Make You Feel My Love

Make You Feel My Love
Eps 52



Brama dan ario pun sampai di bandung, tepat nya di cimahi.. Pusat pendidikan TNI AD di sana..


"sampai bro" kata ario


"oke.. Kita ngadep dulu ke kantor nya.."


Mereka pun menghadap ke pimpinan mereka


Setelah selesai menghadap


"kita nengok rumah aku dulu yuk.."


"hayyu.. Sekalian nyari makan"


"siap.."


Brama dan ario pun melihat perumahan yang di cari oleh brama..


Setelah sampai..


"bagus ini.. Lumayan.." kata ario


Brama terdiam.. Ragu


"klo lo nyari tanah.. Blom bangun rumah nya"


"iya juga seeh.."


"sambil pikir-pikir dulu...."


"iyaa.."


#dengan dinda


Dinda sudah dari siang di rumah ibu..


Ia sibuk membantu ibu merapihkan beberapa pesanan kue nya


"gendiiiiissss..." panggil citra


"iyaaa tanteee..." kata dinda


"nginep yaaaa cantik..."


"mau bilang dulu tante sama papa..."


"pasti boleh...."


Dinda tersenyum...


Gendis memang anak yang termasuk gampang, ia mudah bersosialisasi...


Semua keluarga suka sekali dengan gendis..


Dinda mencoba menghubungi brama


"assalamu'allaikum"


"wa'allaikum salam.. Mas"


"iyaaa kamu dimana?"


"di rumah ibu.. Mau. Nginep.. Boleh"


"ehmmm boleh ajah.. Berarti nanti aku pulang ke rumah ibu ajah"


"iyaaa..."


"ya sudah.. Aku on the way pulang ini"


"oowh iya hati-hati ya"


Telpon pun di tutup..


"gimana boleh nginep mba.." tanya citra antusias..


"iyaa boleh.. Nanti mas bram langsung ke sini pulang dari bandung.."


"asiiikk.. Hehheheehh gendiiiss.. Tidur sama tante yaaaa.." kata citra sambil menggendong gendis..


Bapak mendekati dinda


"kalian jadi pindah ke bandung..."


"ehmm kaya nya jadi pak..."


"sudah dapat rumah nya"


"belum pak..."


"ehmmmm...."kata bapak sambil mengangguk


Malam hari nya brama sampai di rumah..


" assalamu'allaikum "


" wa'allaikum salam " jawab bapak dan ibu


" sepi.. Dinda kemana bu.. "


" ada.. Lagi boboin gendis di kamar citra.. "


Tak lama kemudian dinda keluar dari kamar citra


"mas udah pulang.."


"gendis mana..?"


"udah bobo.. Baruuu bobo sama citra tuh.."


"yaaaa... Kangen padahal"


"ehmmm.. Jangan di ganggu aahh kasian"


"aku mau mandi dulu ya"


"iyaaa..."


Setelah brama selesai mandi...


"ehmm... Dimana.."


"di ruang depan..."


Brama langsung menuju ke ruang depan..


Di sana bapak sedang asik minum teh panas sambil baca buku tentang kedirgantaraan..


"iya pak..."


"gimana ngurus-ngurus mutasi nya.. Beres"


"alhamdulillah pak.. Tinggal nyari tempat tinggal nya"


" kamu sudah cari tempat tinggal buat keluarga kamu"


"sudah pak... Cuma.. Kurang sreg gitu.."


"ehmmm enggak pas.. Di hati kamu.."


"yaaa gitu dech pak.."


"giniii kamu mau terima syukur.. Enggak terima ya sudah... Bapak punya vila.. Di daerah lembang.. Kalau ke cimahi yaa lumayan... Tapiii setidaknya kamu enggak perlu beli... Pakai ajah...! Itu vila bapak beli.. Buat antara kamu sama citra..! Biarin kamu di sana citra rumah ini.. "


Brama terdiam, bingung


" enggak usah bingung.. Toh harta enggak di bawa mati.. Iya toh.. "


" bapak ngomong apa seh"


"aku sebentar lagi sudah pensiun.. Bebas tugas.. Jadi biar enak gitu"


Brama tidak bisa berbicara apapun


"udah ambil sana.. Ini kunci rumahnya.. Perabotan sudah ada sebagian.. Di sana ada penjaga nya.. Pak narno! Udah aku bilang tadi semua di beresin anak ku mau ke sana"


Brama terpaku


"kok yo bengong.. Toh..! Enggak usah mikir apa-apa lagi..! Daripada kamu tinggal di rumah dinas pindah sana pindah sini... Mending punya rumah.. Sendiri"


"aku nyusahin bapak ajah ya.. Brama malu pak"


"buat apa malu.. Kan kamu engk minta.. Ini bapak yang ngasih"


" ehmmm... Brama terima ya pak.."


"iyaaaa... Jaga baik-baik kalau ada yang rusak.. Perbaiki..."


Setelah memberikan kunci.. Bapak pergi ke kamarnya..


Sedangkan brama masih terdiam sambil melihat kunci rumah itu..


Dinda pun mendekat


"mas.. Kenapa..?"


"ini bapak ngasih rumah.. Yang di lembang"


"di lembang..??"


"iyaa aku baru tau kalau bapak punya rumah di sana.."


"terus..."


"ya enggak terus-terus.."


Dinda terdiam sambil mengelus-ngelus punggung brama..


Akhirnya 3 hari kemudian brama dan dinda pindah ke rumah yang di berikan bapak di lembang..


Brama menyewa truk.. Untuk mengangkut beberapa barang


Sesampainya di rumah itu..


Pak narno yang menjaga vila itu selama bertahun-tahun.. Menyambut kedatangan brama dan dinda


"assalamu'allaikum"


"wa'allaikum salam... Waah. Mas brama ya"


"iya pak.. Ini pak narno"


"iyaaa..! Kemarin bapak ngasih tau.. Kalau rumah ini mau di tempatin sama anak bapak yang nama nya mas brama"


"iya pak.."


"silahkan masuk.. Itu barang - barang. Bongkar ajah.. Sekalian masukkin..."


Brama dan dinda masuk ke rumah itu.. Sebenarnya rumah lama... Tapi sudah di renovasi.. Jadi ubin rumah, atap.. Dapur samapi kamar mandi pun.. Sudah terlihat modern..


"kalau air jangan takut.. Di sini banyak air.. Terus ini baru di renovasi 2 bulan yang lalu.. Banyak yang di ganti..insyaAllah aman.."


Brama melihat-lihat kamar masing-masing..


Ada 4 kamar..


2 di depan.. 1 di tengah dan 1 lagi dekat dapur


Semua kamar besar-besar, atap nya pun tinggi


dinda mulai membereskan dan membersihkan kamar


Gendis sementara masih di rumah ibu bersama citra.. Karena takut ribet jadi ibu meminta dinda meninggalkan gendis sementara...


Brama dan dinda tidak mennyangka kalau selama ini bapak sudah merencanakan memberikan rumah kepada mereka..


Rumah yang lebih dari layak.. Benar-benar bagus dan sesuai harapan mereka berdua..


.


.


.


❤️❤️❤️❤️❤️


Jangan lupa like vote and coment