
3 Hari telah berlalu ujian sudah selesai. Malam hari keluarga Rara makan bersama.
Setelah makan malam Rara kembali ke kamar dan ayah berbicara kepada bunda
"Bun anak kita sudah selesai ujian dan sebentar lagi akan lulus, setelah pengumuman kelulusan ayah akan memberi tahu perjodohan ini" kata ayah
"Apa pun yang terbaik untuk Rara bunda mengikuti" jawab bunda
Setelah itu ayah pergi ke kamar dan bunda membersihkan meja makan.
Keesokan harinya
Hari ini adalah hari pengumuman kelulusan Rara
Rara berangkat sekolah diantar oleh ayahnya, setelah pamit kepada ayahnya Rara, Rara masuk ke dalam sekolah.
Seperti biasa di koridor bertemu dengan Caca.
"Assalamualaikum Cantik" salam Caca
"Waalaikumsalam" jawab Rara
"Eh Ra lo tau ngga?" tanya Caca
"Lo aja belum cerita jadi mana gue tau" kata Rara
"Oke gue kasih tau. Jadi tu ya ntar malem gue mau ke rumah calon kakak ipar gue haha" kata Caca
"Maksud lo?" tanya Rara yang belum mengerti
"Iya kan Kak Vano udah di jodohin tuh nah ntar malem gue sekeluarga mau dateng ke rumah yang dijodohin sama Kak Vano" terang Caca
"Selamat yang mau dapet kakak ipar" ejek Rara
"Dan calon kakak ipar gue cantik ya kayak ko wkwk" kata Caca
Flashback on
Di Kediaman Abraham setelah makan malam Papa Aditya mengumpulkan keluarganya di ruang keluarga karena ada yang ingin disampaikan.
"Bagaimana keputusan kamu Vano?" tanya Papa kepada Devano
"Vano ngikut ngikut papa aja" jawab Devano
"Mama yakin kehidupan kamu akan jauh lebih baik daripada kamu bersama Sisca" kata Mama
"Memang siapa yang dijodohkan dengan kakak?" tanya Caca
"Namanya Chaira putri teman papa" jawab Papa
"Chaira? Ini orangnya?" tanya Caca dengan menunjukkan foto Rara
"Iya kayaknya papa sudah lupa mama kamu yang udah pernah ketemu setelah ia dewasa" jawab Papa
"Iya bener ini Chaira" tambah Mama
"Jadi Kak Vano mau nikah sama Rara?" tanya Caca kembali
"Oh jadi dia yang suka kamu ceritakan ke mama itu? Bagus lah mama dengar dari kamu dia anak baik kan?" tanya Mama Caca hanya mengangguk
"Jadi besok malam kita datang ke rumah dia" kata Papa
"Ya pa" jawab Devano sendu
Flashback off
"What kok gue disambung sambungin" ucap Rara ga terima
"Kan gue bilang lo cantik huhh" jawab Caca
Setelah sampai di kelas mereka menunggu guru mereka untuk mengetahui hasil kelulusan.
Beberapa menit kemudian wali kelas mereka datang.
"Selamat pagi" sapa Bu Saras selaku wali kelas
"Selamat pagi Bu" jawab semua murid
"Ibu akan membagikan hasil ujian kalian" kata Bu Saras
Kemudian Bu Saras membagikan hasil nilainya satu persatu.
"Oke kita buka bareng bareng ya 1 2 3" teriak Bu Saras
"Yey gue lulus" kata Caca
"Gue juga yeyy" teriak Rara
"Gue juga" tambah salah satu murid lainnya
"Bu siapa nih yang tertinggi?" tanya salah satu murid
"Yang tertinggi di sekolah ini adalah.. Kepo ya?" canda Bu Saras
"Ihh bu serius siapa?" tanya murid lainnya
"Yang tertinggi yaitu selamat untuk Chaira Khanaya Putri" kata Bu Saras
"Waa selamat sahabat gue" kata Caca dengan memeluk Rara
"Selamat ya Ra" kata murid lainnya
"Makasih yaa" jawab Rara
Akhirnya pembagian nilai selesai Caca, dan Rara pergi ke kantin sebentar.
Sesampainya di kantin mereka bertemu dengan Dino
"Hai Ra, hai Ca!" sapa Dino.
"Hai!" jawab mereka
"Eh Ra gimana nilai lo?" tanya Dino
"Alhamdulillah memuaskan" jawab Rara
"Nilai Rara mah selalu bagus dia aja lulus dengan nilai tertinggi di sekolah ini" sambung Caca
"Waah selamat ya Ra" ucap Dino memberikan selamat pada Rara
"Makasih Din oo iya gimana nilai lo?" tanya Rara
"Ya lumayan sih, eh Ca nilai lo gimana bagus ga?" tanya Dino
"Eh lo ngremehin gue ya, nilai gue mah bagus lah" jawab Caca
"Ra bisa ngomong sebentar ngga?" tanya Dino
"Mm bisa aja" jawab Rara
"Okey di sana yuk sebentar" ajak Dino
"Ya udah ayo" kata Rara
"Eh ca gue minjem temen lo sebentar ya ntar gue balikin lagi" izin Dino
"Iya jangan sampe temen gue lecet ya awas lo" jawab Caca sambil mengancam
Kemudian Rara dan Dino menuju taman sekolah dan Dino membuka suara
"Ra sekarang kan kita udah lulus ni" ucap Dino
"Iya terus kenapa?" tanya Rara
"Gue mau lo jadi pacar gue, lo mau kan?" Dino balik bertanya
"Din maaf tapi lo kan tau gue ngga boleh pacaran sampai kapan pun, bukan setelah lulus habis itu dibolehin" terang Rara
"Maaf Din kalo gue nolak lo sekian kalinya, kalau gitu gue pamit Din" sambung Rara
Setelah itu Rara kembali ke kantin dan menghampiri Caca
"Ca pulang yuk" ajak Rara
"Oh oke" jawab Caca
Ditengah mereka berjalan Caca bertanya kepada Rara
"Ra lo ga diapa apain kan?" tanya Caca
"Ngga kok" jawab Rara
"Lha itu tadi ngapain Dino ngajak lo bicara berdua?" tanya Caca kembali
"Dia nembak gue lagi Ca" ujar Rara
"Terus lo terima?" tanya Caca kembali karena terlalu kepo
"Ya ngga lah kan lo tau kalo gue ga diizinin pacaran" jawab Rara
Kemudian mereka sampai di parkiran.
"Lo dijemput siapa Ra?" tanya Caca
"Ayah gue katanya mau jemput kalo lo? " Rara balik bertanya
"Kak Vano dongg hehe" jawab Caca
"Eh Ca gue duluan ya tuh ayah udah di depan" kata Rara
"Okey deh hati hati" timpal Caca
~Bersambunggg
Halo teman-teman gimana kabarnya?
Semoga dalam lindungan tuhan ya
Makasih untuk temen temen yang udah baca novel aku.
Maaf kalau belum bisa membuat kalian puas:p
Terus tunggu kelanjutannya ya:)
Jangan lupa vote, like, and komen jugaa:')
Follow juga akunku ini☺️
Terimakasih🙏🏻 😕