Little Husband, Fierce Teacher Mother

Little Husband, Fierce Teacher Mother
LHFTM- Perjalanan di Mulai



Kami berdua berhenti, di depan ruangan yang menurutku cukup besar, aku di persilahkan masuk dan ia pun mengetuk pintu dari beberapa pintu yang ada di ruangan itu.


"Ini ruangannya, anda bisa bertemunya sekarang, saya permisi" ucapnya setelah keluar dari ruangan itu ia pamit permisi kepada ku.


Untuk ukuran guru muda sepertinya, itu sudah cukup bagus, nada bicaranya yang tidak keras dan tidak lembut sangat pas untuk menunjukkan bahwa ia berani.


Aku mengetuk pintu tersebut, seseorang mempersilahkan masuk. Ruangan itu terang benderang dengan nuansa lembut itu. Dengan cat berwarna putih, ruangan itu sangat netral dan sejuk akibat angin pagi yang masuk dari celah jendela.


Seorang wanita kisaran umur 35 (mungkin?) menatapku intens, kemudian melangkah mendekati ku, di lihatnya detail dan ia memegang bahu ku. Itu cukup membuatku terkejut saat berada di posisi gugup.


"Siapa namamu?" tanyanya, posisinya ia telah kembali duduk di depanku, aku sampai tidak tersadar akan hal itu.


Oh iya, saking asiknya menceritakan kehidupan awal ku ini, aku sampai lupa memperkenalkan diri, lagi dan lagi, huhhh...


"Namaku adalah Flowie Andrela, usiaku 27 tahun, single dan aku lulusan S2 Universitas**. Aku mengambil jurusan Bisnis dan Manajemen" ucapku menghela nafas panjang, lelah sekali berbicara padahal diriku ini tidak bisa berbicara cukup panjang.


Ada rasa kebanggaan tersendiri di dalam diri ku, menggapai itu semua tidak mudah, apalagi mengingat di sana aku juga harus berjuang keras untuk mendapatkan nilai terbaik di samping aku bekerja menjadi pelayan kedai kopi.


Di sana sudah sangat biasa mendengar tentang Universitas Megah tersebut. Namun di sini, orang-orang menganggap ku tinggi, aku yang sudah biasa di anggap biasa-biasa saja menjadi sedikit bahagia akan kemampuan ku.


"Baiklah, aku sudah cukup tahu tentang kepribadian mu, baik kamu boleh kembali ke ruangan" ucapnya santai, sembari mengecek laporan-laporan sekolah.


Aku terdiam, harus apa? aku benar-benar bingung dimana ruangan ku.


"Maaf, bisakah anda mengantarkan ku ke ruanganku?" tanyaku pelan takut salah ucap.


Sesungguhnya aku adalah anak yang sangat pendiam, teman saja hanya sekedar kenal saat di sana. Aku tidak terlalu bergabung dan lincah seperti kebanyakan orang.


"Oh begitu, baiklah" ia tidak bangkit dari duduknya, namun ku bisa melihat pergerakan nya yang sedang menghubungi seseorang.


Ia menyuruhku duduk, untuk menunggu, ku lihat tak berapa lama, gadis yang mengantarkan ku tadi kembali. Ia mengajakku untuk pergi ke ruanganku.


"Ini ruangan mu, permisi"


Aku memasuki ruangan itu, sepi sangat sepi. Apakah hanya aku sendiri yang bertugas di ruangan ini? tanyaku dalam hati heran.


Sembari menunggu perintah ataupun sejenisnya, aku membuka ponsel genggam milikku, cukup lama hasil jerih payahku sendiri saat berkuliah.


Aku menghela nafas melihat kelakuan nya, tidak jauh tidak dekat, selalu saja mengontrol ku.


Tiba-tiba di tengah lamunanku, benda pipih yang sedang ku genggam bergetar, nama seseorang terpampang jelas di layar hitam itu.


'Pak Tua Menyebalkan'


Dia lagi! kesal ku gemas


"Ya? halo? ada apa?"


"Dimana kau? kenapa terlambat huhhh?" sungut nya tak sabar


"Aku sudah sampai, berhentilah mengontrol ku, aku sudah dewasa!"


"Karena kau sudah dewasa maka itulah yang aku takutkan, aku takutt .... kau .... huhhhh" terdengar nafasnya yang pelan seperti menahan sesuatu.


"Sudah lah, aku bisa menjaga diriku sendiri, aku ini wanita baik-baik, percayalah padaku!" aku berusaha meyakinkan nya.


"Baiklah, ku beri waktu 3 bulan untuk mempersiapkan itu semua"


"Hahh? mempersiapkan apa?!" ucapku kaget, ku rasa aku tidak punya perjanjian pada Pak Tua Menyebalkan ini?


"Mempersiapkan masa depanmu ...." ucapnya mengerikan, aku segera menutup panggilan itu.


Keringat dingin mengalir di kulitku yang putih bersih, apa maksudnya.....??? Tidak! tidak mungkin, aku menggeleng berusaha menghilangkan pikiran aneh ku, tidak mungkin!


Aku berusaha tenang dan rileks huhhhh, hari pertama yang cukup menguras tenaga.


Jangan lupa like, vote dan dukungannya ya!


Ig : @fx.dhaw


Semoga bahagia selalu ya, semangat!!!