
"diinn.. Brama belum pulang" tanya ibu
"sebentar lagi bu.. Macet kali bu"
" ehmm..."
Ibu pergi meninggalkan dinda di dapur, tidak di pungkiri akhir-akhir ini mas bram selalu pulang malam.. Biasa nya sore dia sudah pulang..
Dinda sama sekali tidak berfikir macam-macam..
Brama pun tiba
"malam amat kamu" kata ibu
"iyaaa bu persiapan mau ada pendidikan secaba sama anak akmil mau ke sini.."
"ooowh sibuk"
"aku mandi dulu ya bu"
"iyaa bersih-bersih sana..."
Brama pun masuk ke kamar, di kamar ada dinda yang sedang menunggu..
"ehmm kamu di sini"
"iyaaa.. Kamu sudah makan"
"belum.."
"ya sudah aku siapin buat makan kamu"
"iya.."
Setelah selesai mandi..
Brama menuju ke ruang makan..
"gendiiiisss anak papa"
Gendis berlari memeluk papanya
"haduuhh kangen amat papa neeh.. Betah ya di rumah eyang"
"hehehe papa..!" gendis terus memeluk brama..
Karena kangen berat.. Gendis pun tidur di pangkuan brama..
Sambil minum susu pakai dot kesayangan nya.
"udah bobo ya mas" tanya dinda
" udah..mau bobo dimana"
"di kamar kita ajah ya.. Aku kangen banget.."
"ehmm iyaaa.."
Gendis pun di gendong menuju kamar dinda..
Sesampai di kamar..
"mas... Kamu tumben pulang telat terus"
"ehmm biasa lah din.. Kerjaan banyak! Ternyata di sini lebih sibuk"
"ehmm.... Ya sudah...lah mas..!istirahat yuk.."
"iyaaa.. Mau nengok bapak ibu dulu"
Brama pun ke ruang TV
"pak, bu.. Belum tidur"
"sebentar lagi.. Gimana tempat baru"
"alhamdulillah langsung dapet tugas lumayan berat"
"heheheheh bagus berarti kamu di percaya"
"mudah-mudahan lancar pak"
"Aaamiiiinnn... Jalani saja dulu.."
"pak.. Brama tidur duluan yaaa.."
"iyaaaa...istirahat sana"
Brama pun pergi ke kamarnya..
Dinda sudah menunggu nya di kasur..
"sayaaaang..." kata dinda
Brama mendekat ia menciumi dinda
"kamu mau..capek enggak"
"enggak lah.." kata brama sambil menciumi dinda..
Dinda langsung mencium bibir brama dan sedikit di ***** nya..
Brama mulai membuka baju dinda satu persatu..
Terlihat buah dada dinda yang bulat.. Di kecupnya perlahan.. Sampai dinda mendesah.
"aaaaahhhrgh"
Ketika sudah selesai melakukan itu..
Brama tertidur pulas
Ketika pukul 01.30 wib
Hp brama berdering teruuuss
Di lihat nya oleh dinda..
Ternyata dari nomor yang tidak di kenal
Akhirnya dengan berat hati.. Di angkatnya oleh dinda..
"yaa halo" kata dinda
"halo mas..."
Dinda terdiam suara perempuan...
"udah tidur yaaa..."
Dinda tidak menjawab.. Badannya mulai gemetar
"kangen...."
"siapa ini yaaa" kata dinda
Langsung "kreeekkk" telpon pun di tutup..
Dinda terpaku.. Handphone brama pun di taruh nya di meja samping brama
Dinda terdiam, sejenak ia. Merasa bingung, ketakutan, marah tapi itu semua di pendam oleh dinda...
Dinda gelisah tidak bisa tidur..
Keesokan pagi nya
"din... Aku berangkat ya.." kata brama
Dinda terdiam... Ia tidak menjawab
Brama mendekati dinda.. Dan memeluk nya dari belakang
"kok diem ajah.. Aku mau berangkat sayang"
Dinda melepaskan pelukkan brama
"apaan seh.. Malu ada ibu sama bapak"
"heheheheh... Tumben kamu. Malu.. Biasa nya santai"
"ya udah cepet berangkat sana.."
Brama pun akhirnya pergi berangkat kerja..
"brama kerja din.."
"iya bu..."
"di hari sabtu begini.."
Dinda terdiam.. Ia lupa kalo sekarang hari sabtu..
"kamu juga enggak engeh ya"
"iya bu..."
Dinda hanya diam tidak bisa berkata apa-apa mulut nya seperti terkunci..
#dengan brama..
Brama berkoordinasi dengan bagian peralatan dan berbekalan....
Untuk menyiapkan beberapa materi..
"tenang ajah mas.. Nanti saya bantu kasih materi" kata rekannya
"heheheheh.. Makasih bantuannya"
"iya sama-sama.."
Brama pun kembali ke kantor nya..
Sepi memang karena hari sabtu..
Semua siswa yang masih pada masa pendidikan semua pesiar (izin bermalam)
Brama mengecek satu-satu barak.. Siapa saja yang tidak pesiar..
Di bagian pendidikan ya seperti itu.. Brama memang terkenal rajin dan bertanggung jawab makanya ia di percaya menjadi pendidik di bandung..
Brama sama sekali tidak curiga kenapa sikap dinda berubah tidak seperti biasanya..
"aah.. Mungkin dia marah aku kerja di sabtu..! Tau gini aku ajak gendis main ke sini.." gerutunya dalam hati..
.
.
.
❤️❤️❤️❤️❤️
Jangan lupa like vote and coment