
Seharian Issa berada di dalam studio musiknya bermain gitar sambil menyanyi, dia juga menyempatkan untuk membuat nada sesuai dengan lagu yang tengah ia tulis. Sambil berlatih untuk nanti malam, acara kecil yang diadakan oleh Bagas dan mengundangnya untuk datang, kemungkinan banyak fans nya yang juga datang karena postingan Bagas di Instastory semalam.
Ding dong
Suara bel terdengar di luar rumah, Issa beranjak dari duduknya membuka balkon dan melihat kebawah, saat dia menemukan Bagas dan teman-teman mereka ada di bawah menunggu gerbang dibuka. Selain Bagas, Issa juga berteman dengan Haikal dan Julian. Julian ini spesialis keyboard tapi suaranya cukup bagus kalau di suruh menyanyi, sedangkan Haikal dia lebih suka mukul, alias drum atau sejenisnya, masalah suara jangan di ragukan juga. Bahkan mereka berempat itu dulunya satu band saat SMP tapi karena SMA nya berbeda-beda, jadilah band bubar, lebih tepatnya tidak pernah main band lagi, apalagi Issa yang di lirik produser music setelah itu. Bedanya Issa sama Bagas itu di kemampuan, kalau Issa bisa menciptakan lagu, sedangkan Bagas lebih ke suara dan permainan gitarnya yang sangat bagus.
Issa masuk kembali ke dalam rumahnya dan mengambil kunci pintu kemudian keluar untuk membuka gerbang, mereka bertiga datang dengan membawa makanan padahal Issa sudah stok makanan untuk mereka makan hari ini.
"masuk-masuk, ngapain sih pada bawa makanan, gue udah beliin yang kalian suka." Ucap Issa sambil mengajak semua teman-temannya masuk.
"ya elah tamu tetep harus berpartisipsi lah sa, lagian nih rumah udah kayak basecamp kita juga sejak lulus SMA." Jawab Julian.
"gue denger lo jalan sama cewek sa." Ucap Haikal penasaran, Haikal tau dari gebetannya yang kebetulan lihat Issa yang di café dengan Asa.
"jangan bilang cewek yang di café waktu itu." Lanjut Bagas
"iya, gue lagi deketin dia sih."
"laahh siapa namanya? Udah move on aja lo." Julian ikut nimbrung karena penasaran, padahal Issa cinta mati dengan Gea bahkan sudah mengatakan dengan sangat percaya diri kalau dia bakal menikah dengan Gea.
"namanya Asa, ISSA DAN ASA cocok tuh." Sahut Bagas sambil tertawa.
"btw cantikan mana sama Gea?."
"kata gue sih cantikan Gea." Jawab Bagas kembali, memang kenyataannya cantik Gea jauh tapi entah kenapa Asa lebih enak di pandang, wajahnya tidak membosankan dan mood boster, apalagi Asa yang suka tertawa dan tersenyum selalu.
"Asa ngga ngebosenin, jadi jangan di bandingin sama Gea, jelas beda konsep." Protes Issa kesal.
Mereka berempat pun masuk kedalam rumah, Issa menyiapkan camilan di dapur, sedangkan Bagas, Julian, dan Haikal naik ke lantai dua lebih dulu. Camilannya yang pasti ada makanan ringan dari indomaret, minuman kaleng coca cola dan sejenisnya, kemudian Issa juga mengupas buah-buahan, kalau siang begini enaknya makan-makanan yang segar, contohnya buah-buahan.
Issa membawa nampan berisi makanan menuju ke lantai dua, agar ruangan tetap steril dan bersih, jika ingin makan di perbolehkan di balkon, balkon studio music itu sejuk, karena Issa menanam berbagai tanaman disana, dan kalau jam segini tidak terkena sinar matahari, beda lagi kalau pagi pasti kena sorotan sinar matahari. Issa menaruh makanannya di meja balkon, kemudian dia bergabung dengan yang lain untuk latihan.
Suara music terdengar di seluruh studio, suara merdu Issa dan Bagas yang bergabung menjadi satu saat mengcover lagu dari Troye Sivan & Gordi yang berjudul wait-from 'three months', bukan seperti latihan music yang akan mereka bawakan nanti malam, lebih terlihat seperti bermain music untuk mengasah kemampuan lagi. Walaupun sesekali bertemu tapi untuk bermain music mungkin ini pertama kalinya setelah sekian lama.
Setelah lagu habis, mereka keluar untuk beristirahat dan bersantai di balkon, sembari merokok dan makan maakanan ringan. Entah membicarakan soal apa mereka disana, tapi sesekali juga tertawa satu sama lain, agak mengganggu orang jalan didepan karena suara tertawa yang cukup keras tapi perumahaan tempat Issa tinggal lumayan sepi, banyak orang yang membeli rumah disana kemudian ya sudah tidak di urus apalagi stay dirumah, karena semuanya sibuk sendiri-sendiri bekerja, lalu pulang kerumah kalau sudah malam.
"ntar gue pinjem baju lo sa, gue males balik kerumah." Ucap Bagas
"ya udah ambil aja, pilih aja sendiri gas. Pokoknya terserah kalian lah, anggap rumah sendiri."
"gini nih yang namanya sahabat, ngga kayak Bagas pelit banget di pinjemin duit doang."
"itu duit anjir, lo kira gue ada duit."
"hahaha."
Issa terus sibuk dengan ponselnya sendiri, begitu pula yang lain, sesekali Issa tersenyum, yang ia lihat adalah highlight milik Asa bersama teman-temannya. Asa sering jalan dengan teman-temannya melakukan hal konyol tapi bagi Issa, wanita itu tetap cantik melakukan apapun dengan berbagai bentuk dan posisi, wajah nya yang sedikit cuby tapi badannya yang tidak begitu berisi, atau lebih terlihat sedikit kurus. Postingan Asa juga hanya ada enam foto, dari foto sendiri hingga foto dengan temannya, tapi Asa tetap cantik. Bagaimana mungkin Bagas mengatakan kalau cantik Gea daripada Asa, bagi Issa malah cantik Asa jauh, harusnya Bagas lebih dekat melihat Asa agar bisa menilai kalau Asa itu cantik.
Berbicara soal Asa, sejak siang tadi pesan Issa belum juga di balas entah apa yang dilakukan wanita itu sepertinya sangat sibuk. Asa juga tidak bisa berjanji akan datang ke acara nanti malam, Issa sangat berharap Asa datang walaupun belum pasti datang atau tidak.
Issa pun melakukan instagram live di akunnya, baru saja live sudah banyak yang bergabung, tidak bisa menyapa satu persatu tapi Issa masih menyapa semua followersnya. Di bantu dengan ketiga temannya, mereka berbincang mengenai pertanyaan yang netijen berikan pada Issa.
"kak Issa putus ya sama kak Gea?." Pertanyaan yang tanpa sengaja di baca oleh Julian. "duhh jawab tuh sa." Lempar Julian pada Issa.
"iya udah putus." Jawaban singkat jelas dan padat tapi kemudian banyak yang memberikan komentar mau jadi pacar Issa si anak baik.
"btw Issa lagi deket sama cewek nih." Ucap Haikal membuat heboh followers Issa. Hingga ada yang komen entah bagaimana dia bisa tau, inti dari komenan tersebut mengatakan kalau Issa lagi follow-followan sama cewek tapi akun ceweknya di kunci, dia juga menanyakan apakah itu cewek yang di maksud.
"nanti juga dikasih tau, kan masih pendekatan, belum tentu ceweknya mau sama gue juga sih." Jawab Issa yang berhasil membuat sedih seluruh followersnya, Issa yang baik harus dapat cewek yang baik juga, ucap disalah satu komenan.