
"Kamu pintar banget ya merayu seorang wanita, padahal kamu ini masih anak bau kencur. Apa kamu lupa kalau kamu sudah punya kekasih."Ucap Elly
"Oh, iya- iya lupa, soalny Ibu guru cantik mampu mengalihkan dunia aku,"goda Satria sambil mengedipkan sebelah matanya.
"Kamu ini masih remaja masa lupa sama pacar sendiri." Ucap Elly.
"Aku pacaran sama Vio karena aku hanya ingin membuat Ibu guru cantik cemburu. Nyatanya aku salah Ibu guru nggak cemburu sama sekali." Lirih Satria
"Hmmm, Kamu lebih baik belajar yang benar jangan pacaran sama sama siapa pun." Ucap Elly
"Termasuk Ibu guru?" tanya Satria
Elly hanya bergeming mendengarkan lontaran dari pertanyaan Satria yang membuatnya merasa kebingungan antara menetralkan hatinya ataukah harus bersandiwara untuk tetap merasa tenang.
Rayuan demi rayuan Satria lontarkan kepada Elly, tujuannya sih hanya ingin hatinya tergugah untuk menerimanya kembali sebagai kekasih agar tujuan sebenarnya sebagai Sandra bisa tercapai untuk mendapatkan maaf yang tulus sehingga, Ia bisa kembali ke raga yang asli.
"Menjijikan banget sih gw harus kembali bersandiwara seperti ini, untung saja gw belajar merayu seperti ini dari internet kalau nggak mana mungkin gw bisa lancar merayu sesama wanita yang menurut gw nggak normal dan nggak baik." Gumam Sandra di lubuk hatinya.
*
*
*
Di lain sisi, Diva terus di teror oleh nomer baru yang tak henti-hentinya untuk menghubungi
^^^Pesan Teks^^^
^^^[Hei, Diva. Ini gw Kevin! kalau lu blokir gw lagi, gw akan terus ganti nomer baru untuk terus menghubungi lu! katakan di mana Sandra. Gw akan terus teror dan menjadi stalker lu]^^^
"Sialan ini manusia! nggak tahu diri, ngapain sih dia terus stalker gw." Ucap Diva
Diva merasa hidupnya selalu tak tenang karena selalu ada bayang-bayang Kevin, Dia tidak pernah berhenti untuk menganggu Diva dengan berbagai macam cara termasuk mengikuti dia kemana pun Diva berada
Tiba-tiba saja dering ponsel milik Diva berdering, Diva pun mengambil ponsel dalam nakas.
📞"Diva, ada hal gawat yang harus kamu dan Sandra tahu." Ucap Profesor Teguh
📞"Mengenai apa?" tanya Diva
📞"Ini mengenai raga Sandra." Ucap Prof. Teguh
📞"Kenapa Profesor tidak langsung menghubungi ke yang bersangkutan saja?"tanya Diva
📞"Handphone Sandra tidak bisa di hubungi, maka dari itu saya hubungi kamu untuk memberitahukan hal ini." Ucap Profesor Teguh
📞"Yasudah apa yang mau Profesor Teguh hendak sampaikan kepada Sandra?" tanya Diva.
📞"Satria asli sudah terbangun dari mimpi panjangnya dan meminta saya untuk bertemu dengan Sandra, Apa Sandra bersedia?" tanya Prof. Teguh
📞"Apa?! kenapa bisa Satria asli bangun?! bukankah Profesor sudah memberikan cairan khusus untuk dia tidur selama tiga bulan ini?"tanya Diva
📞"Ini juga di luar kendali saya, sepertinya eksperimen saya yang satu ini bisa di katakan gagal." Ucap Profesor.Teguh
📞"Kok bisa jadi seperti ini, Kalau Satria asli terbangun, dia pasti tidak akan terima raganya di pinjam oleh Sandra." Ucap Diva
📞"Hal ini yang mau di bicarakan kepada kamu dan Sandra. Saya juga sudah menawarkan sejumlah upah agar dia mau menjadi Sandra untuk sementara waktu."Ucap Profesor. Teguh
📞"Kalau begitu atur waktu yang tepat untuk bertemu dengan Satria asli dengan berunding dengan dia karena aku dan Sandra sedang berada di luar kota." Ucap Diva
📞"Oh, Oke. Saya akan memberi penjelasan kepada Satria mengenai hal ini."Ucap Prof. Teguh.
Tut
Bersambung ..
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua....