
Dengan langkah yang lunglai, perasaan hampir tidak percaya.. Brama mendaftarkan dinda ke dokter kandungan..
#dengan dinda
Dinda tidak berhenti menangis..iya menangis antara senang dan tak percaya..
"ya ALLAH.. Mudah-mudahan ini memang benar titipan MU untuk kami, MasyaALLAH.."gumam dinda sambil menitikkan air mata..
Setelah selesai mendaftarkan dinda, brama kembali lagi ke tempat dinda berbaring..
" udah aku daftarin.. Kamu bisa bangun atau masih ingin berbaring"
"ehmm jam berapa dokter nya"
"kira-kira jam 5 sore nanti.. Sekarang baru jam stengah 4"
"ehmm aku mau duduk ajah lah di taman"
"oowh ya sudah.. Aku mau sholat ashar dulu.."
Dinda pun izin ke perawat di sana untuk keluar dan duduk di taman..
Brama pun membereskan administrasi rumah sakit dan langsung sholat ashar..
Bertemu dengan dokter kandungan pun tiba
" sore ibu.. Dinda.. Silahkan duduk dengan bapak ya" kata dokter kandungan itu, dokter wanita yang cantik, memakai hijab dan selalu tersenyum ramah..
"ada keluhan enggak.." tanya dokter
"ada dok mual muntah pusing! Tapi ini mual muntah nya enggak tahan dok.."
"oowh iya..! Ok.. Kita USG yaaa..."
Dinda pun berbaring...
Dokter mulai melihat kandungan dinda lewat USG..
"ehmmm bagus neeh..!neeh kantung nya..! Kita lihat lagi yaaa.. Bulan depan..! Kalau di sini seeh sudah sekitar 6minggu 2 hari.."
"berarti saya hamil dok.."
"iyaaa.. Ibu.. Mudah-mudahan berkembang dengan baik ya.. Makan makanan yang bergizi.. Tinggi protein.."
"baik dok.."
Dinda pun bangun tak terasa airmatanya jatuh
" jadi nanti kita kontrol lagi bulan depan dok"
"iyaaa... Selamat yaaa.. Di jaga baik-baik.. Nanti saya kasih obat mual muntah nya sama vitamin yaaa..! Di minum yaa..!"
"iya dok.."
"ibu jangan stress yaaa.. Pokok nya bayangin yang enak-enak ajah.. Jaga kesehatan.."
Setelah selesai bertemu dengan dokter kandungannya, dinda dan brama pun menuju ke apotek untuk menebus obat dari dokter tadi..
Brama terus menggenggam tangan dinda dengan erat..
" maaasss... Ini benar kan yaaaa! Aku hamiiilll.. Aku beneran hamil mas" kata dinda yang terus melihat hasil USG nya..
"iyaa din.. Alhamdulillah.. Mudah-mudahan ini reezeky kita ya din.."
"iyaaa mas..."
Setelah selesai mengambil obat.. Dinda dan brama pun pulang..
Di dalam mobil
" diinn.. Kamu mau makan apa"
"ehmm makan apa yaa mas..!?"
"terserahh.. Mau apa.."
"maaauu.. Aku mau somay mas.."
"oowh gampang.. Nanti kita cari somay nya.."
"mau yang di deket pasar itu mas"
"pasar..???"
"iyaaa... Nanti aku kasih tau jalannya"
Brama pun menuruti kemauan dinda..
Daaann ternyata benar ada tukang somay yang selalu mangkal di dekat pasar.. Kalau sore hari..
Brama langsung meminggirkan mobil nya..
Ia pun turun memesan somay.. Untuk dinda
Setelah selesai..
"udaahh.. Mau apalagi"
"ehmmm udah laah... Aku mau pulang ajah.."
"kamu masih mual.."
"sedikit..!kalau lihat kamu kenapa aku sebel banget ya"
"ehmm.. Apa..!! Sebel sama aku".
"sedikit.."
"assalamu'allaikum biiii.. Bibi.."
"wa'allaikum salam.. Iya non.." bibi membuka pintu untuk dinda dan brama
"gendis bobo bi.."
"iyaaa non.."
"ya udah aku mau bersih - bersih dulu ya bi.."
Dinda dan brama pun masuk kamar.. Dan dinda masuk ke kamar mandi lebih dulu..
Di kamar mandi lagi-lagi dinda muntah..
Mendengar itu brama pun panik..
"diinn.. Dinda.. Buka pintu nya"
Dinda membuka pintu nya..
"aku enggak apa-apa mas"
"udah jangan di tutup.. Mas takut kamu kenapa-kenapa"
"iyaaa..."
Dinda pun mandi dengan pintu kamar mandi terbuka..
Selama mandi dinda tak henti-henti nya mual.. Walaupun tidak muntah tapi rasa mual nya selalu saja ada..
Brama menunggu nya di depan pintu kamar mandi...
Setelah selesai mandi..
"kamu baik-baik ajah din"
Dinda mengangguk..
Brama pun mandi dengan cepat...
Setelah brama selesai mandi.. Ia melihat dinda duduk di bawah tempat tidur dengan memakai daster..
"kamu kok duduk di situ" muka brama melihat aneh ke arah dinda
"aku duduk di atas kasur.. Goyang-goyang mas.. Aku pusing enggak kuat.. Ya udah aku duduk di lantai ajah"
"mau pakai kasur lantai enggak din"
Dinda mengangguk..
Brama langsung menggelar kasur lantai untuk dinda..
"sini kamu istirahat! Aku ambilkan somay yang tadi yaaa.. Trus minum obat.."
"enggak mau makan somay mas.. Aku mau roti ajah.."
"laaah terus somay nya.. Siapa yang makan"
"buat kamu ajah.."
"haahh🙄🙄🙄! Oowh ya udah kalau gitu"
Brama mengambilkan roti di atas meja makan dan air hangat untuk dinda minum obat..
Sesampainya di kamar.. Dinda terlihat lemas sambil rebahan di kasur lantai
"makan roti nya dulu.."
Dinda memakan roti beberapa huap.. Lalu dengan cepat ia meminum obat dari dokter tadi..
"mau aku bikinin susu hangat enggak"
"enggak mau.. Besok pagi ajah.."
Dinda rebahan di kasur.. Di ikuti brama yang rebahan di samping dinda
Tiba-tiba
"heeemmmm.. Masss jangan deket-deket iihh! Udah tidur di atas ajah.. Aku mau sendiri"
"hah.. Kamu ngusir aku"
"iyaaa aku enggak suka deket kamu...!sebel!"
Brama terdiam, ia bingung dengan tingkah dinda yang aneh..
"dari tadi sama aku di anterin ke dokter, nangis berdua, di tungguin mandi, di ambilin makan minum obat.. Sekarang bilang SEBEL..! Yaaa ALLAH apa ini yang di bilang bawaan hamil" gerutu brama..
"maasss.. Kamu gerutu apaaa..! Pasti bilang aku aneh"
Brama tersadar..."aah enggak kok sayang..aku enggak gerutu.."
"ya udah.. Tidur di atas sana..."
"iya.." brama kesal...
.
.
.
. ❤️❤️❤️❤️❤️❤️😂😂😂😅
Jangan lupa like vote and coment