I Miss You My Best Friend

I Miss You My Best Friend
22. Perselisihan



Kerap kali perselisihan timbul akibat faktor komunikasi yang di salah artikan di salah satu pihak hingga menimbulkan suatu percikan api kemarahan yang terjadi akibat asap yang menebal oleh suatu luka


"Lelah, semua sahabat sama saja! hanya bisa bikin kesel"geram Sandra beraga Satria


Sementara itu di laboratorium Teguh sedang terjadi suatu keributan yang tak terduga berasal dari suatu teriakan pria paruh baya berjenggot putih dengan kaca mata hitam serta tongkat berkaki tiganya untuk menagih hutang kepada sang asisten bernama Mira Sutaji yang kerap kali selalu membantu Profesor dalam segala hal


"Mira! keluar!" seru Pria paruh baya dengan membawa brigadir


Pria paruh baya ini terkenal sebagai pria lintah darat yang tamak akan harta sehingga segala. sesuatu dalam hidupnya pria ini selalu melipat gandakan hasil dari apa yang dia pinjamkan kepada orang lain


"Cepat keluar,. Mira! atau brigadir ini akan menangkap kamu dan mengurung kamu dalam jeruji besi" seru pria paruh baya yang bernama. Lukman Priadi Hardika


Tak tega melihat Mira ketakutan di balik kursinya dengan menggigit jarinya, Profesor Teguh pun mulai menghampiri Mira dengan lembut dia berbicara untuk menenangkan pikirannya yang sedang larut dalam kegelisahan


"Kamu tidak perlu takut! biar saya saja yang menghampiri mereka. Kamu di sini saja" ucap Prof. Teguh


"Ta-tapi mereka itu bukan orang baik, Prof" ucap Mira


"Memang mereka itu siapa?" tanya Prof. Teguh


"Lukman adalah seorang lintah darat yang selalu memberikan bunga yang tinggi kepada konsumen" ucap Mira


"Kamu berhutang pada mereka?! untuk membeli apa?! bukankah penghasilan kamu itu sangat besar?! mengapa sampai bisa kekurangan?" tanya Prof. Teguh


"Sebenarnya keluarga saya ini yang berhutang pada lintah darat itu, namun saya harus menanggung hutang keluarga saya karena hanya saya yang bisa di andalkan di keluarga saya" sendu Mira


"Biar hutang yang di tanggung oleh kamu, Saya yang saja yang lumasi"pinta Prof. Teguh


"Jangan, Prof. Teguh! saya tidak ingin merepotkan dan membebani masalah yang saya hadapi ini" ucap Mira


"Kamu tenang saja, Saya ini sudah menganggap kamu bukan sebagai rekan kerja saja, tapi juga keluarga yang harus di lindungi" ucap Prof. Teguh


"Terima Kasih, Prof. Teguh" ucap Mira


Prof. Teguh pun mulai mendatangi mereka yang berada di luar sementara Mira tetap bersembunyi dalam ruangan Laboratorium dekat dengan tubuh Sandra yang terbaring lemah tak berdaya dalam kapul waktu


"Aku takut Lukman dan para brigadir itu masuk paksa ke dalam sini, Aku haru ke ruang rahasia" gumam Mira


*****


Sementara itu di sisi lain, Prof sedang berusaha mengusir para biang rusuh yang ingin mencoba masuk dalam laboratorium


"Siapa kalian?! Berani kalian membuat kegaduhan pada tempat ini"seru Prof. Teguh


"Anda jangan ikut campur urusan saya dengan Mira! Panggilkan dia ke sini! Saya ingin berbicara" ucap Lukman


"Mira tidak ada di sini" kilah Prof. Teguh


"Jangan bohong! saya tahu anda Profesor teguh atasan Mira di sini! tolong panggilkan dia atau secara paksa brigadir saya mendobrak pintu ini" ancam Lukman


"Mentang-mentang anda membawa Brigadir di sini lalu saya takut menghadapi anda!


"Brigadir ini adalah anak saya dan saya ingin menagih hutang baik-baik dengan Mira, jika dia tidak bisa melunasi hutang itu maka dia harus menikah dengan anak saya ini" ucap Lukman


"Saya nggak akan membiarkan Mira di bawa paksa oleh anda! berapa hutang Mira kepada anda, biar saya yang lunasi" ucap Prof. Teguh


"Sombong sekali kamu! kamu pikir kamu bisa melunasi hutang keluarga Mira kepada saya!" ucap Lukman


"Katakan saja berapa hutang keluarga Mita kepada anda" ucap Prof. Teguh


Bersambung...


...Jangan lupa. untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...