I Miss You My Best Friend

I Miss You My Best Friend
44. Spaghetti Bolognese



Sementara itu masih di tempat yang sama, di Sabda Alam Resort. Seorang wanita tengah memanggil pelayan. Namun tak ada sahutan, sehingga Elly memutuskan untuk pergi menjumpai juru masak yang, namun tetap sama tidak ada sahutan sama sekali. Sekarang Elly pun menghela napas panjang untuk bisa berpikir jernih mengenai apa yang harus ia lakukan di ruang dapur


Ruang dapur tersebut bukanlah ruangan biasa seperti dapur-dapur rumah, namun ruangan dapur itu begitu besar dan mewah, terdapat banyak sekali makanan mentah dalam kulkas yang Elly periksa.


"Apa yang harus aku masak ya?! untuk Satria. Aku sama sekali nggak bisa masak kecuali spaghetti bolognese, yaitu makanan kesukaan aku sehari-hari yang aku sering masak melalui internet. Apa Satria juga akan menyukai makanan kesukaan yang aku sukai."Ucap Elly.


Dengan banyak pertanyaan yang terbesit dalam benaknya, Ia pun segera merogoh dalam tas kecil miliknya dan mulai memasak menggunakan ponsel pintar tersebut. Ia membuka resep membuat spaghetti bolognese dengan perasaan yang berbunga-bunga, pasalnya Elly baru pertama kali memasak langsung seperti ini hanya untuk seorang lelaki yang dia sukai, sebelumnya Elly sangat sibuk bekerja, sehingga Ia tidak pernah sempat untuk memasak, termasuk mantan kekasihnya sekaligus Ayah dari anak kandungnya


*****



(hanya ilustrasi)


Seusai memasak, Elly membawa nampan berisikan dua porsi makanan


"Satria, maaf menunggu lama,"ucap Elly dengan melirik ke arah tempat duduk Satria.


Ternyata yang di panggil tak menyahut juga, Ia pun menghampiri Satria yang sedang tertidur pulas di bangku dengan lengannya yang di tekuk ke atas meja.


"Ya ampun, ini anak malah tidur di sini padahal aku udah susah payah untuk membuat Spaghetti Bolognese ini." Ucap Elly


Ketika Elly berucap seorang diri, tiba-tiba saja Satria mulai terusik dengan nada suara Elly, hingga akhirnya Satria pun terbangun dengan mengucek kedua matanya


"Bu guru cantik masak tengah malam seperti ini hanya untuk aku?" tanya Satria


"Kamu ketiduran? pasti kamu sangat kelelahan ya?" tanya Elly


"Iya, maaf ya. Aku kesulitan tidur dan baru kali ini aku bisa tertidur mungkin karena ada kamu di sini." Ucap Satria


"Iah, tadinya aku hendak ke apotek tapi tengah malam tidak akan ada yang buka." Ucap Satria


"Memang kamu mau beli obat apa di apotek?" tanya Elly


"Seperti biasa obat tidur." Ucap Satria


"Tidak baik untuk kesehatan jika kamu terus membiasakan diri untuk meminum obat tersebut." Ucap Elly


"Aku tahu obat itu tidak baik untuk kesehatan, tapi aku tidak punya pilihan lain selain meminum itu agar aku bisa tenang untuk ke alam mimpi." Ucap Satria


"Gunakan cara lain untuk membantu kamu bisa tidur nyenyak dengan melakukan olahrga sebelum tidur, minum air hangat, dan juga kamu harus lakukan adalah berdoa senbelum tidur." Ucap Elly


"Ternyata kamu masih sama seperti dulu ya, sangat perhatian sekali. Aku sangat merindukan perhatian seorang sahabat seperti kamu Elly, tapi sayang itu hanyalah angan aku semata. Kenyataannya, Kamu sangat membenci aku." Gumam Sandra dalam hatinya


"Kok malah diam?! aku nasihati harus nya di dengerin bukan diam." Ucap Elly.


"Maaf, Bu guru aku terkesima dengan hasil masakan Ibu guru. Apa aku bisa memakannya sekarang? perutku sangat lapar." Ucap Satria


"Dasar anak bandel, di kasih tahu malah mengalihkan pembicaraan."Ucap Elly


"Biarin ajah aku alihkan pembicaraan karena Ibu guru cantik telah mengalihkan duniaku,"Rayuan Satria palsu.


Bersambung...


...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...