It'S Me Kajesa

It'S Me Kajesa
Bab 37 Honeymoon 1



Rara terkejut karena lupa membawa handuk ia pun memakai jubah mandi yang ada di kamar mandi, baru ia keluar untuk mengambil baju namun ia melihat sekitar dahulu apakah Devano ada di kamar. Ia melihat Devano yang terlelap di atas kasur. Rara pun tersenyum senang karena Devano tidak bisa melihat ia yang hanya memakai jubah mandi saja. Rara pun dengan cepat mengambil bajunya dan berlari ke kamar mandi. Devano sebenarnya tidak tidur ia hanya memejamkan matanya saja ia yang melihat Rara dengan cepat kembali ke kamar mandi pun tersenyum licik. Setelah Rara selesai ia keluar dari kamar mandi dan membangunkan Devano yang ia kira tidur.


“Mas bangun sekarang kamu.” kata Rara menggoyang-goyangkan tubuh Devano.


“Kenapa kamu lari-lari?” tanya Devano.


“Hah? Berlari maksud kamu mas?” Rara baik bertanya.


“Iya kamu ngga bawa baju kan terus kamu lari deh.” jawab Devano.


“Kok kamu tahu kamu nggak tidur ya?” tanya Rara dengan wajah yang sudah memerah.


“Nggak aku cuma memejamkan mataku aja.” jawab Devano santai.


“Berarti kamu liat aku dong tadi?” tanya Rara kesal Devano mengangguk.


“Aaa kamu kok ngga bilang?” Rara mencubit perut Devano.


Devano pun menarik Rara agar Rara terbaring dan menggelitiki Rara dan sekarang Rara berada di bawah Devano.


“Kamu sekarang mulai nakal ya sama aku.” kata Devano.


“Kamu juga jahilin aku terus.” Devano pun menggelitiki perut Rara.


“Aaa mas geli tau.” kata Rara.


"Salah siapa kamu nakal." jawab Devano.


Devano pun kembali menggelitiki Rara hingga nafas Rara tersenggal-senggal karena lelah tertawa.


Devano menatap lekat manik mata Rara dan melihat bibir Rara yang merah alami. Jantung Rara pun berdetak semakin kencang karena tatapan Devano pipi Rara sudah bersemu merah.


Mukanya gemesin banget kalau lagi malu kayak begini batin Devano


Devano pun mengecup singkat bibir Rara dan wajah Rara pun bertambah merah ia pun mengalihkan pandanganya ke langit-langit kamar ia tak dapat memberontak karena kedua tangannya ditahan oleh Devano. Devano pun menatap mata Rara kembali dan mengecup bibir Rara namun tak hanya mengecup ia juga melu*** pelan bibir Rara. Rara pun hanya diam dan perlahan terbawa suasana hingga membalas ciuman Devano meski kaku.


Setelah lama ******* bibir Rara Devano menarik badan Rara agar berbaring dengan posisi yang enak namun tidak melepaskan ciumannya. Kini Devano memasukkan lidahnya ke dalam mulut Rara, dan Rara hanya mengikuti apa yang suaminya lakukan.


Setelah Devano mengakhiri ciuman mereka karena dirasa Rara sudah kehabisan nafas pun menatap wajah Rara yang sedang mengatur nafasnya kembali. Devano melihat setiap wajah Rara dan mengelus wajah Rara yang mulus.


Rara sedikit terkejut dan ia menelan salivanya dengan susah karena tubuhnya yang sudah menegang. Devano yang melihat mata Rara dan pada akhirnya mata mereka saling beradu.


Wajah Rara pun semakin merah karena telah beradu pandang dengan Devano.


~Bersambunggg


Makasih yang udah baca karya aku jangan lupa untuk like, komen, dan votenya yaa.


Aku akan tambah up jika like, dan votenya nambah karena akhir-akhir ini likenya menurun dan votenya pun tidak ada.


Kita bagi hasil ya teman-teman aku menulis karya kalian like dan vote karya aku.


Jangan lupa ditambahkan ke favorit agar jika aku up ada nofikasi.