
Hari pernikahanpun tiba. Bryan telah mengenalkan Belle pada keluarga besarnya sehari sebelum hari pernikahan.
Seren baru menyadari bahwa dirinya dan Belle sudah pernah bertemu di Kanada. Seren senang dengan hal itu karena Belle gadis yang baik dan pintar serta cantik sebagai bonusnya.
Acara pernikahan berlangsung sangat lancar di resort Rey. Semua anggota keouarga tampak bahagia menyambut Belle sebagai anggota baru di keluarga Robert.
"Kau bahagia sayang?", tanya Bryan pada Belle di acara dansanya.
Belle mengangguk sembari tersemyum cantik.
"Kaluargamu sangat ramai.. oh ya..syukurlah Bryce memiliki warna rambut yang berbeda denganmu..dia sangat mirip denganmu..aku bisa saja salah menganggapnya dirimu jika rambut kalian sama", Belle tertawa pelan.
"Tatonya tak sebanyak milikku sayang...itu sangat terlihat", jawab Bryan.
"Oh ya?aku tak memperhatikan", kata Belle.
"Ayo kita akhiri acara ini..aku ingin segera menghajarmu", bisik Bryan.
"Dimana kamar kita?", tanya Belle.
"Di lantai teratas", jawab Bryan lalu membawa Belle keluar dari area dansa.
"Bryan..ini masih jam 9 ..kau mau kemana?", tanya Regan, sang daddy
"Belle lelah dad..kata Dokter, dia tak boleh terlalu lelah", dalih Bryan.
"Baiklah kalau begitu..selamat beristirahat sayang", Regan mencium kedua pipi Belle begitu juga dengan Seren.
Belle senang akhirnya dirinya memiliki keluarga yang lengkap bahkan di luar ekspektasinya.
Bryan segera membawa Belle ke kamar pengantin mereka di resort itu.
"Harum sekali kamar ini...ini sangat indah", gumam Belle melihat hiasan bunga mawar segar hampir diseluruh ruangan.
Bryan mencium tengkuk leher Belle.
"Kau suka?", tanya Bryan.
Belle mengangguk dan menghadap Bryan.
Bryan tak menyia nyiakan waktunya. Bryan langsung melahap bibir Belle dan membuka baju Belle dengan cepat.
Bryan sengaja memilih gaun pengantin yang gampang dibuka.😁
Bryan memcium leher Belle dan kemudian membawanya ke ranjang. Bryan membuka bajunya dan celananya lalu kembali memciumi seluruh tubuh Belle.
"Aahhh..baby..aku sangat merindukanmu..kurasa kita akan melakukannya sampai pagi", kata Bryan.
Belle tertawa pelan dan menikmati service sek*s yang diberikan okeh Bryan. Bryan bermain cepat dan menggebu gebu. Belle bergerak liar dibawah tubuh Bryan yang membuat Bryan semakin bergairah.
Bryan mulai menggerakkan tubuhnya di atas Belle. Ritmenya dipercepat karena mereka sama sama merindukan hal ini.
Suara desah*n mereka terdengar keras di ruangan yang kedap suara ini. Peluh sudah keluar dari tubuh mereka meskipun suasana cukup dingin di kamar ber AC ini.
Bryan benar benar menepati janjinya untuk menghajar Belle habis habisan. Rasanya bahkan melebih malam pertama mereka bercinta dulu.
"I love you baby", kata Bryan ngos ngosan yang masih bergerak diatas tubuh Belle.
"Love you too...", jawab Belle dengan suara mendesah yang terdengar merdu di telinga Bryan.
Bryan mengangkat tangan Belle ke atas kepalanya dan menciumi dada Belle yang menantang dengan penuh gair*h.
Belle semakin menggeliat dibawah tubuh Bryan.
Bryan kemudian mengangkat tubuh Belle ke atas pengkuannya dan Belle menggerakkan pinggulnya dengan pelan.
Lambat laun ritme pelannya berubah semakin cepat. Bryan memegang bokong padat Belle dan membantunya bergerak cepat.
"Aaahhh..baby..", desah Bryan yang merasakan kenikmatan gerakan Belle diatasnya.
Belle merebahkan tubuh Bryan dan menciumi leher dan dadanya. Bryan sangat menikmati hal itu dan meremas kedua dada Belle.
Mereka benar benar melakukan percintaan panas ini semalaman tanpa lelah.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA ❤❤❤