
Tiba lah waktu yang mereka nantikan, janji bertemu dengan dokter..
Pagi itu dinda dan brama pergi ke dokter kandungan
Mereka sudah jauh-jauh hari membuat janji untuk bertemu
Pertama datang dinda di USG untuk melihat kondisi rahim dinda..
Dan kedua brama melihat kondisi kesehatannya..
Semua di periksa sampai masalah hormon dinda dan brama..
Laamaa mereka di RS... Tapi mereka sama sekali tidak lelah.. Semua di buat happy oleh mereka..
"kita tinggal nunggu hasil ya.."
"kaya nya hasilnya mah besok deh mas"
"sekarang tuh kita periksa keseluruhan dulu"
"ehmmm...."
Setelah semua di periksa.. Mereka pun harus memgambil hasilnya besok dan sekalian bertemu dengan dokter..
Malam hari nya mereka sampai di rumah..
"ehmmm.. Akhir nya sampai juga di rumah" kata dinda
Brama tersenyum.. "iyaaa... Besok harus balik lagi ke sana ya"
"iyaaa.. Semangat ya mas"
"iya.. Din.."
Mereka berdua langsung mandi dan istirahat persiapan buat besok berttemu dengan dokter..
Keesokkan pagi
Mereka mengambil hasil test satu demi satu..
Brama dan dinda mulai deg.. Deg an mendengar hasil pemeriksaan kemarin
"silahkan masuk bapak ibu.."
"iya dok.."
Dinda dan brama duduk berdampingan
"eehmm dengan bapak brama dan ibu dinda.."
"iya betul dok.."
"ini sudah 4 tahun ya belum punya anak nya"
"iya dok.."
"langsung ajah ya pak..bu..!jadi dari hasil pemeriksaan di sini pertama dari pihak ibu dulu ya.. Kondisi rahim ibu bagus.. Kok tidak ada masalah, tidak ada kista.. Atau tumor..!hormon ibu juga bagus.. Masih dalam batas normal"
Mendengar itu dinda sumringah berarti dia tidak ada masalah
"kalau dari pihak bapak.. Kondisi alat vital bapak bagus.. Hanya pas di lihat di laboratorium masalah jumlah ****** bapak ini di bawah normal.. Dan kondisi nya tidak sebagus ****** biasa nya.. Jadi gampang mati ketika berada di tingkat keasaman punya ibu.. "
Deg... Brama terpaku
" apakah ada solusi nya dok"
"ada tenang ajah.. Nanti saya kasih obat untuk bapak ya.. Obat hormon supaya kondisi ****** bapak bagus..ibu juga sama saya kasih obat juga,.. Jangan stress ya pak! Yang seperti ini banyak bukan bapak ajah.. Yang penting kita tetep ikhtiar yaaa..."
Dinda dan brama hanya mengangguk..
Mereka berdua pun di beri beberapa obat hormon dan vitamin..
Setelah itu..
" mas mau gantian nyetir enggak" dinda sudah melihat gelagat brama yang sudah tidak enak..
"iyaaa..." brama pun memberikan kunci mobil nya..
Dinda dan brama masuk ke dalam mobil
"maaass.. Mau makan apa"
"nanti ajah.."
"jangan begitu iihhh... Kata dokter jangan stress"
Brama terdiam..
Kalau sudah melihat kondisi brama yang seperti itu.. Dinda tidak bisa berbuat apa-apa..
Sepanjang perjalanan pulang brama dan dinda tidak saling bicara satu sama lain
Sampai lah mereka di rumah..
Brama langsung masuk kamar dan mandi sedangkan dinda memarkirkan mobilnya..
"assalamu'allaikum biii.. Bibi..."
"iya non.."
"udah makan.."
"udah non...! Bapak kenapa non..?"
Dinda tersenyum.. "biasaaa.." bisik dinda..
Dinda pun pergi menuju ke kamarnya..
Sesampai nya di kamar, ternyata mas bram sudah selesai mandi nya..
"mas.. Mau makan enggak.."
Brama terdiam..
"tau bakalan begini... Mending enggak usah laaahh ke dokter kandungan lagiii..." dinda mulai kesal
Brama menatap dinda
"aih kamu kenapa mas...! Mikir apa seehh??kan dokter udah bilang yang kaya kamu tuuh bukan kamu ajah.. Banyaaak.."
"aku enggak kenapa-kenapa!"
"teruuus kenapa diam ajah..."
"aku bingung... Kenapa yaa cobaan aku tuh berat banget"
Dinda mendekat.. "maaass denger aku.. Dengeerrr akuuuu... Kamu enggak boleh kaya gitu...!ini tuh cuma sedikit cobaan kamu udahh ngeluh..! Berarti kamu kurang bersyukur!"
Brama terdiam..
"tau enggak di luaran sana banyak yang lebih miris dari kita..! Sedangkan kita alhamdulillah masih bisa tidur enak, makan enak, mobil ada, rumah walaupun rumah dinas tapi ada, enggak jelek! Masalah anak itu rezeky maass..! Mungkin ALLAH blom ngasih sekarang! Tapi aku yakin ALLAH tuh mau ngasih sesuatu yang indah buat kita nanti.. Percaya deh mas"
Mendengar itu.. Brama menitikan air matanya... Dinda pun memeluk brama
Ia tau di balik badannya yang kekar, wajah nya yang tegas tapi hati mas brama tuh melow...sangat sensitif...maka dari itu dinda begitu paham kondisi brama saat ini...
.
.
.
. ❤️❤️❤️❤️❤️
Jangan lupa like vote and comeennttt