It'S Me Kajesa

It'S Me Kajesa
Bab 22 Prewedding



Pagi harinya Rara bersiap-siap untuk foto prewedding dengan Devano saat Rara ingin mengenakan hijabnya ponsel Rara berbunyi dan ternyata ada notif dari Dio


Dio


"Selamat pagi Chaira?"


Chairara


"Pagi juga"


Dio


"Ra btw kemarin keluarga kamu deket banget sama cowok ya pacar kamu?"


Chairara


"Haha bukan gue sebenernya tu dijodohin sama ayah"


Saat Dio mulai mengirimkan pesan kepada Rara kemarin Rara jadi memiliki harapan untuk bertemu cinta pertamanya dan sekarang dia bimbang dengan perasaannya. Di satu sisi ia masih mencintai cinta pertamanya sewaktu kecil tapi di sisi lain ia akan menikah dengan laki-laki pilihan ayahnya.


Dio


"Oh selamat ya Ra"


Chairara


"Makasih tapi gue masih ragu yo"


Dio


"Ragu gimana Ra?"


Chairara


"Ya ragu aja gitu sama perasaan gue"


"Udah dulu ya gue udah ditunggu bunda di bawah"


Dio POV


Sebenarnya hatiku hancur Ra pada saat kamu bilang sudah di jodohkan.


Aku rela menyusul kamu ke jakarta hanya untuk berdekatan kembali dengan kamu seperti waktu itu.


Dulu aku pernah berjanji pada diriku sendiri Ra aku akan menjagamu dan pada saat aku sudah sukses aku akan melamarmu tapi aku telat.


Aku sayang kamu Ra dari kecil aku sudah sayang sama kamu aku dulu bahagia bisa bawa kamu ke taman, bermain, dan hatiku rapuh jika kamu menangis di hadapanku.


Aku sekarang hanya bisa berdoa agar kamu bahagia bersama pilihan ayah kamu


I Miss You Chaira


***


Rara pun turun ke bawah karena Devano sudah menunggu.


"Lama banget Nak" kata bunda yang melihat anaknya baru turun


"Iya bun tadi jilbabnya keselip jadi nyarinya susah" jawab Rara berbohong karena ia tidak mau Bundanya tau jika Dio di Jakarta


"Ya udah berangkat yuk Ra udah jam segini" kata Devano


"Ya udah yuk kak" kata Rara


"Kakak" teriak Nafisa yang sedang bermain di ruang keluarga dan melihat kakaknya akan pergi


"Kakak mau kemana?" tanya Nafisa yang sedang ada di atas mainannya yang baru dibelikan bunda



"Kakak pergi dulu ya sama Kak Devano" jawab Rara sambil mengelus pipi chubby Nafisa


"Nap mau es cream" kata Nafisa


"Oke nanti kakak pulang kaka beliin deh buat Nafisa" jawab Rara


"Oke deh kakak boleh pergi sekarang" kata Nafisa


"Ya udah dada Nap" kata Rara sembari mencium pipi Nafisa


Nafisa hanya mengangguk dan kembali dengan mainnya


Kemudian Devano dan Rara keluar rumah dan naik kemobil untuk langsung berangkat ke lokasi pemotretan


Sesampainya di sana mereka langsung menjalani proses fotonya.


Dengan tema yang sudah ditentukan Rara



"Ra habis ini mau kemana?" tanya Devano


"Ke mini market dulu ya kak mau beliin pesanan Nafisa" jawab Rara


Kemudian mereka menuju mini market yang searah dengan rumah Rara


Rara pun masuk ke dalam mini market dan membeli pesanan Nafisa sedangkan Devano menunggunya di mobil


Saat sedang keluar mini market ponsel Rara berbunyi dan ternyata pesan dari Dio


Dio


"Chaira kamu habis foto prewedding ya?"


Chairara


"Haha iya kok lo tau?"


Dio


"Kan aku udah bilang aku di dekat kamu"


Chairara


Dio


"Aku kangen kita dulu Ra"


Chairara


"Lo kira gue ngga apa"


Sampai di mobil pun Rara masih asyik dengan ponselnya


Devano yang bertanya pada Rara namun Rara hanya menjawab singkat pun membuat Devano emosi karena pertanyaannya hanya di jawab singkat oleh Rara.


"Ra" kata Devano perlahan mencoba menenangkan dirinya


"Ya?" tanya Rara


"Siapa sih asyik banget kayaknya" kata Devano


"Teman" jawab Rara masih fokus pada ponselnya


Kemudian Devano menjalankan mobilnya di perjalanan pun Rara masih asyik bertukar cerita dengan Dio


Devano yang sudah termakan emosi pun meminggirkan mobilnya


"Lho kak kenapa?" tanya Rara


"Kamu yang kenapa?" Devano balik bertanya


"Hah aku?" Rara terheran heran tapi masih asyik dengan ponselnya


"Siapa sih" Devano merebut ponsel Rara dari tangannya dan berkata dengan suara tinggi


"Apa sih kak aku udah bilang temen aku" kata Rara


"Temen cowok dan sampai segitunya ya" Devano membaca nama kontaknya


"Kita cuma tukeran kabar aja" jawab Rara


"Sampai aku dicuekin gitu hah? Aku udah sabar ya Ra dari tadi pulang dari foto kamu udah cuekin aku" Devano tersulut emosi


"Kok kamu jadi emosi gini sih kak aku udah bilang kita juga ngga ada apa-apa" jawab Rara


"Dengan cara aku ngajak kamu ngomong dan kamu ngga ngehargain aku sama sekali gitu maksud kamu?" Devano semakin emosi


"Aku kira sifat arogan kamu udah ilang ya kak ternyata masih sama" kata Rara yang juga emosi karena Devano berbicara dengan nada tinggi


"Ngga usah ngalihin topik ada hubungan apa kamu sama dia?" Devano masih belum mereda emosinya


"Aku udah bilang kita temenan, dulu kita satu komplek sewaktu di Semarang itu aja ngga lebih. Kamu ngapa jadi kasar sih kak bisa kan bilang baik-baik" Rara emosi dengan tuduhan Devano


"Aku dari tadi udah sabar kamu aja yang ga tau. Ra sekarang kita udah mau nikah kurangin hubungan kamu sama laki-laki" Devano mulai mengendalikan dirinya


"Iya Rara ngga ada apa-apa. Rara cuma penasaran sama dia karena dulu dia temen baik Rara" jelas Rara


"Ya udah maafin aku ya udah kasar sama kamu" Devano menenangkan Rara


Rara pun hanya mengangguk Devano pun menarik tangan Rara dan mengelus tangan Rara.


Kemudian mereka sampai di rumah Rara


"Mau masuk ngga kak?" tanya Rara


"Ngga usah deh aku mau langsung ke kantor aja udah jam segini" jawab Devano


"Hati-hati ya kak" kata Rara


"Iya assalamualaikum" salam Devano


"Waalaikumsalam" jawab Rara


Kemudian Rara masuk ke dalam rumah


"Assalamualaikum" Rara membuka pintu rumah


"Waalaikumsalam" jawab bunda yang ada di ruang keluarga


"Kakak" Nafisa berlari dan menghampiri Rara


"Ini es cream pesanan Nap kakak beliin 10" Rara memberikan es creamnya kepada Nafisa


"Makasih kak" kata Nafisa sembari mengambil kantong yang berisi es cream


"Jangan dimakan semua ya disimpan di kulkas nanti lagi makannya" kata Rara


"Oke" Nafisa berlari duduk di samping bunda


Rara pun pergi ke kamarnya. Saat Rara berbaring di kasurnya ponselnya berbunyi.


Dio


"Udah sampe rumah Ra?"


Chairara


"Udah nih baru aja"


Dio


"Eh Ra kamu ngga ke Semarang lagi?"


Chairara


"Gatau nih yo kan sekarang nenek udah ngga ada om dan tante gue juga pada di luar kota jadi udah jarang banget kumpul"


~Bersambunggg


Minta Likenya ya teman-teman ✨


Kita bagi hasil saya menghibur kalian, kalian juga like dan komen.


Terimakasih 🙏🏻