IN THE DARK ROOM WITH YOU

IN THE DARK ROOM WITH YOU
#61



Belle bangun pagi seperti biasanya dan langsung memasak. Rencananya Bryan akan mulai mencari mansion di Boston. Dia tak ingin menjalani LDM lagi dengan Belle. Bryan ingin tinggal bersama Belle.


"Kita cari mansion siang ini", kata Bryan menghampiri Belle yang sedang memasak.


"Kau sudah yakin ingin tinggal di Boston?", tanya Belle.


"Hmm..aku tak ingin jauh darimu lagi", Bryan memeluk pinggang Belle dan mencium lehernya.


"Duduklah..jangan menggangguku", ucap Belle.


Bryan tersenyum dan kemudian duduk sambil meminum kopinya yang telah disediakan oleh Belle.


Setelah beberap lama, masakan Belle telah siap di meja makan. Merekapun makan pagi bersama.


Setelah makan pagi, Belle menemani Bryan mencari sebuah mansion. Belle tak kuliah karena hari ini hari libur.


"Berapa mansion yang akan kita datangi?", tanya Belle.


"Hanya 3 ..itu adalah mansion terbaik..jadi kita lebih mudah memilihnya", jawab Bryan.


"Hmm baiklah..aku sudah tidak sabar melihatnya", kata Belle tersenyum.


Bryan mengecup bibir Belle kemudian melajukan mobilnya menuju ke mansion pertama.


Mansion pertama bergaya victoria dan sangat besar. Belle tak ingin mansion yang terlalu besar karena mereka tak akan seterusnya berada di Boston.


Setelah berkeliling sampai mension ketiga, akhirnya Belle memilih mansion kedua yang bergaya minimalis modern.



Mansionnya cukup luas dan nyaman bagi Belle. Dan jaraknya juga tak terlalu jauh dengan kampusnya.


"Aku memilih yang ini saja", kata Belle yakin.


"Baiklah..kita membeli yang ini saja", ucap Bryan.


"Urus semuanya...dan aku ingin pindah kesini besok", kata Bryan pada asistennya yang sedari tadi mendampinginya.


"Baik tuan".


Belle dan Bryan langsung makan malam di restoran sebelum pulang ke apartemen mereka.


Setelah makan malam, mereka langsung pulang ke apartemen karena Belle sudah merasa sangat lelah. Belle bahkan langsung tidur begitu tiba di Apartemen tanpa mengganti bajunya.


"Kau sangat lelah?", tanya Bryan.


"Hmm", jawab Belle yang sudah tertidur.


Bryan pergi ke kamar mandi dan mengganti bajunya laku langsumg menuju ranjangnya.


Bryan hanya menyisakan ****** ***** Belle saja lalu menyelimuti tubuh polos sang istri dan memeluknya.


Belle benar benar tertidur nyenyak. Bryan mengusap punggung Belle dengan lembut. Belle semakin menempelkan tubuhnya pada Bryan mencari kehangatan di tubuh suaminya.


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Pagi hari, Bryan terbangun dan melihat Belle masih tidur di sampingnya.


"Sayang..bukankah kau ada kuliah hari ini?", bisik Bryan membangunkan Belle.


"Hmm..bawa aku ke kamar mandi", ucap Belle malas dengan mata yang masih terpejam.


Bryan tersenyum dan mengecup bibir Belle lalu membawanya ke kamar mandi.


"Ayo ..bangunlah honey", kata Bryan menurunkan Belle tepat dibawah Shower.


"Mandikan aku..aku benar benar malas bergerak", kata Belle melingkarkan tangannya ke leher Bryan.


"Bagaimana jika kau terlambat karena hal ini, honey?", goda Bryan dengan meraba tubuh Belle.


"Kita bisa melakukannya sebentar", jawab Belle membuka matanya dan mencium bibir Bryan.


Bryan tentu saja menyambut dengan senang hati apa yang dilakukan oleh sang istri. Bryan membuka celana Belle dan pakaiannya sendiri dengan cepat.


"Aaahh...kau membuatku semangat", kata Belle dengan nada mendesah.


"Aku suka jika kau nakal seperti ini honey", bisik Bryan dan kemudian melakukan percintaan kilat dibawah shower yang menyala.


Belle dan Bryan keluar dari kamar mandi satu jam kemudian.


"Aku akan mengantarmu", kata Bryan.


"Tidak perlu ..aku akan terlambar jika menunggumu", jawab Belle sembari memakai pakaiannya dengan cepat.


Bryan melihatnya dan tertawa pelan.




"I love you..cup", Belle mengecup bibir Bryan dan pamit pergi.


Dan Belle hampir saja terlambat masuk ke kelas kuliahnya karena hal ini. Belle bahkan melewatkan sarapan paginya.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA. ❤❤❤