I Miss You My Best Friend

I Miss You My Best Friend
26. Masak mie instan rasa soto



Sandra melangkahkan kaki menuju dapur, Ia membuka bungkus mie beserta bumbunya lalu menuangkan bumbu itu ke dalam mangkok berlogo cap ayam itu dengan bumbu cabe rawit yang banyak, setelah air dalam wajan mendidih mie instan soto itu langsung di masukan, lalu di aduk-aduk sampai merata dan siapkan untuk di sajikan.


Tak hanya mie instan rasa soto saja yang di sajikan di atas mangkok berlogo cap ayam itu, tapi juga telur yang sudah di rebus membuat ileran di permukaan sudut mulut Sandra ingin melahap habis semua mangkok, maka dari itu dia membuat dua mangkok. Satu untuk sahabat baik yang sedang di Landa kekesalan, dan yang satunya lagi untuk dirinya bisa menenangkan diri lewat hangatnya mie instan rasa soto.


^^^



(hanya ilustrasi)^^^


"Ini buat lu, gw buatin special pakai telur" ucap Sandra


"Wah, makasih! harum banget" ucap Diva


"Buatan Chef Sandra gitu loh" ucap Sandra


"Sejak kapan seorang penulis kayak lu jadi koki masak yang hanya bisa masak mie instant" Ledek Diva


"Jangan sembarang! gini-gini juga gw bisa masak" ucap Sandra


"Masak apa aja, coba gw pengen tahu" ledek Diva


"Bukan hanya mie saja, tapi masak beras pun aku bisa kok"ucap Sandra


"CK! beras?! masak yang semua orang bisa itu mah" ledek Diva


"Bawel banget punya sahabat! udah buruan makan ajah keburu dingin kalau lu terusin ngobrol," gerutu Sandra sambil melahap mie instant rasa soto yang sudah mulai mengembang mie dalam mangkok berlogo cap ayam


"Jiah! mie instant gw jadi mengembang deh," gerutu Diva sambil menyeruput kuah dalam mangkok berlogo cap ayam


"Banyak bicara sih, jadi begini kan" ucap Sandra beraga Satria


"Tapi ini tetap enak kok, walaupun mie instannya mengembang, gw ucapin makasih banyak ya" ucap Diva


"Sama-sama" ucap Sandra beraga Satria


Selesai melahap mie instant yang menggunggah selera makan, Sandra pun mulai kembali mengingat kenangan bersama Elly di saat semuanya terasa baik-baik saja.


Flashback on


"Sandra, lu tahu nggak sih" ucap Elly


"Nggak mau tahu gw mah pengennya tempe" ucap Sandra sambil terkekeh


"Ih dengerin dulu kalau orang mau bicara jangan suka menyela pembicaraan, mengerti!" geram Elly


"Maaf, gw khilaf" ucap Sandra


"As always" ucap Elly


"Maaf, Nenekku yang baik hati jangan marah dong nanti nambah keriput" ledek Sandra


"Iya, Cu. Aku maafin asal nggak di ulang terus! kan jadi capek dan males" ucap Elly


"Makasih, Nenekku tersayang" ucap Sandra


Flashback off


Panggilan Nenek dan cucu saat canda tawa itu akan menjadi suatu kerinduan yang tak akan pernah di rasakan lagi, kehangatan lewat canda tawa merupakan hasil benih komunikasi yang baik karena bisa di termaafkan oleh sang sahabat membuat hati bisa bernafas lega, namun beda dengan yang sekarang, Elly membenci Sandra dan tidak akan pernah memaafkannya bahkan seluruh komunikasi terputus akibat rasa kecewa yang mendalam.


Sandra sudah ribuan kali mencoba untuk meminta maaf melalui pesan singkat maupun dunia sosial media, namun kebencian Elly sudah di ubun-ubun sehingga luapan api kemarahan itu tak pernah mereda


Bersambung ..


...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...