
Beberapa jam kemudian bel pulang sekolah berbunyi, murid murid pun berhamburan keluar dari sekolah. Pada saat berjalan di koridor Caca dan Ody berbincang-bincang sembari menunggu supir Caca.
Tak lama sopir Caca pun datang dan mereka langsung menuju rumah Ody. Di tengah perjalanan Caca bertanya-tanya kepada Ody tentang hubungannya dengan Dino.
"Ody perasaan lo gimana sih ke Dino? Gue lihatnya kasian, dari kelas 10 dia ngejar lo tapi lo ga terima" Caca sangat penasaran dengan jawaban Odya.
"Gue ga suka sama Dino lagi pula gue juga udah bilang ke dia untuk cari cewe lain, lo pasti tau kan yang suka sama Dino tuh banyak tapi dianya aja yang ga mau. Gue juga lagi suka sama orang soalnya," Odya menjawab dengan santai.
"What?!! Lo suka sama orang tapi kok ga bilang gue sih, gue siapa lo sebenernya? Ngeselin banget, awas lo ya" ancam Caca dengan muka yang berpura-pura marah.
"Apa sih Ca becandaan doang lagian gue juga masih nunggu first love gue" terang Odya
"Sumpa ya Dy gue masih kepo sama first love lo itu siapa, kasih tau dong" Caca memberikan muka memelas kepada Odya.
"Big no!! Gue ga akan pernah kasih tau ke semua orang, kalau gue kasih tau ntar dia sama yang lain kan repot"
"Ih kok gitu, ya udah deh" pasrah Caca
Mereka pun melanjutkan obrolan dan tidak terasa sampai di rumah Odya, mereka masuk dan sudah melihat bunda menyambut mereka dengan makan siang yang sudah dihidangkan. Setelah makan mereka menuju kamar Ody untuk sekedar mengobrol, mengerjakan tugas, dan lebih tepatnya menggibah. Setelah setengah hari mereka menghabiskan waktu untuk bercanda, mengerjakan tugas, Caca pun pamit pulang karena hari sudah semakin sore dan kakaknya Gibran sudah menunggu diluar.
Malam harinya Ody hanya menjalani aktivitas malam seperti biasa yaitu makan malam, beribadah, belajar, lalu tidur. Hanya seperti itu.
Saat sedang belajar terdengar suara ketukan dari pintu kamar Ody, Ody pun mempersilahkan masuk dan ternyata bundanya yang mengetuk pintu.
Bunda Cici menemani Ody belajar sembari Ody bercerita tentang sekolahnya.
Setelah belajar, Ody menggosok giginya dan kemudian menaiki tempat tidur. Bunda Cici menarik selimut Ody sampai dadanya dan mencium kening anaknya itu lalu mematikan lampu kamar Ody.
Paginya Ody menjalani harinya seperti biasa, saat sedang sarapan Ayah membuka suaranya.
"Ody, nanti pulang sekolah ada yang ayah ingin bicarakan" Ody pun hanya menganggukkan kepalanya.
Setelah sarapan Ody berangkat sekolah menggunakan mobilnya. Sampai di sekolah Ody mengobrol dengan Caca.
"Ody, lo tau ga? kakak gue mau dijodohin sama temen bokap gue, yang katanya udah temenan dari lama gitu" Caca cerita dengan penuh semangat.
"Loh emang kakak lo ga punya pacar apa sampai dijodohin segala?" Ody pun bertanya kepada Caca.
"Udah si tapi nih ya pacarnya tuh cuma manfaatin kakak gue doang, udah gitu ga ada sopan santunnya ke mama gue" Caca berucap dengan nada yang menandakan tidak suka.
"Terus ntar gimana, aduh lanjutin ntar aja" omongan Ody terpotong oleh bel pelajaran yang dimulai.
TBC —
aku minta dukungannya ya dengan cara like, komen, vote, dan tambahkan ke favorite ya
makasih orang baik