It'S Me Kajesa

It'S Me Kajesa
Bab 21 Wisuda



Pagi harinya Rara disibukkan oleh persiapan wisudanya karena Rara yang ingin makeup sendiri tanpa bantuan mua pun harus bangun pagi untuk bersiap-siap.


Nafisa yang terbangun karena suara berisik yang Rara timbulkan pun turun ke bawah untuk menemui bunda.


Bunda dan ayah sedang bersiap-siap. Saat Nafisa datang bunda langsung memandikan Nafisa dan menyisir rambut Nafisa.



Setelah bergelut dengan make up Rara selesai dan langsung mengambil tasnya dan turun ke bawah untuk menemui keluarganya yang sudah menunggunya


"Ayah bunda ayo" kata Rara yang sedang menuruni tangga


"Kakak cantik banget" puji Nafisa yang duduk dipangkuan bunda


"Iya kamu cantik banget" tambah ayah dan bunda


"Makasih ya udah ayok udah jam segini" Rara mengingatkan


Mereka pun berangkat ke sekolah Rara.


Sampainya di parkiran mereka bertemu keluarga Caca yang juga baru sampai.


Mereka masuk bersama-sama akan tetapi Caca dan Rara adalah peserta wisuda jadi memisahkan diri dari keluarganya dan bergabung bersama teman-teman yang sudah datang


Acara demi acara sudah terlewati kini hingga tiba saatnya pengumuman hasil ujian akhir yang akan disampaikan oleh kepala sekolah


"Hasil ujian nasional terbaik tahun ini di SMA Bina Bangsa adalah.." ucapan ibu kepala sekolah menggantung agar membuat kepo tapi tidak untuk yang sudah tahu


"Selamat untuk Chaira Khanaya Putri dari kelas Mipa 3 dengan hasil nilai 39.5 ananda diharap naik ke panggung untuk memberikan kata motivasi/kata sambutan untuk teman-teman" kata kepala sekolah


Saat Rara akan menuju panggung tepuk tangan meriah menyambut


Plok plok plok


Rara akhirnya memberikan kata sambutan dan kata motivasi untuk teman-teman dan tamu undangan


"Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh puji dan syukur kita haturkan kepada tuhan yang maha esa. Pertama-tama saya mengucapkan banyak terimakasih untuk para guru yang selalu membimbing saya, teman-teman yang selalu mendukung saya dan pastinya saya ucapkan terimakasih kepada kedua orangtua saya yang selalu mendoakan saya. Kunci sukses hanya ada dua yang pertama selalu berusaha dan yang kedua selalu berdoa. Untuk itu saya mengucapkan ayo kita sukses bersama dengan menjadi orang yang bermanfaat, saling suport satu sama lain, tidak menjatuhkan satu sama lain karena kita keluarga, and don't forget to always think positive. Saya harap semua teman-teman sukses dengan pilihannya masing-masing kita disini hanya bersama-sama mendukung satu sama lain agar tidak saling menjatuhkan dan bersama-sama kita menggapai kesuksesan. Dan semoga sekolah kita tercinta ini semakin maju dan semakin berprestasi dengan menghasilkan orang-orang yang bermutu dan bisa memajukan bangsa dan Itu saja kata dari saya kurang lebihnya mohon maaf Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" kata sambutan yang diberikan oleh Rara singkat akan tetapi memiliki banyak makna yang terkandung di dalamnya.


Suara tepuk tangan dari semua orang kembali bergemuruh setelah Rara menyelesaikan perkataannya.


"Bagus banget ya pah kata-katanya" kata Mama Sara


"Iya memotivasi banget" jawab Papa Aditya


Setelah acara selesai kini semua siswa dengan keluarga boleh foto-foto dan setelah itu pulang kembali ke rumah masing-masing.


"Ci kita foto bareng yuk di situ tuh" kata Mama Sara


Kemudian kedua keluarga itu foto bersama tak lupa Rara dan Caca berfoto bersama. Devano yang tidak mau kalah dengan adiknya mengajak Rara untuk foto bersama dengannya.


Setelah sesi foto selesai mereka pulang ke rumah masing-masing.


Keluarga Abraham


"Kata-kata Rara motivasi banget untuk semuanya" kata Caca yang sudah berada di mobil


"Pasti lah calon istrinya Devano" jawab Devano bangga


"Kalo papa ngga jodohin kamu, kamu juga bakal nikah sama si model itu" papa juga membanggakan dirinya dan menjatuhkan Devano


"Iya bener kalo aja kamu jadi nikah sama dia mama coret kamu dari daftar anak mama Van" tambah mama


"Haha ****** lo kak terpojokkan makanya jangan sombong" Caca yang mentertawakan kakaknya


"Sialan lu Ca" balas Devano


Kemudian mereka melanjutkan perjalanannya untuk pulang ke rumah.


Keluarga Chaira


Keluarga Rara sama halnya dengan keluarga Abraham yaitu pulang ke rumah karena Rara ingin segera beristirahat.


Di mobil hanya ada perbincangan-perbincangan kecil.


Pada saat akan meletakkan ponselnya ada notif muncul dari ponsel Rara


Chaira POV


Saat aku ingin memasukkan ponselku ke dalam tas ada notif muncul dari ponselku tapi tidak aku simpan di kontak aku pun membuka pesan dari orang itu dan isinya seperti ini


081*********


Chairara


"Maaf ini siapa ya?"


081*********


"Kamu inget aku ngga?"


"Aku Dio temen kamu di Semarang"


Flashback on


Sewaktu Rara berumur 5 tahun nenek dari ayahnya sakit dan ayahnya adalah anak tertua jadi mau tidak mau ayah Rara harus membawa Rara, dan Bunda Cici untuk tinggal di Semarang sementara waktu agar Nenek Lita nenek Rara ada yang menjaga.


Rara disana sudah memiliki teman satu komplek yaitu Dio namanya. Masa kecil Rara pernah menyukai Dio karena kebaikan Dio.


Dulu Dio suka membawa Rara keliling taman untuk bermain dan ia juga sering membawakan mainan dan makanan untuk Rara.


Dio juga pernah menenangkan hati Rara sewaktu Rara menangis karena harus pulang ke Jakarta


Maka dari itu bisa dibilang Dio cinta pertama Rara sewaktu kecil


Flashback off


Chairara


"Hah Dio?"


"Kalau tidak salah rumah kita satu komplek ya?"


081*********


"Iya btw aku nyusul kamu ke jakarta lho"


Chairara


"Lo sekarang dimana?"


Dio


"Yang pasti kita itu dekat"


Chairara


"Maksudnya?"


Read


Saat pesanku hanya dibaca aku semakin penasaran saat dia bilang dia ada didekatku masak Kak Devano kan ngga mungkin kalau pun kak Devano ia pasti akan bertemu dengan Caca tapi siapa?


Aku terus berpikir siapa Dio yang sekarang.


"Kakak" kata Nafisa menyadarkanku dari pikiran tentang Dio


"Ah iya kenapa Nap?" tanya Rara halus


"Kakak kok diem aja?" Nafisa balik bertanya


"Kakak capek jadi kakak males ngomong Nap, maafin kakak ya" jawab Rara dan Nafisa hanya mengangguk tanda mengerti


Aku kembali memikirkan omongan Dio karena aku penasaran dengan omongannya.


Tapi tak terasa sudah sampai di rumah aku pun dengan cepat turun dan langsung bersih-bersih kemudian istirahat karena hari ini cukup melelahkan bagiku


~Bersambunggg..


Aku minta Likenya ya teman-teman ✨


Terimakasih yang sudah membaca novel aku


Kritik dan saran silahkan ketik di kolom komentar


Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan❤️