
Berjarak sekitar tiga puluh km dari Kota Bandung, tepatnya di Kota Garut, Diva menemukan pemandian air panas bernama Sabda Alam Resort. Lebih dari sebuah kolam pemandian air panas, Sabda Alam Resort Garut bisa disebut sebagai waterpark. Uniknya, air yang ada di waterpark, kini memiliki suhu hangat, sehingga tidak akan menggigil selama bermain air.
...
(Sabda Alam Resort)...
Diva sudah browsing tempat ini sejak jauh-jauh hari karena Ia ingin sekali membuat sahabatnya itu terhibur dengan waterpark yang di sediakan serta hotel yang membuat matanya berbinar-binar melihat di ponsel pintarnya sejak pekan lalu.
Sebagai seorang sahabat yang baik untuk Sandra, Diva selalu ada untuk Sandra dalam keadaan susah maupun senang. Dia akan selalu menghibur dan juga dia juga akan selalu membantu dalam kesusahan hidup sehari-hari.
Bahkan ide-ide gila yang di lontarkan oleh Diva selalu di terima baik oleh Sandra karena Sandra selalu percaya bahwa sahabat yang satu ini bisa di andalkan untuk memecahkan semua masalah yang terjadi.
...******...
Tatapan mata tajam terpancar jelas di raut muka Vio, saat melihat keakraban yang terjadi di antara Satria dengan Tante Diva. Vio merasa terabaikan karena dalam perjalanan panjang menuju Resort, tak henti-hentinya Satria dan Diva tertawa termehek-mehek melihat kelakuan pengamen cilik bernyanyi dengan suara cemprengnya.
Merasa terusik dengan tatapan tajam dari Vio, akhirnya Diva pun membuka obrolan kepada Vio.
"Kamu cemburu melihat kita berdua seperti ini?" tanya Diva
"Nggak kok, Tante. Hanya saja Vio heran saja kalian ini kok bisa seakrab seperti seorang sahabat." Ucap Vio
"Memang kami ini seperti sahabat kok, karena Tante dan Satria sudah akrab dari kecil," kilah Diva
"Oh, begitu ya."Ucap Vio
"Ia, jadi kamu nggak perlu cemburu, selain Satria ini tante anggap sahabat, dia itu juga seperti keponakan tante sendiri, masa ia kita bersama merajut kasih, usia kita saja sudah terpaut beda 11 tahun," ucap Diva sambil terkekeh
"Hmmm, iya. Tante." Ucap Diva
(Sabda Alam hotel & Resort)
"Vio, ini kunci kamar kamu."Ucap Satria
"Oke, aku duluan masuk kamar ya. Sayang." Ucap Vio
"Oke, selamat beristirahat." Ucap Satria berjiwa Sandra
"Cieh, cieh, cieh! di bilang sayang sama pacar tercinta, harusnya balas dong bilang sayang juga," Cibir Diva
"Diam lu! Ini semua gara-gara ide gila lu, gw jadi terjebak pacaran sama sesama jenis lagi kan!" geram Sandra.
"Sabar, Bu! jangan marah-marah nanti cepat tua, lagian lu jangan bahas gitu di sini, gimana kalau sampai ada yang dengar pembicaraan kita ini."Ucap Diva
"Mana mungkin sih ada yang denger! bikin insecure ajah lu ma jadi sahabat." Ucap Sandra beraga Satria.
Diam-diam tanpa mereka sadari ada dua telinga yang mendengar mereka berbicara seperti itu, wanita itu pun mengelus dadanya
"Apa yang di maksud oleh Satria dengan sesama jenis. Sebenarnya siapa Satria???? kenapa dia bilang sesama jenis?? apa yang mereka sembunyikan?" ucapnya dalam hati
Wanita itu semakin tak karuan hatinya mendengar lontaran kata yang di ucapkan oleh Satria mengandung banyak sekali pertanyaan dan teka-teki mengenai jati diri Satria.
Bersambung ..
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya fiksi ini, semoga bisa menghibur ya....