IN THE DARK ROOM WITH YOU

IN THE DARK ROOM WITH YOU
#70



"Honey bangunlah.. kau berjanji membawa anak anak naik yatch bukan?" bisik Belle di telinga Bryan.


"Hmm..ayo kita mandi bersama," Jawab Bryan dengan suara seraknya.


"Aku sudah mandi, ayo cepatlah bangun. Tak perlu mandi. Bukankah kau akan berenang dengan anak anak?" kata Belle membuka selimut Bryan.



"You're so beautiful baby," Bryan melihat wajah segar Belle yang baru mandi.


Belle tersenyum dan mengecup bibir Bryan.


Lalu Bryan bangun dan ke kamar mandi. Bryan hanya menggosok giginya dan mengganti bajunya dengan kaos oblong putih.


Setelah itu, Belle dan Bryan membangunkan anak anak dan merekapun pergi menaiki yatch ke tengah laut.


Bryan menjaga anak anak berenang di laut. Rev dan Val menggunakan pelampung sedangkan Gen tidak.


Gen cukup mahir berenang dan Bryan mendampinginya.


Belle tak ikut berenang. Dia asyik mengabadikan moment ini dengan memotretnya dan memvideokannya.


Belle juga mengirim foto foto Val pada Vina.


Menjelang siang, mereka makan siang di yatch. Belle membawa banyak bekal untuk mereka berlima.


Setelah makan siang, mereka kembali ke resort. Karena kelelahan, anak anak langsung masuk ke kamarnya masing masing dan membersihkan tubuhnya kemudian tidur.


Begitu juga dengan Bryan dan Belle. Mereka masuk ke kamar dan mandi bersama di bath tub.


"Bulan depan Bryce akan kemari bersama Yara," kata Bryan.


"Really? Waaahh mansion akan ramai Berapa lama mereka disini? Apakah anak anak juga ikut?" tanya Belle sembari menggosok tubuhnya dengan puff spon.


"Hanya 2 hari saja. Mereka akan bertemu kakak Yara di Boston. Anak anak tak ikut, mereka bersama Mommy di Swiss," jawab Bryan.


"Kenapa sebentar sekali?" kata Belle.


"Kau tahu Bryce kan? Dia tak pernah betah di suatu tempat, hanya Yara yang tahan dengan kegilaannya," jawab Bryan.


Belle tertawa pelan sembari memijat kepala Bryan yang penuh shampo. Dan merekapun mengakhiri sesi mandinya setelah 1 jam berada di kamar mandi.


Setelah puas di pantai selama 3 hari, keluarga kecil Bryan pun kembali ke mansion. Sebelumnya mereka mengantat Valery dulu pulang kerumahnya.


"Ya sayang..salam untuk orang tuamu ya," kata Belle tersenyum.


Gen tampak melihat kesal pada Val karena dia tak menyebutkan namanya. Dan Val menjulurkan lidahnya dengan wajah ledekannya pada Gen.


"Bye Shorty," kata Gen meledek hanya dengan gerakan mulut saja tanpa suara.


Rev memukul paha Gen dan melambaikan tangannya pada Val.


"Bye Val. Sampai berjumpa lagi di sekolah," kata Rev tersenyum.


Kemudian Bryan pun mengemudikan mobilnya pulang ke mansion.


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Seminggu kemudian, Belle mulai merasakan tanda tanda kehamilan dan dia segera memeriksanya dulu melalui testpack sebelum pergi ke dokter.


Belle menunggu dengan cemas hasil testpacknya. Meskipun sudah beberapa kali hamil, tapi Belle tetap saja deg degan jika melihat hasil testpack.


Setelah beberapa detik, Belle melihat tanda tulisan Pregnant di tespack itu.


Belle tersenyum dan langsung menghampiri Bryan yang baru saja bangun.


Belle memeluk Bryan yang masih ada di ranjang.


"Hei honey. Ada apa? Apa kau meminta jatahmu pagi ini?" kata Bryan tertawa pelan.


"Aku hamil, Bryan," bisik Belle di telinga Bryan.


Bryan kemudian menangkup wajah Belle dan menatapnya.


"Really?" tanya Bryan.


Belle mengangguk dan mengecup bibir Bryan.


Bryan pun mencium seluruh wajah Belle dengan gemas dan memeluk tubuhnya.


"I love you honey. I love you so much," lirih Bryan.


"I love you too," jawab Belle yang masih betah di dalam pelukan hangat Bryan.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA ❤❤❤