Make You Feel My Love

Make You Feel My Love
Eps 46



Tak terasa sudah hampir 1 tahun mereka kontrol dan kontrol terus.. Obat-obatan semua di minum.. Vitamin-vitamin apa pun itu semua di minum.. Tetapi belum juga membuahhkan hasil..


Rasa lelah, bosen sampai putus asa pun ada..


Sampai akhirnya di rumah ibu mertua dinda


"dinda.. Brama.. Bapak sama ibu manggil kalian tuh mau ngomongin sesuatu.."


"ada apa bu.." kata brama serius


"jadi ginii semalam.. Ibu di kabarin sama ade nya bapak yang di magelang.. Bule ambar.. Itu punya sodara dari pihak suami nya agak! Sodara nya itu baru lahiran anak nya banyaakk ada 8 apa 9 gitu.. Naahh pas ngelahirin yang sekarang ini setelah 5 hari ibu meninggal... "


" innalilahi.. Terus buuu" kata dinda antusias


"nawarin ke ibu.. Mau enggak mas brama sama mba dinda ngadopsi anak ini??"


"laki-laki apa perempuan bu.."


"perempuan...."


Brama dan dinda terdiam.. Mereka bingung harus jawab apa..


"kita ngobrol dulu sebentar ya bu, berdua aku sama dinda" kata brama


"jangan lama-lama.. Ibu minta jawaban hari ini"


"iyaaa kita ke kamar dulu ya.." kata brama sambil menggenggam tangan dinda membawa nya ke kamar


#di kamar


"emmm gimana mas..??"


"kamu gimana..?"


"aku mah tergantung kamu mas, kamu siap punya anak adopsi"


"aku seeh ok.. Ok ajah.. Toh mungkin rezeky kita memang begini"


"ehmm ya udah.. Enggak apa-apa! Siapa tau dengan kita ngadopsi anak itu.. Kita ada hal-hal indah yang tak terduga.."


Akhirnya mereka pun sepakat mengadopsi


Brama dan dinda keluar kamar


Dan mendekati ibu dan bapak di ruang tv..


"gimana mass.." tanya bapak


"enggak apa-apa lah pak.. Kita adopsi.. Tapi keluarga nya jangan ngungkit atau gimana ya.. Jadi mereka ikhlas ngasih anak nya kepada kita"


"iya nanti ibu bilang ke mereka"


Akhirnya ibu menelpon keluarga bapak di magelang...


Lamaaa ibuuu menelpon untuk memastikan dan banyak hal lain...


"maass.. Katanya kita harus ambil ke sana.. Besok gimana.."


Brama melihat ke arah dinda..


Mereka pun saling tatap..


"ya udah bu... Besok kita jemput ke sana.."


"kalau mau berangkat sekarang ajah.. Biar bisa ngobrol lama di sana.." kata bapak..


Akhirnya ibu, bapak, dinda, mas bram dan 1 ajudan bapak untuk meyupiri mobil mereka pergi ke Magelang sore itu..


Tanpa rencana apapun.. Hanya membawa bsju seadanya..


#diperjalanan


"bayi nya umur. Berapa jadinya bu?"


"baru 1 minggu... Jadi bener-bener emang udah enggak mampu bapak nya.. Nanti ajah lihat"


Dinda mengangguk..


" "Aaamiiiinnn bu"


8 jam perjalanan yang mereka tempuh...


Mas bram kadang bergantian dengan ajudab bapak menjadi supir...


Jam 2 dini hari mereka pun sampai di rumah adik dari bapak...


Suasana di sana benar-benar dingin karena dekat pegunungan...


Dingin yang menusuk sampai-sampai nafas pun keluar asap gumpalan udara yang keluar..


"dingin banget ya mas.." kata dinda yang tidak begitu kuat dengan dingin menusuk seperti itu..


Brama memcoba menghangatkan.. Ia memeluk dinda yang menggigil kedinginan..


Di selimuti nya dinda..


"udah hangat belum.." kata brama


"lumayan.. Sini ajah peluk! Aku enggak kuat dinggin begini.."


Ibu oun mendekat membawakan teh hangat untuk dinda dan brama..


"di minum.. Biar hangat...! Di sini emang dingin banget!"


"mas brama.. Masuk ke kamar ajah sana.. Biar hangat itu mba dinda nya" kata bulek ambar..


"enggeh bule..."


Dinda dan brama pun masuk ke kamar yang sudah di sediakan oleh bulek ambar..


"aku mah enggak kuat mas kalau dinginnya begini"


"nanti juga terbiasa.. Sini aku peluk lagi.."


Mereka pun berpelukkan sampai adzan subuh...


Dinda pun tertidur, melihat dinda terlelap brama pun menyelimuti nya dan meninggalkan dinda..


Brama keluar kamar untuk sholat subuh..


Benar-benar dingin...


"mas bram.. Mau di bikinin kopi" kata bulek ambar..


"boleh bulek.. Aku mau sholat dulu.."


"tuh di sumur.."


"bapak sama ibu di kamar.."


"iyaa baru masuk habis sholat subuh tadi, mba dinda tidur"


"iyaaa.. Bulek"


"ya sudah ambil wudhu nya di dekat sumur.. Nanti sholat nya di situ.. Mushola kecil.."


"iiya bulek.."


Brama mengambil wudhu di dekat sumur.. Keadaan yang masih asri seperti zaman dulu tidak banyak berubah rumah bulek ambar dari zama brama akmil sampai sekarang..


Brama seperti bernostalgia..


.


.


.


❤️❤️❤️❤️❤️


Jangan lupa like vote coment