Make You Feel My Love

Make You Feel My Love
Eps 33



"din.. Mau ikut pulang ke rumah ibu.." tanya ibu


Dinda tersenyum "kapan-kapan ajah ya bu.. Sekarang dinda mau pulang dulu.."


"ehmm ya sudah kalau begitu.. Hati-hati di jalan ya.."


"iya bu.." kata dinda sambil mencium tangan ibu dan bapak..


Setelah dinda mengantar bapak dan ibu masuk ke mobil, dinda pun menuju ke mobil nya


"pak dono.. Hayu kita pulang"


"baik bu.."


Di perjalanan pulang dinda terus melihat ke arah luar.. Pandangan nya kosong.. Baru saja beberapa menit tetapi dinda sudah merasa rindu kepada brama..


Sesekali ia melihat foto brama dan foto mereka berdua


Tak terasa air mata mengalir lagi di pipi mulus dinda..


"mas.. Semoga. Kamu baik-baik ajah di sana ya..! Baru juga sebentar udah kangen banget.. Kok gw jadi melow begini ya" gumam nya dalam hati


Sesampai nya di rumah..


Dinda masuk ke rumah dan langsung mandi..


Setelah mandi, ia pun merebahkan diri nya di kasur..


Perasaannya hampa.. Kosong..


Ia melihat jam.. Sudah pukul 16.00 wib, dinda pun bergegas sholat ashar


Saat ini yang ia harapkan hanya keselamatan dan kesehatan mas bram


Setelah selesai sholat.. Dinda keluar dari kamar ia. Menuju ke dapur..


"biii....bi juju.."


"iya non.."


"biii bikinin kopi..!"


"kopiiii..!! Enggak biasa nya non minum kopi.."


"ehmm obat kangen ke mas bram.."


Dinda duduk di meja makan, menunggu kopi buatan bi juju..


#dengan brama


Sesampai di Lanud Manuhua, biak


Brama dan beberapa personil TNI lainnya langsung di sambut oleh pimpinan Lanud manuhua yang menjabat saat itu..


Setelah di sambut oleh pemimpin Lanud.. Brama langsung menuju ke markas TNI AD dengan truk tronton


Hari mulai gelap..


Suasana di Papua sungguh berbeda.. Begitu gelap mencekam..


Sesampai nya di markas TNI.. Brama langsung menuju ke barak nya yang kebetulan terpisah dengan yang lainnya, ia bersatu dengan perwira yang lainnya..


Tak di sangka ia bertemu dengan teman satu angkatan dengan nya, tetapi ia sudah lama tugas di papua, kapt. Ridho


"bram...kamu bram kan?"


"ridho.. Ridho saputro kan.."


"wa hahhaha.. Apa kabar bro.."


"alhamdulillah lo sendiri, betah di Papua..!?"


"betah betah ajah.... Sampe punya anak di sini.."


"wiih mantab..."


Setelah brama selesai beres-beres dan mandi.. Ridho dan brama pun mengobrol


"wiih mas bram.. Dulu lo megang bassdrum kan"


" iya sambil bawa si macan.. Hehehehe! Udah lama banget yaaa.. Udh punya anak berapa do.."


"mantab lo.."


"lo sendiri..? Sudah punya anak berapa?"


"belum gw, baru nikah sekitar 2 tahun.. Belom lama.."


"ooowh enggak apa-apa bro.. Berusaha teruuuss"


"hahahaha berusaha seh tapi gw malah di suruh ke Papua.."


"iya yaaa.. Pengantin baruuu.."


Lamaaa mereka saling bercerita


Tak terasa malam makin larut, brama pun masuk ke mess nya..


Waktu menunjukkan pukul 23.00 wit berarti di Jakarta pukul 21.00 wib


ia mencoba untuk menelpon dinda...


"assalamu'allaikum"


"wa'allaikum salam...mas udah sampai"


"alhamdulillah udah.. Kamu lagi apa?"


"lagi tiduran ajah di kamar... Biasanya udah melukkin bantal hidup.. Ini bantal nya lagi di papua"


"hehehe.. Sabar ya.. Baru ajah nyampe udah bikin kangen ajah"


"ehmm.. Sepi ya di sana.."


"enggak juga..!kamu udah makan"


"udah tadi sama. Bi juju..."


"beneerrr..jangan enggk makan y.. Nanti sakit!"


"iyaaa.."


Lamaaaa mereka mengobrol, seperti orang yang sedang pacaran..


Sampai dinda mengantuk...


"din.. Dinda.."


"ehmm... Aku ngantuk.."


"oowh iyaa.. Mas tutup ya.."


"iya.. Sampe besok.. Love you mas"


"iyaa.. Daaaa.. Assalamualaikum"


"wa'allaikum salam"


Setelah telpon ditutup..


Brama seperti kehilangan sesuatu.. Ia menatap langit-langit kamar ny..membayangkan muka dinda..


"ini yang namanya Rindu" gumam nya dalam hati


#dengan dinda


Ia memeluk bantal yang ia pakaikan baju brama.., di ciumi nya bantal itu


"aaah kangen mas..."


Dinda pun terlelap sambil memeluk bantal itu..


.


.


.


. ❤️❤️❤️❤️❤️


Jangan lupa like vote coment