It'S Me Kajesa

It'S Me Kajesa
Bab 16 Daftar Kuliah



Pagi hari Rara bersiap-siap untuk pergi berangkat ke kampus yang akan ia daftar.


Setelah bersiap-siap Rara turun ke bawah untuk sarapan bersama ayah bundanya.


"Rara kamu nanti berangkat naik apa?" tanya ayah


"Ayah mau pergi ngga?" Rara balik bertanya


"Ayah lagi ga kemana-mana" jawab ayah


"Rara pinjem mobil ayah ya" kata Rara sambil menyuapkan nasi ke dalam mulutnya


"Iya dipakai saja ayah hari ini mau dirumah bersama bunda" kata ayah dengan nada menggoda bunda


"Yee ayah kayak masih muda aja" ejek Rara


"Ya sekali-kali balik ke masa muda boleh kan?" ayah bertanya kepada Rara sambil menyenggol tangan bunda


"Iya emang Rara aja yang muda" bunda pun ikut bercanda dengan anak dan ayah itu


Setelah selesai makan Rara pamit ke ayah dan bunda.


"Kamu berangkat bareng siapa nak?" tanya Bunda sambil mencium pipi Rara


"Rara jemput Caca kok bun" jawab Rara sambil berjalan keluar pintu


"Hati-hati ya nak" bunda melambaikan tangan


"Iya bun assalamualaikum" salam Rara


"Waalaikumsalam" jawab bunda


Rara pun melajukan mobilnya ke rumah Caca


Beberapa menit kemudian mobil Rara masuk ke dalam halaman rumah Caca


Rara pun turun dan memencet bel rumah Rara


Devano yang mendengar suara bel pun membukakan pintu.


"Eh kamu Ra ada apa?" Devano dengan ramah bertanya pada Rara


"Mau jemput Caca kak" Rara membalas dengan singkat


"Ya udah ke atas aja Ra Caca masih di kamarnya" jawab Devano yang masih ramah terhadap Rara


"Makasih" kata Rara singkat


"Caca" teriak Rara mengejutkan


"Lho ya sekarang udah bisa ngagetin gue" balas Caca


"Masih lama ngga?" Rara yang bertanya kepada Caca sembari duduk di kasur Caca


"Ngga tinggal pake jilbab aja gue dah pake make up kok jadi lo tenang aja cepet" Caca pun memilih hijab yang pas untuk pakaiannya


Rara menunggu Caca sambil bermain ponsel


"Ra bagus yang mana hijabnya yang ini atau ini" Caca menunjukkan jilbab yang ingin ia pakai


"Udah yang milo aja bagus" jawab Rara


"Ya udah Yuk berangkat" Rara hanya berdehem tapi pandangannya masih tertuju di ponselnya


"Ra lo liat apa sih sampai serius bener" Caca yang merasa dicuekin pun bertanya


"Ini Dino tanya mau kuliah dimana" Rara masih asyik dengan ponselnya


Mereka turun ke bawah dan di ruang keluarga ada Devano yang sedang bermain ponsel dan menyalakan televisi


"Kak Caca pergi dulu ya" Caca pamit kepada Devano


"Iya, sama Rara?" Devano bertanya kepada Caca karena ia sudah memiliki rasa terhadap Rara


"Iya" jawab Caca. Rara yang mendengar itu masih fokus ke ponselnya karena ia masih sakit hati karena ulah Sisca kemarin


Kemudian mereka keluar dan segera berangkat ke kampus untuk pendaftaran


"Ra sampai kapan lo tunda perjodohan ini?" tanya Caca ditengah perjalanan


"Belum tau gue masih belum siap kalau suatu saat Sisca datang lagi" Rara menjawab dengan fokus mengemudi


"Semoga kak Devano cepet nyelesaiin masalahnya" Caca dengan tulus mengatakan itu karena ia dan keluarganya hanya ingin Rara yang menjadi menantu di keluarga Abraham


Rara hanya diam tak menjawab karena ia tau apa maksud Caca bertanya seperti itu


~Bersambunggg


Terima kasih bagi yang berminat membaca novel aku😊


Mohon maaf jika masih ada kekurangan


Jangan lupa like, komen, and tambahkan ke daftar favorit ya teman-teman ✨