It'S Me Kajesa

It'S Me Kajesa
Bab 34 Kedekatan Keluarga



Chaira POV


Jujur aku sakit saat aku menulis chat singkat yang aku kirim kepada Dio namun aku juga ngga mau kalau Mas Devano salah paham antara hubunganku sama Dio. Aku sebenarnya masih sedikit mencintai Dio tapi aku berusaha melupakan dan mulai mencintai suamiku. Aku masih penasaran siapa Dio sebenarnya mengapa ia tahu pernikahanku dan ia tahu kehidupanku. Dan kenapa ia bisa datang ke acara pernikahanku saat itu.


Saat aku ngelamunin siapa Dio Mas Devano memanggil namaku karena oma sudah akan keluar.


“Ra, Ca ayo oma sudah mau keluar dari pesawat” kata Mas Devano


“Iya mas” jawab ku dan Caca hanya mengangguk


Kemudian kita menjemput oma di pintu kedatangan banyak orang yang melonggarkan jalannya karena kedatangan nyonya besar Keluarga Abraham para security pun sibuk menahan orang lain dan mempersilahkan Oma Ratna berjalan leluasa.


Mama Sara pun berlari memeluk mertuanya dan bergantian dengan Papa, Caca, Devano dan setelah itu menatapku


“Ini menantu baru kita” tanya Oma aku pun mengangguk dan mengulurkan tanganku untuk menyalami Oma namun aku terkejut saat Oma tidak membalas uluran tanganku aku merasa takut jika Oma tidak menyukaiku.


Papa, Mama, Caca dan juga suamiku menatap keheranan kepada Oma tatapan mereka juga takut jika tidak menerimaku.


Namun dugaanku salah Oma manarikku ke dalam pelukannya dan berkata


“Selamat Datang Di Keluarga Abraham sayang, jadilah menantu yang baik” kata Oma


Semua menatap lega karena Oma bisa menerimaku di keluarga ini, aku pun membalas peukan Oma dan menganggukkan kepala.


“Jangan terkejut jika suamimu ini sangat jahil nantinya” aku pun tersenyum kepada Oma


“Sudah ayo kita pulang udah ditunggu keluarga Rara” kata Papa


Kemudian kami menaiki mobil kami masing-masing dan aku seperti tadi hanya berdua dengan Mas Devano.


"Mas" kataku membuka pembicaraan


"Hem?" Mas Vano ternyata masih marah denganku karena aku membalas chat dari Dio


"Aku mau jelasin yang tadi tapi kamu jangan marah" kataku pelan


Kemudian Mas Vano pun menepikan mobilnya.


"Jelasin cepat" Kata suamiku dengan ketus


"Itu chat sudah 2 hari yang lalu dan aku baru membalasnya dan kamu bisa lihat isi chat kita" aku pun memberikan ponselku kepada suamiku


Setelah ia membaca semuanya ia menatapku dengan lembut dan mencari kejujuran yang ada di mataku setelah itu tersenyum.


"Aku jaga kepercayaan kamu, makasih karena kamu udah menjelaskan yang sebenarnya" kata Mas Devano


"Iya mas dan aku mohon jangan sampai ada pengkhianatan di rumah tangga kita" pintaku


"Kamu juga, karena aku tau kamu banyak yang menyukai" jawab Devano


Kemudian Mas Devano memelukku dan mencium keningku.


Aku pun tersenyum malu dan aku berpikir pasti sudah ada semburat merah dipipiku dan benar saja Mas Vano sudah meledekku


"Ciee merah pipinya" ledek Mas Vano


"Udah jalan apaan sih" elakku


Mas Vano pun masih tertawa.


Author POV


Kemudian keluarga Abraham sudah sampai di restoran keluarga Rara nampak ayah bunda dan tak lupa si kecil Nafisa ada di situ yang sedang menunggu mereka.


Rara langsung turun dan Nafisa lari untuk menghampiri Rara


“Kakak” teriak Nafisa


Rara pun menurunkan badannya dan merentangkan kedua tangannya untuk memeluk Nafisa.


“Nap kangen sama kakak, kakak nggak pernah pulang” cicit Nafisa


“Kan kakak sekarang sama Kak Devano jadi tidur di rumah Kak Vano” jelas Rara


“Hai Nap” sapa Devano


“Kakak” Nafisa pun melepaskan pelukannya dengan Rara dan beralih memeluk Devano


Devano pun menggendong Nafisa dan berjalan masuk ke restoran


“Bund” Rara dan Devano bergantian menyalami ayah dan bunda.


“Lho mama papamu dimana?” tanya ayah


“Masih di belakang kayaknya” jawab Devano


Kemudian tak berapa lama mobil Papa Adit sampai. Caca pun keluar lebih dulu dan berlari memeluk Nafisa


“Nappp” panggil Caca


“Kakak kok ikut kesini” dengan polosnya Nafisa berkata seperti itu


“Memang tidak boleh kesini?” tanya Caca


~Bersambunggg


Makasih yang udah baca novel aku


Kalau banyak yang like dan komen aku bakalan lebih banyak up dehh☺️


Jangan lupa vote yaa