I Miss You My Best Friend

I Miss You My Best Friend
46. Tidak Sengaja Tersentuh



Entah apa yang ada dalam benak Satria, kini ia merasa ling-lung, tak tau arah harus bagaimana menghadapi dirinya sebagai seorang wanita yang dia rasa tak pernah menyentuh bagian apa pun dari seorang wanita. Apa lagi sekarang Satria merasa tubuh wanita ini harus segera di bersihkan karena memang sudah satu bulan ini raga Sandra tidak pernah di urus. Hanya tinggal dalam kapsul dengan berbagai macam suntikan


Satria pun bergegas ke rumah sederhana miliknya dengan langkah gontai, Ia masuk ke dalam kamar mandi sampai menutup kedua bola matanya agar tak pernah melihat bagian-bagian tertentu yang tak boleh di lihat lelaki, tapi tidak di sengaja aset berharga kedua gunungnya malah tersentuh


"Bagian ini kan aset wanita, Duh! mampus malah tersentuh lagi. Maaf ya." Ucap Satria


Lucunya Satria malah meminta maaf tanpa ada siapa pun di kamar mandi itu. Jika kehidupan raga Satria palsu berubah drastis menjadi kaya mendadak, beda cerita dengan kehidupan raga Sandra alias Satria palsu, raga Sandra kini harus tinggal di rumah sempit dan berdebu.


Bertukar raga memang membuat Satria asli kewalahan, pasalnya banyak fans dari Sandra yang ingin meminta tanda tangan dan foto bersama karena Sandra adalah seorang penulis yang cukup terkenal, bahkan Sandra pun sedang mencoba dalam dunia modeling.


Kerja keras Sandra dan Ketenarannya mampu menghidupi dirinya selama ini, bahkan Sandra pun hidup lama di London untuk dunia modeling yang Ia geluti.


Selama kesibukan Sandra menggeluti dunia modeling, Ia tak pernah berhenti untuk memikirkan nasib kehidupan mantan sahabat yang telah cukup lama menghilang dari kehidupannya.


Satria asli tak sepolos wajahnya, hatinya ingin sekali bekerja keras untuk bisa mencukupi dirinya, dan tawaran yang Profesor Teguh ucapkan mampu membuat Satria tertegun untuk memikirnya.


"Apa gw terima ajah kali yah tawaran Profesor untuk bersandiwara menjadi Sandra, dengan begitu gw nggak harus tidur di sini." Ucap Satria asli.


Satria tidak sadar bahwa dirinya sedang berada dalam keluarga Dirgantoro dengan menggunakan raga Sandra.


Saat mendengar ada kebisingan dalam kamar mandi, Seorang wanita paruh baya yang sedang mengiris daun bawang menghentikan aktivitasnya sejenak, lalu Ia langsung mengetuk pintu kamar mandi karena setau wanita paruh baya ini, Satria sudah meminta izin untuk tidak pulang selama hampir satu bulan karena wanita paruh baya ini berpikir, jika Satria anaknya sedang bekerja di suatu tempat.


"Maaf, Nyonya pemilik rumah. Saya menumpang kamar mandi ini sejenak karena kejaran dari fans saya." Ucap Sandra berjiwa Satria


"Memangnya kamu artis?" tanya Martha


"Ada deh," ucap Satria yang merasa kebingungan harus berkata apa karena dia pun tak mengerti kenapa dirinya di kejar oleh banuak orang untuk meminta tanda tangan serta foto bersama.


"Dasar anak muda zaman sekarang, membuat rasa penasaran saja. Yasudah sekarang kamu bisa pergi, lain kali kalau menumpang ke toilet orang lain harus permisi dulu ya! jangan langsung menerobos masuk." Ucap Martha.


"Iya, Bu. Maafkan saya sudah lancang untuk masuk, tapi percayalah saya nggak ada niat jahat." Ucap Sandra berjiwa Satria


"Ibu tahu kamu bukan orang jahat." Ucap Martha


"Makasih, Bu." Ucap Martha.


Bersambung ..


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/Subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua....