
Selama di perjalanan.. Dinda tidak henti-henti nya merintih kesakitan..
Ketika sakit pada saat melahirkan tulang tulang seperti remuukk.. Sakit luar biasa..
Dinda menangis menahan sakit, sedangkan brama berusaha tenang.. Walaupun tidak di pungkiri ia begitu kasihan. Melihat dinda seperti itu..
Sesampainya di rumah sakit..
Brama membawa dinda masuk ke ruang IGD dan langsung ke ruang bersalin
Satpam rumah sakit membawakan kursi roda untuk dinda..
"enggak.. Aku enggak mau pakai ituuu..." dinda menolak nya
"biar enak din.. Biar cepet masuk ke ruang bersalinnya" bujuk brama
"enggak maaauu.." kata dinda sambil menahan sakit yang luar biasa..
Akhirnya brama pun menuruti kemauan istrinya
Dinda berjalan menuju ke ruang bersalin.. Pelan-pelan sambil menikmati kontraksi..
"masih kuat buat jalan" tanya brama
"masih mas"
Sesampainya di ruang bersalin.. Dinda di sambut oleh beberapa bidan yang berjaga..
"mules dari kapan ibuuu" tanya salah satu bidan
"jam 12 malam.. Bidan"
"masih bisa jalan yaaa.. Pelan-pelan yaa.."
"iyaaa.." kata dinda sambil berjalan ke tempat tidur pasien
"bapak.. Suami nya kan.. Perlengkapan ibu nya sudah ada"
"oowh iyaaa ini ada" kata brama sambil menyerahkan tas berisi baju dinda dan baju bayi
"oowh iyaaa.. Sebentar ya pak, ibu nya mau di periksa dulu yaaa.."
"iya.." brama pun duduk di ruang tunggu..
#di kamar bersalin..
"ibu.. Maaf di buka celana ya..mau saya periksa dulu"
Ada 2 bidan yang masuk, yang satu memeriksa tekanan darah dan sebagainya dan yang satu lagi memeriksa pembukaan..
"tarik nafas ya buu.. Tangan saya masuk sedikit yaaa.."
"huuaahh" dinda membuka paha nya.. Tangan bidan langsung masuk memeriksa pembukaan.. "
" ehmmm.. Bagus iniii.. Pembukaan 7 ya buuu.."
" ehmm sudah 7 ya bidan.."
" iyaa.. Miring kiri yaaa.. Nanti saya telpon dokter kandungannya dulu ya buu"
Dinda pun menurut, ia tidur miring ke kiri...
Mules semakin seriing dan kuatt.. Keringat keluar bercucuran..
Brama pun di panggil oleh bidan.. Untuk menemani dinda di dalam..
Sementara bidan yang lain konsul dengan dokter kandungan dinda..
Brama mendekati dinda..
"sayang..."
"maaassss... Siniiii!"
"iyaaa mas di sini"
"uuuhhh sakit maaassss..." dinda mulai mencengkram tangan brama
Brama hanya terdiam pasrah.. Sambil mengusap-usap pinggang dan punggung dinda..
"maaasss... Astagfirullahhal'azim...! Ya ALLAH...!" dinda mulai menggigit tangan brama..
Brama hanya meringis kesakitan.. Tetapi tetap ia membelai dinda dengan sabar..
Semakin sakit dinda semakin kencang meremas tangan brama.. Mengigitnyaaa..
Lamaaa dinda. Menahan sakit itu..
Dan dokter kandungannya pun datang
"halooo... Ibuu!bagaimanaaa..."
"huu dok sakit banget iniii, kaya ada yang menahan ini di bagian ***********"
"sabar yaaa..! Saya periksa dulu yaaa"
Dan dokter pun memeriksa kembali pembukaan dinda..
"wiihh udah bagus banget inii... Pembukaan 9..cepet yaaaa..! Mudah-mudahan bisa lahir normal yaaa.."
"ehmmm dok sakit ini.. Kaya mau BAB dok"
"iyaaa tarik nafas dulu yaaa.. Yuk miring kiri"
"iyaaa.." dinda miring lagi ke sebelah kiri..
Baru saja dokter meninggalkan nya..
Tiba-tiba.. Kasur basah..
"aah.. Mas kok basah yaaaa...!"
"apa nya din..."
"basah inii.. Kaya keluar air dari ******** aku"
Brama berlari ke ruang jaga bidan,
"bidan.. Itu istri saya.. Keluar air-air"
Salah satu bidan keluar, memeriksa dinda
"coba..terlentang dulu.. Saya. Lihat.."
Ketika dinda terlentang.. "aduuhh kok aku kaya mau pup yaa bidan"
Ketika bidan melihat nya.. Ternyata rambut bayi sudah terlihat sedikit, tangan bidan pun masuk memeriksa lagi pembukaan
"wiihh cepet amat iniii.. Udah lengkap"
"hah apa tang lengkap..."
"tinggal ngedeenn ya bu.."
Brama mendekati dinda..
3 bidan masuk mempersiapkan persalinan dinda dan dokter kandungan pun masuk
"alhamdulillah.. Hayu.. Sekarang tenaga ibu keluarin yaa.. Buat ngedeeenn yang kuat.. Sesuai aba-aba ya sayang" kata dokter kandungan dinda
Dinda menggenggam tangan brama bersiap untuk mengedan..
Brama begitu takut melihat proses persalinan dinda..
Darah di ******** dinda sudah banyak.. Dan terlihat rambut kepala bayinya.. Ketika dinda mengedan..
.
.
.
❤️❤️❤️❤️❤️
Jangan lupa like vote and coment