tiba saja
"kak Nana!!! kak Mark!!! kok lama banget sih kan Mia sudah sangat lapar" ucap Mia yang tiba-tiba saja masuk kamar dan membuka pintu, Mia pun menjadi bengong kerena melihat dua orang di depannya ini dengan pose canggung mereka
karena mendengar suara yang tiba-tiba muncul tersebut pun langsung saja Mark dan Nana sama-sama menjauh satu sama lain dengan wajah keduanya yang memerah
"kalian berdua sedang apa??" selidik Mia pada mereka
"ti.tidak ada kok" jawab Nana cepat "Mia sudah lapar kan??? ayo kita turun ke bawah dan menunggu kak Mark di meja makan" sambung Nana lagi dan langsung saja membawa Mia pergi menjauh dari kejadian yang menurutnya sangat memalukan tadi
"huft hampir saja first Kiss ku hilang" gumam Nana dalam hatinya
πππ
setelah kepergian Nana dan Mia Mark yang masih berada di kamar tersebut pun hanya tersenyum senang "hampir saja aku mendapatkannya" ucap Mark dengan seringai nakalnya , lalu segera saja Mark kembali ke kamarnya dan berganti baju dengan cepat dikarenakan Mark tidak mau diomeli oleh Mia lagi
πππ
Bersambung~~~
haiii semuanya!!! maaf episode kali ini cukup pendek yahh
terima kasih karena telah membaca novel ini
terima kasih juga kerena telah mendukung karya ini
jangan lupa like komen dan vote yahhh
love u all~~~
πππ