
Pagi hari Ody sudah siap dengan seragamnya dan tas yang ada di pundaknya, ia berjalan menuruni tangga dan duduk di kursi meja makan. Ia makan sembari menjawab beberapa pertanyaan dari orang tuanya.
Ia pun berangkat sekolah setelah berpamitan kepada ayah dan bundanya, di tengah perjalanan ia memikirkan kembali perkataan bundanya tadi malam. Tak terasa Ody pun sudah sampai sekolah, Ody mengambil tas dan ponsel lalu turun dari mobil. Saat berjalan memasuki kelas Ody mendapat sebuah pesan dari Ean.
Ean jele
'Pagi cantiknya ean, sekolah yang rajin ya!'
^^^MaudyKajesa^^^
^^^'pagi juga ean jelee, ean juga semangat jangan lupa sarapan'^^^
Sibuk membalas pesan dari Ean, Ody pun bertabrakan oleh orang.
Bruk.
'Iiih bunda sakit' rintih Ody sembari membersihkan tangannya yang terkena debu.
Ody menatap uluran tangan orang yang ia tabrak. Ia pun menganga melihat wajah orang yang ia tabrak tadi.
'Mau sampai kapan lihatin gitu doang, ini tangan gua pegel' Ody pun dengan cepat menerima uluran tangan itu, laki-laki itu hanya terkekeh pelan.
'Lain kali jalan itu jangan main hp ya Jea' orang itu mengusap rambut Ody lalu pergi meninggalkannya.
Ody yang terpaku karena perlakuan laki-laki tadi. Ody pun menggeleng pelan lalu tersenyum dan berjalan menuju kelas.
'Akhh jantung gue ga aman' ia mengusap-usap rambutnya tadi.
'Eh tapi tunggu kok dia tau nama gue, dan manggil nama gue pakai sebutan Jea yang manggil pakai nama itu kan cuma Ean, tapi ya kali itu Ean kalau iya dia pasti bilang hai cantiknya ean' pikir Ody.
'Heh Ody' Caca menepuk pundak Ody secara tiba-tiba.
'Caca lo jahat banget ye!' Ody pun masuk ke kelas dengan muka kusutnya.
Caca pun menyusul Ody dan duduk di sampingnya, 'Lo ngapa deh tadi senyum-senyum ga jelas gitu kek orgil tau ga'
'Siapa yang senyum-senyum coba salah lihat kali lo' Ody malu lalu menelungkup kan kepala di mejanya
'Halah jujur aja, gue tau ya tadi lo di tolongin kan sama cowok' Ody pun dengan cepat mengangkat kepalanya.
'Caca lo tau?!' Ody menggoyangkan bahu Caca
'Dari lo jalan terus main hp habis itu tabrakan ama tu cowo ya gue tau, orang niat gue nyamperin lo eh malah lo senyum-senyum ga jelas'
'Tapi Dy lo bersyukur bisa di tolongin salah satu cogan di sekolah, lo tau namanya ga?' Ody menggeleng pelan
'Eh tunggu namanya Dio Alvarean bukan?' Caca mengendikkan bahunya.
Ody melihat itu mendesah kecewa.
Bel pun berbunyi mereka mengikuti pelajaran dengan serius hingga akhir. Setelah mengemas buku-bukunya ia pun berjalan ke parkiran bersama Caca namun, Caca sudah di jemput duluan dan Ody ingin buang air kecil alhasil Ody pergi ke toilet sendirian. Saat keluar dari toilet ia melihat Rean sedang jalan berjalan menuju parkiran. Ody pun dengan cepat menghampiri Rean.
'Kak Rean tunggu' Ody pun berlari menghampiri Rean, ia pun terengah-engah akibat berlari.
Rean pun hanya melihat sambil menautkan alisnya.
'Kakak tau nama Jesa dari siapa terus kenapa kak rean manggil Jesa dengan nama Jea? Kan kita belum kenalan, terus ga ada yang manggil Jesa dengan nama itu selain temen kecil Jea' tutur Ody panjang lebar.
'Udah ngomongnya?' Ody hanya mengangguk, melihat itu Rean pergi meninggalkan Ody.
Ody kaget melihat Rean pergi lalu berteriak 'Kak Rean ngeselin'
Rean yang mendengar itu hanya terkekeh pelan.
Ody pun jalan menuju mobilnya lalu menjalankan mobilnya dengan perasaan kesal, Ody yang tengah kesal ingin meminum coffee ia pun membeli coffee lalu pulang ke rumah. Sesampainya di rumah ia tak melihat bundanya, Ody menghampiri Mbak Lila yang sedang memasak.
'Eh non Ody sudah pulang, mau langsung makan? Biar Mbak siapkan'
'Iya mbak boleh, mbak bunda kemana ya?' tanya Ody sembari duduk di meja makan.
'Oalah Ibu nemenin Bapak kerja berangkatnya pagi tadi, kalau gitu mbak tinggal ke dapur ya non' Ody hanya mengangguk pelan, tak lama ia mendengar dering dari ponselnya
'*Halo bunda'
^^^****^^^
'Bunda kenapa ga bilang?'
^^^****^^^
'Oke deh bunda hati-hati ya*'
Setelah makan Ody mengambil tasnya lalu naik ke kamarnya. Ia pun ganti baju lalu merebahkan tubuhnya di atas kasur. Ia memikirkan siapa itu Kak Rean dan mengapa dia tau namanya. Tak lama ody pun ketiduran karena lelah.
tbc-
jangan lupa like, komen, vote, dan tambahkan ke favorit ya!!