Make You Feel My Love

Make You Feel My Love
Eps 60



Setiap hari dinda mengantar brama kerja dan menjemputnya


Dan gangguan erika pun sudah berkurang, nyaris tidak ada..


#2 bulan kemudian


Brama masih sibuk dengan kegiatan pendidikan di tempat nya...


Ia selalu pulang sore kadang ia menginap di mess nya


Sore itu seperti biasa dinda sedang asik main dengan gendis..


Handphone nya berdering


Ketika di lihat


Brama calling


"assalamu'allaikum"


"wa'allaikum salam"


"lagi apa.."


"main sama anak gadis.. Kenapa"


"ntar ke mess aku ya.."


"ngapain"


"bulan madu"


"ehmm.. InshaALLAH"


"yo wiss aku tunggu"


"ehmm..."


Telpon pun di tutup..


Dinda langsung ke dapur ke kamar bi juju


"bi.. Bibi.."


"iya non.. Nanti saya ke mess bapak ya"


"sekarang non"


"ehmm mo beres-beres dulu.. Bi..! Nanti gendis dinda bawa ya bi"


"iihh jangan.. Bibi bosen kalau enggak ada gendis"


"ehmmm...ya udah..kalau gitu"


"tenang gendis mah bibi aman inshaALLAH"


"ehmm titip gendis ya bi... Besok juga dinda pulang.."


Dinda pun membereskan baju nya...


Ia menengok ke kamar gendis lagi..


Gendis sedang asik main dengan bi juju..


Rasa berat.. Meninggalkan gendis..


"bii.. Gendis aku bawa ajah deh.. Takut papa nya kangen"


"ehmm ya sudah kalau begitu.. Bibi sendirian di rumah.."


"besok dinda pulang.."


Akhirnya dinda membawa gendis ke mess brama..


Di jalan gendis begitu anteng duduk di car seat..


Sesampainya di sana...


Dinda keluar dari mobil sambil menggendong gendis..


Brama menyambut kedatangan mereka berdua


"anak papa.." tangan brama langsung meraih gendis, menggendong nya..


"kamu udah makan mas.."


"belum.."


"ehmm.. Aku bawa makan dari rumah"


"baju kamu bawa masuk ke kamar.."


Dinda melihat seisi ruangan di mess itu..


"kamu sendirian"


"iiyaa emang mau sama siapa"


Ia melihat kamar yang di tempati brama dan 1 kamar kosong.


Ada dua kamar, diantara kamar ada kamar mandi satu..


Dapur yang kecil di beri sekat untuk ruang tamu..


Dinda menyiapkan makan untuk suami nya..


Sedangkan brama sibuk bermain dengan gendis..


"mas.. Makan dulu"


"iyaaa.."


Brama membawa gendis, duduk di samping nya..


"makan sama papa ya"


"ya.." jawab gendis


Dinda sibuk menyuapi gendis..


"nanti aku tinggal dulu ya.. Mau apel malam nanti jam 7 an lah"


"iyaaa...!gendis sama mama ya"


"gak mau..! Mo ama papa"


"ya udah enggk apa-apa.. Nanti aku bawa ajah"


"enggak apa-apa mas"


"it's ok.."


Setelah selesai makan.. Brama siap-siap untuk apel


"aduuhh gadis papa niih.. Ayoo.. Kita apel dulu ya"


"gendis sama mama dulu ya" dinda mencoba menggendong gendis.. Tapi gendis memalingkan muka nya


"udaaah sama aku ajah.."


Brama pun membawa gendis.. Ikut apel malam itu..


Dinda sendirian menunggu di mess..


#dengan brama


Brama asik menggendong gendis..


" bekti.. Bek.. Kamu pimpin apel ya.." perintah brama kepada Junior nya


" siap Ndan.."


"saya lihat dari belakang ajah.."


"siap"


Brama memperhatikan jalannya apel malam itu.. Sambil menggendong gendis..


Gendis teruus merangkul nya..


"kenapa sayang.. Lihat tuh om.. Om nya lagi pada baris"


"papa gak itut"


"enggak.. Kan gendong gendis"


Setelah selesai apel..


"wiihh bawa perawan ternyata" kata bekti


"gini nih bek.. Kalo kerja bawa anak.. Hehehehehe"


"enggak apa-apa ndan ada saya.."


"ya sudah saya pulang yaa.."


Brama pulang menuju ke mess nya..


Di sana dinda sedang menunggu di ruang tamu..


" assalamu'allaikum"


"wa'allaikum salam.. Itu gendis bobo".


"iyaaa.. Kaya nya.."


Di tengok oleh dinda.. Dan ternyata sudah terlelap


Dengan perlahan brama menaruh nya di kamar..


Dinda pun menyelimuti gendis dengan selimut kesayangannya..


"aku mau ganti baju dulu ya.."


Dinda mengangguk..


Setelah selesai mengganti baju nya..


"din.. Dinda.. Pindah yuk ke kamar sebelah"


Dinda menoleh, dan hanya mengangguk..


Brama pun pergi ke kamar sebelah..


Di ikuti oleh dinda..


"sini duduk di samping aku"


Dinda duduk di samping brama.. "ada apa mas"


"kamu enggak kangen sama aku"


"heheheheh kamu mas.. Kaya kesiapa ajah!"


"aku kok kangen banget ya sama kamu" brama mulai menciumi dinda..


Tiba-tiba "uweekk.. Ehmm bau kamu kok enggka enak banget seeh"


"kenapa kamu"


"ehmm aku tuh pusing dari kemarin mas.."


"masuk angin kali ya"


"udah di kerok padahal sama bi juju"


Brama bingung dengan sikap dinda.. Yang mendadak mual-mual enggak jelas..


"perasaan tadi biasa ajah kamu.."


"kalau di deketin kamu tuh mual.. Enggak enak"


"kamu sudah haid belum"


"bulan ini belum.. Bulan kemarin cuma 3 hari dan enggak banyak..! Biasa nya juga suka kaya gini mas..! Tapi aku tuh pusing banget.."


"untung kamu bisa bawa mobil ke sini"


"di tahan-tahan itu juga.."


"ke dokter yuk.."


"enggak ada malam-malam begini mas.. Masa mau ninggalin gendis"


"ehmmm... Aku tuh kalau kamu sakit, suka kepikiran!"


"maka nya aku enggk mau bilang! Takut kamu kepikiran"


"ya sudah istirahat sana.."


Dinda pun masuk ke kamar sebelah tempat gendis tidur..


Ia pun merasa aneh perasaan apa ini.. Kaya benci, sebel sama brama... Males melihat muka nya..


Kadang dinda merasa kangen kepada brama tetapi pas lihat muka brama seperti males, kesel enggak jelas...


.


.


. ❤️❤️❤️❤️❤️


Jangan lupa like vote and coment