
4 hari berlalu..
Latihan perang gabungan pun usai..
Brama sudah tidak sabar untuk segera pulang menemui dinda..
#dengan dinda
"bi.. Aku mau masak sop iga ya..kesukaan mas bram"
"siap non..."
Dengan semangat dinda masak sop iga kesukaan brama..
Sudah mau sore tapi mas bram belum juga datang..
"ehmm pulang jam berapa ya ini mas bram, sampe jam sekarang belum juga datang" gerutu dinda
Dinda berdiri di bibir pintu depan.. Ia menunggu mas bram pulang..
Lamaaa ia menunggu.. Ketika ingin masuk ke dalam rumah
"tintintin" bunyi klakson mobil
Dengan cepat dinda menoleh.. Dan benar itu mobil mas bram
Bi juju membukaan pintu gerbang
Wajah dinda sumringah melihat mas bram datang
Brama keluar dari mobil langsung mendekati dinda
Dinda pun mencium tangan brama
"gus.. Rangsel tolong turunin" kata brama kepada ajudannya pratu agus
"ehmm baju kotor ya"🙄 kata dinda
"iya cuma itu oleh-oleh nyaaa"😁😁
Agus langsung menaruh rangsel brama di dekat dapur
"bii biar nanti saya ajah yang bongkar.."
Bi juju hanya mengangguk
"aku mandi dulu yaa..!"
"iyaa.."
"guus pulang ajah.. Ok makasih ya..! Besok biar joko ajah yang masuk, kamu libur ajah dulu"
"siap kapt... Saya pamit dulu" agus memberi hormat
Brama dan dinda pun massuk ke kamar, brama langsung ke kamar mandi.. Sedangkan dinda menyiapkan baju untuk brama..
Setelah selesai mandii
"kamu masak apa, sayang"
"sop iga.. Kesukaan kamu"
Mas bram tersenyum sambil mendekati dinda..
Brama hanya memakai handuk, dada nya sixpack plus masih basah.. Membuat nya terlihat sexy
Dinda menyentuh dada brama, jantung nya berdetak kencang.. Gejolak perasaan dinda campur aduk
Brama mendekati muka nya ke muka dinda
Dan Dinda pun langsung memejamkan mata nya
"makan yuk, aku lapar"
Dinda membuka mata nya, melihat muka brama yang tersenyum jail
"lapaaarr..." kata brama sambil memegang perutnya
Dinda pun pergi keluar kamar dengan muka kesal nya...
Melihat itu brama hanya tersenyum..
Di tempat makan
"bi juju.. Sudah makan belom?"
"sudah pak.."
Dinda menyiapkan makan untuk brama
Dan brama pun mencicipi sop iga buatan dinda
"mantabbb.. Masakkan istri ku.."
Dinda tersenyum manis
Brama pun dengan lahap memakan sop iga buatan dinda
Setelah makan.. Brama duduk di ruang tengah
Dekat meja makan
"dinda tolong ambilin aku minum"
Dinda dengan cepat mengambilkan brama minun
"mas itu rangsel.. Di bongkar dulu.."
Brama langsung menuju ke belakang dekat pintu dapur..
Ia membongkar rangsel nya..
Hanya ada baju kotor.. Penuh dengan bekas lumpur
Melihat itu.. Dinda. Kaget
"ya ALLAH mas.. Ini enggak salah baju, lumpur doang"
"heheheheh yaaa begini kalau latihan perang.."
Bi juju memisahkan baju yang terkena lumpur dengan baju yang tidak kena lumpur..
"yang kena lumpur harus di rendam dulu..." kata dinda
" iya non.."
Setelah selesai membereskannya brama masuk ke kamar, ia merasa badannya sakit semua setelah 14 hari latihan perang..
"aku ke kamar ya...!" kata brama
"ehmm... Istirahat sana.. Aku ngerberesin baju kotor kamu dulu"
Dengan langkah lunglai brama pergi ke kamar.. Dinda dan bi juju masih sibuk membereskan baju dan lainnya
"non.. Udaaah ama bibi ajah.. Mau di rendam dulu! Sana ke kamar, pijetin pak bram"
"ehmm.. Iya tanggung"
Bi juju memmukul pelan pundak dinda
"iih ya sok ngeyel non mah, udaaahh ke kamar ajah"
Dinda pun menurut, ia pergi ke kamar
Di kamar mas bram masih asik nonton TV sambil rebahan di atas kasur..
"mau di pijetin enggak"
"ehmm..boleh..kaki nya ajah.. Pegeeelll"
Dinda mendekati mas bram dan langsung memijat kaki nya..
Mas bram memperhatikan dinda yang agak gemuk dari sebelum nikah..
"kamu kaya gemukkan deh din"
"masaaa maasss..!" dinda memegang kedua pipi nya
"hehehehehh enggak usah panik gitu..! Bagus kok"
Dinda terdiam sambil memanyunkan bibir nya
"kamu enggak bosen di rumah?"
"ehmm lumayan.. Knpa mas?"
"enggak apa-apa?"
"aku boleh kerja enggak..???"
"ehmmm kalau jadi model jangan!! Kerja biasa ajah pakai izajah kamu"
"ehmm di bank boleh.."
"ehmmm... Terserah tapi jangan model"
Dinda sumringah "enggk apa-apa aku kerja"
"enggak apa-apa.. Tapi nanti kalau punya anak ya berhenti"
"ehmmm... Baiklah.."
Dinda benar-benar senang mas bram, memperbolehkan nya kerja..
Sambil memijat kaki mas bram, dinda melihat ke arah mas bram yang sudah mulai terlelap..
Dinda menyelimuti badan mas bram
Dan tidur perlahan di sampingnya..
Dinda memeluk brama
Brama pun membalas pelukkan dinda..
"kamu kangen ya sama aku"
Dinda melihat brama, yg berbicara dengan mata tertutup..
"ehmmm...iya mas".
Brama mendekap erat dinda..
.....
.
.
.
❤️❤️❤️❤️❤️
Jangan lupa like vote and coment