IN THE DARK ROOM WITH YOU

IN THE DARK ROOM WITH YOU
#60



Bryan mencium bibir Belle dan Belle melingkarkan kedua tangannya ke leher Bryan.


Tangan Bryan sudah menjelajahi tubuh Belle yang halus dan berhenti di dada Belle yang tampak sedikit lebih berisi.


Bryan menggendong Belle ke ranjang dan melakukan percintaan kali ini dengan lembut dan tenang.


Bryan beranjak dari ranjang dan mematikan lampu kamar sehingga kamar mereka menjadi temaram. Tetapi Bryan tetap membuka gordennya sehingga suasana kamar sedikit meremang.


"Slow se*x...dark room..and eye contact..this is amazing baby", kata Bryan tersenyum dan mulai mencium bibir Belle pelan.


Belle menikmati pelayanan Bryan yang lembut dan membuatnya mendesah.


Bryan mencium seluruh tubuh Belle dan tangan Belle mencengkeram bahu lebar Bryan.


Bibir Bryan bermain lama di dada Belle hingga Belle melengkungkan tubuhnya dan jari lentiknya mencengkeram rambut tebal Bryan.


"Cepatlah Bryan..apa kau mau menyiksaku?", bisik Belle menahan gairahnya.


Bryan tertawa pelan dan menatap mata Belle.


"I love you wifey..", lirih Bryan membelai rambut Belle.


Lalu Bryan memulai kegiatannya intinya. Tubuhnya bergerak perlahan tetapi dalam.


Bibir mereka berciuman dengan tangan bertautan di atas kepala Belle.


Bryan menggigit pelan leher dan dada Belle dengan tetap menggerakkan tubuhnya di atas tubuh Belle.


Tangan Bryan kembali meraba tubuh Belle.


"Aaahh Bryan.. love you honey", desah Belle dengan menutup matanya.


Mereka menikmati percintaan yang pelan dan lembut ini dengan durasi yang lumayan lama.


Bryan mengakhirinya dengan gerakan cepat yang membuat mereka berdua sama sama mendesah dan suaranya memenuhi ruangan kamar mereka yang sunyi.


Bryan memeluk tubuh Belle dan mencium puncak kepalanya.


"Kau tidak lapar?", tanya Belle.


"Tidak..kau ingin makan sayang?", tanya Bryan.


Belle mengangguk.


"Aku ingin makan diluar", kata Belle.


"Baiklah...kita bersiap setengah jam lagi..aku ingin memelukmu sebentar", jawab Bryan.


Belle menciumi dada bidang Bryan dan mengecup bibirnya.


Satu jam kemudian, merekapun keluar dari apartemen dan berjalan mencari restoran yang terdekat.


Belle memilih beberapa makanan berat dan Bryan terlihat sedikit kaget dengan makanan yang dipesan Belle.


"Sayang..kau akan menghabiskan ini semua?", tanya Bryan.


"Sepertinya tidak..aku hanya merasa ingin memesannya ketika melihat gambarnya di buku menu tadi..tapi kurasa ini kebanyakan", jawab Belle yang bingung melihat banyaknya makanan di mejanya.


Bryan hanya tersenyum heran melihat sang istri yang justru kebingungan melihat makanan pesanannnya.


Dan akhirnya Bryan pun membantu menghabiskan makanan itu. Tapi tetap Belle yang lebih banyak memakannya.


"Aku kau kelaparan sayang?", tanya Bryan menyudahi makan malamnya.


"Hmm..tadi aku melewatkan makan siang..jadi aku benar benar lapar", jawab Belle.


"Apa kau sangat sibuk kuliah?", tanya Bryan.


"Tidak..tadi aku justru pulang lebih dulu..aku sedikit tidak enak badan..tapi setelah tidur, aku kembali segar", jawab Bryan.


Bryan melihat Belle dan memegang keningnya.


"Bryan..aku tidak sakit..kemarin malam, aku mengerjakan tugas sampai malam", kata Belle.


"Baiklah..ayo kita pulang sekarang..agar kau bisa beristirahat lebih banyak sayang", Bryan kemudian meminta bill dan memberikan uang cash pada pelayan.


Setelah itu, mereka berdua kembali ke apartemen. Bryan mendekap erat Belle karena cuaca agak dingin.


Sesampainya di apartemen, Bryan membukakan coat Belle dan membawanya ke kamar mereka.


Bryan juga membukakan baju Belle dan menggantinya dengan baju tidur.


"Bryan..aku bisa melakukannya sendiri", kata Belle.


"Ada aku disini...manfaatkan aku", jawab Bryan lalu membawa Belle ke kamar mandi untuk sikat gigi. Dan Bryan membuka bajunya sendiri.


Setelah itu, mereka berdua naik ke ranjang kembali dan tidur berpelukan.


"I love you baby", bisik Bryan.


"Love you too hubby", balas Belle mengecup bibir Bryan.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA.. ❤❤❤


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA ❤❤❤❤