
Nana pun langsung berbalik dan membuat mereka berhadapan kini tangan Mark berada di samping tubuh Nana sekarang, dan memerangkap tubuh Nana yang terjepit di antara meja dapur dan Mark
wajah Mark sangat dekat dengan wajah Nana dan hal itu pun membuat jantung Nana berdetak dengan cepat dan liar
πππ
"m.mark??" kata Nana tersendat-sendat
"hmmm??" Mark pun semakin mendekatkan wajahnya ke arah Nana dan membuat jarak mereka tinggal beberapa senti saja
"m.men. menjauh lah se.sedikit dar.i ku" ucap Nana lagi dengan wajah yang sudah merah padam karena malu dan detak jantung Nana yang semakin tidak karuan karena ulah Mark
"ada apa dengan ku kenapa jantungku berdetak sangat kencang saat berada didekat Mark" ucap Nana dalam hatinya
"kamu manis" gumam Mark pelan tidak sadar
Nana yang mendengar kata itu pun langsung tersedak dari keterkejutan nya "apakah aku gak salah dengar?! dia bilang aku manis tadi?!!"
"kamu baik baik saja??" kata Mark panik dan langsung mengambilkan Nana segelas air
Nana pun langsung mengambil gelas tersebut dan langsung meminumnya, Nana bisa melihat mata Mark yang sangat khawatir dengan keadaan Nana
"bagaimana keadaanmu?? sudah lebih baik??"tanya Mark lagi ketika melihat Nana sudah menghabiskan minumnya dan Nana pun langsung mengangguk
"kamu bilang apa tadi??" tanya Nana yang masih penasaran dengan pendengarannya yang mengatakan bahwa dia manis
"bukan apa-apa... kamu sedang masak apa??" tanya Mark lagi mengalihkan pembicaraan "aku akan membantumu" dan Nana pun hanya mengangguk saja karena Nana masih merasa malu dan jantungnya juga masih saja berdebar dengan cepat
"aku akan memasak sup" ucap Nana lalu berbalik membelakangi Mark dan kembali pada kegiatan memasak nya
"akan aku bantu" dan mereka berdua pun memasak bersama
setelah selesai memasak mereka pun membawa makanan hasil masak kan mereka tadi ke meja makan dan memakan makanan itu bersama dalam diam
πππ
~Time Skip~
setelah makan Nana dan Mark pun duduk di sofa ruang tamu mereka berdua saling berbicara untuk mengetahui satu sama lainnya. dan Mark selalu saja membuat candaan kepada Nana dan terkadang juga Mark bertindak jahil dan mengerjai Nana dan terkadang juga mereka sedikit bertengkar sebentar dan langsung berbaikkan, hal itu pun membuat Nana tidak berhenti tersenyum
lain halnya dengan Mark yang merasa sangat bahagia karena dapat membuat Nana tersenyum karenanya
mereka berdua tenggelam dalam kenyamanan satu sama lain sehingga tidak menyadari waktu yang telah semakin larut dan diluar rumah hujan terus saja turun dan semakin deras lagi
"hmmm kurasa hujannya tidak akan berhenti malam ini" ucap Nana
"kurasa juga begitu"
"menginap lah di sini malam ini"
"baiklah"
"aku akan menunjukkan kamarmu"
dan mereka berdua pun berjalan bersama menuju sebuah kamar
"tidurlah disini" ucap Nana setelah masuk ke kamar tersebut diikuti dengan Mark yang ada di belakangnya
Nana pun berbalik badan dan terkejut dikarenakan jaraknya dan Mark yang sangat dekat.
Mark pun langsung memajukan tubuhnya lagi mendekati Nana dan hal itu membuat muka Nana memerah lagi, Mark pun yang melihatnya mencoba menahan tawanya dengan gemas
"baiklah terima kasih" jawab Mark
dan Nana pun langsung kembali ke dalam kamarnya dengan cepat meninggalkan Mark disana
"huft kurasa jantungku ingin meledak" ucap Nana setelah berada di dalam kamarnya dan mengelus-elus dadanya karena jantungnya masih saja berdetak dengan liar
"ada apa dengan ku hari ini, apakah aku mulai menyukainya??" ucap Nana lagi
"huh... sudahlah jangan terlalu dipikirkan"
setelah itu pun Nana langsung saja berganti pakainnya ke piyama dan bersiap untuk tidur dan dikamar lainnya pun Mark juga sedang bersiap-siap untuk tidur
mereka berdua pun sama-sama dengan cepat menuju alam mimpi mereka masing-masing karena merasa cukup lelah seharian ini
πππ
~Time Skip~
Nana terbangun kerena sinar matahari yang menyilaukan masuk kedalam kamarnya melalui celah-celah jendela
"hmmm tidur yang nyaman dan nyenyak" ucap Nana sambil menguap
"selamat pagi dunia" kata Nana lagi dengan cerianya setelah itu langsung saja Nana pergi ke kamar mandi bersiap untuk pergi ke sekolah
setelah siap Nana pun langsung menuju ke dapur menyiapkan makanan untuk dia dan Mark
"apakah dia masih belum bangun??" gumam Nana karena Mark masih belum keluar dari kamarnya
dan Nana pun langsung pergi membangunkan Mark karena apabila tidak di bangunkan sekarang kemungkinan mereka akan terlambat ke sekolah
"hmmm"
"Mark ayolah bangun!!! nanti kita akan terlambat ke sekolah!!" ucap Nana lagi sedikit berteriak
"kalau begitu bolos saja" ucap Mark dengan suara parau nya Dengan masih menutup matanya
"aku tidak bisa begitu! jadi cepatlah bangun" jawab Nana yang mencoba menarik tangan Mark supaya dia bangun
Mark yang merasa terganggu pun mencoba bangun dari tidur nyenyak nya
"kamu beneran sudah bangun kan??" ucap Nana dengan tertawa kecil karena melihat Mark dengan rambut yang sedikit berantakannya tetapi Mark masih saja tetap tampan
Mark pun mengangguk angguk kan kepalanya dengan mata yang masih setengah terbuka
Nana yang melihat itu pun merasa Mark sangat lucu seperti kelinci imut
"aku merasa dia terkadang menakutkan tetapi terkadang lucu juga" gumam Nana dalam hatinya
"pergilah ke kamar mandi, aku telah mencuci bajumu" kata Nana dan menyerahkan baju seragam Mark yang telah bersih
"hmmm terima kasih" jawab Mark dan mengambil bajunya lalu pergi ke kamar mandi untuk bersiap-siap
"aku akan menunggumu di meja makan" ucap Nana sedikit berteriak dikarenakan Mark yang telah berada di kamar mandi
πππ
setelah selesai bersiap Mark pun langsung keluar kamar dan menuju meja makan.
mereka berdua pun langsung menyantap sarapan mereka masing-masing dalam diam
"Mark ayolah cepat!!! kita hampir terlambat" teriak Nana dari luar pintu dikarenakan Mark yang masih saja belum keluar
"baiklah sebentar lagi!!!"
"ayo aku sudah siap" ucap Mark yang telah berada di samping nana siap untuk berangkat ke sekolah
mereka berdua pun mendekati motor Mark dan Mark pun mengambil helm nya lalu memasangkan nya kepada Nana secara hati-hati lalu Nana naik ke motor Mark dan mereka pun berangkat bersama
πππ
sesampainya di sekolah Mark pun langsung memarkirkan motornya di tempat parkir
banyak fan girl Mark yang berada di sana terdiam karena bad boy favorit mereka sedang membonceng seorang cewe
dan hal tersebut pun langsung saja mulai berbisik dan bergosip satu sama lain
Mark pun turun dari motornya dan membantu melepaskan helm yang di gunakan Nana
Nana yang merasakan tatapan tajam dan mengintimidasi dari fan girl nya Mark pun hanya terdiam di tempat
"apa yang kalian lihat" ucap Nana memberanikan diri
fan girl Mark pun hanya diam tidak berani menjawab dikarenakan Nana orangnya cukup tegas dan juga savage lalu di sana juga terdapat Mark jadi mereka cukup tau diri semakin tidak berani melawan
"wow wow wow lihat ada apa di sini?" kata Sasu tiba-tiba berada di sana
"aku tidak percaya dua orang yang katanya musuh terbesar sekarang sedang berangkat bersama?!!" ucap Andy sambil menggoda mereka berdua
"ehm ehm ada PJ dong" kata Ben dengan seringai nakalnya
Nana yang di goda begitu pun hanya bisa menunduk malu menyembunyikan rona merah yang muncul di pipinya
"ck mengganggu" gumam Mark yang masih bisa didengar oleh Nana dan ketiga sahabatnya itu
"hmm aku pergi dulu!! sampai ketemu dikelas" kata Nana dan langsung pergi dari sana dengan berlari
Mark dan ketiga sahabatnya itu pun hanya diam melihat kepergian Nana
"imut" gumam Mark yang didengar ketiga sahabatnya
"hmmm aku rasa bumbu bumbu cinta bertebaran di sini" ucap Ben dengan senyumnya
"kurasa sebentar lagi kita akan mendapatkan saudara ipar" sambung Sasu dengan membayangkan Mark dan Nana jadian
"kalau kalian menikah nanti jangan lupa undang aku yahh aku pengen makan gratis" ucap Andy yang tidak mau ketinggalan juga
"ck berisik banget sih" ucap Mark kepada sahabatnya itu dan pergi meninggalkan mereka di sana
πππ
...bersambung~~~~...
...jangan lupa like and komen yahh...
...love you so much...
πππ